Masak Cepat Menu Sahur Praktis

menu sahur praktis


Ibu-ibu bangun jam berapa untuk menyiapkan makan sahur?
Para Ibu inginnya masak untuk sahur menu praktis. Apa daya terkadang situasi tidak memungkinkan. Ada yang request ingin makan ini atau itu. Idealnya memang masak saat malam. Bisa juga sahur dengan sisa makanan buka puasa. Tinggal dipanaskan masakan lalu dihidangkan.

Namun terkadang Ibu suka tidak tega melihat anak yang lagi semangat belajar puasa. Kalau untuk makan sahur hanya sekedarnya. Hati rasanya ingin bikin masakan lengkap agar anggota keluarga semangat berpuasa.

Persiapan bahan masakan adalah kunci. Biar cepat saat proses memasak nantinya. Saya memakai jurus cemplung-cemplung masak untuk sahur. Saya biasanya mempersiapkan semua bahan masakan terlebih dahulu. Ada yang bisa untuk beberapa kali masak, bahkan sampai seminggu. Berbagai bahan ini dipilih untuk masuk freezer atau kulkas bawah. Saat masak buat sahur tinggal masukkan bahan dalam panci atau penggorengan. Tidak ada lagi acara potong-potong atau menghaluskan bumbu.

Nah, apa saja yang harus dipersiapkan agar bisa masak cepat menu sahur praktis?

1. Aneka Bumbu Dasar 
Senjata utama masak cepat adalah bumbu dasar yang sudah jadi. Kebetulan saya tidak pernah masak menggunakan vitsin dan MSG. Saya juga berusaha agar tidak menggunakan berbagai bumbu instan. Saya mengandalkan bumbu rempah. Gula dan garam sebagai perasa. Biasanya saya bikin bumbu dasar langsung banyak lalu disimpan dalam kulkas. Stock bumbu dasar bisa untuk masak sekitar satu minggu.

Ada tiga macam bumbu dasar yang disiapkan, yaitu bumbu putih, merah dan kuning. Bumbu putih berupa bawang merah, bawang putih dan sedikit merica. Bumbu merah berupa bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang dibuang bijinya. Kalau mau tidak pedas, cabai besar bisa diganti dengan tomat. Sedangkan bahan bumbu dasar kuning adalah bawang merah, bawang putih dan kunyit. Bahan-bahan tersebut dihaluskan lalu digoreng dengan minyak hingga matang. Biarkan sampai benar-benar dingin lalu masukkan ke wadah. 

Untuk bumbu dasar putih, ketumbar dan kemiri sengaja saya pisah agar bumbu ini bisa digunakan untuk beberapa masakan. Ini adalah bumbu dasar untuk masak sayur sop, capcay atau mie goreng. 

Jika ingin bikin ayam bumbu kecap, bisa pakai bumbu ini. Semur juga bisa, tinggal tumbuk kemiri dan ketumbar lalu tambah bumbu dasar dan campur hingga merata. Tumis sayuran juga bisa pakai bumbu ini. Nasi goreng putih juga bisa pakai bumbu dasar putih. Untuk menutup rasa merica bisa tambahan kecap manis dan kecap asin.

Bumbu dasar merah bisa dipakai untuk membuat balado, telur bumbu Bali, sop merah atau tumis sayuran. Sedangkan bumbu kuning bisa digunakan untuk masak soto segar, kare, ikan bumbu acar atau asem-asem pakai santan. Jika bumbu putih atau merah habis, saya bikin tumis sayuran pakai bumbu kuning ini. Tambah seasoning saja biar rasanya tidak jadi nano-nano. 

Membuat bumbu dasar dalam porsi besar sepertinya merepotkan. Namun sebenarnya justru akan banyak membantu saat proses masak. Saya tinggal menambahkan bumbu tambahan. Cemplung-cemplung. Selesai. Tidak perlu banyak waktu untuk memasak.

2. Ayam Ungkep
Salah satu proses masak yang lama adalah mematangkan ayam. Saya biasanya merebus semua ayam untuk persediaan masak selama satu minggu. Setelah matang lalu dibagi Dua. Setengah bagian masuk ke wadah-wadah kecil untuk sekali masak. Lalu masuk kulkas bawah. Nanti tinggal bumbuin sesuai mood atau request.

Ayam matang yang separuh lagi akan saya bumbu ungkep untuk persediaan ayam goreng. Ayam setelah matang, airnya saya buang, ganti baru. Bumbu berupa bawang putih, bawang merah dan ketumbar dihaluskan. Bumbu dimasukkan bersama dengan daun jeruk dan sereh dalam air. Masukkan ayam, tahu dan tempe (sudah dipotong-potong). Tambahkan garam dan gula. Tunggu bumbu meresap lalu hilangkan hawa panas. Setelah dingin, masukkan dalam wadah lalu masukkan kulkas bawah.

Kalau pas males masak atau bangun agak kesiangan. Ayam, tempe dan tahu bumbu ungkep ini bisa langsung digoreng. Lalu hidangkan untuk makan sahur.
3. Telur Rebus
Jika sudah ada rencana masak menggunakan bahan telur rebus, persiapkan sebelum tidur malam. Telur bisa direbus setelah sholat tarawih. Setelah telur matang pindahkan ke wadah yang sudah diberi air dingin. Kalau bisa kulit telur dibuang saat sebelum tidur. Acara memasak lauk buat sahur bisa lebih cepat. Telur yang sudah dikupas bisa masukkan ke kulkas atau biarkan di suhu ruang. Tidak ada masalah keduanya.

4. Aneka Sayuran Potong
Sahur dengan masakan berkuah sepertinya enak nih. Sayur berkuah panas bisa bikin acara makan lebih bersemangat. Udara dini hari yang cenderung dingin membuat perut ikut dingin. Kalau makan yang hangat bisa bikin badan juga lebih hangat. Mau bikin tulis sayuran dengan kuah nyemek juga nikmat.

Urusan potong sayur ini bisa makan waktu lama. Biar cepat lebih baik aneka sayuran sudah dipotong-potong terlebih dahulu. Lalu masukkan ke wadah plastik kedap udara. Bila waktunya masak sahur tiba tinggal keluarkan sayur yang ingin diolah. Cuci sayuran dan tiriskan. Jika ingin buat tumis sayur, tinggal masukkan bumbu dasar dan aneka sayuran. Tunggu matang. Waktu masak sekitar 10 menit sudah selesai.

5. Ikan Setengah Matang
Bosan dengan lauk telur, tahu atau tempe?
Apakah ingin masak ikan?
Ayuk sajalah. Ikan ini termasuk protein yang cepat matang. Tidak butuh waktu lama untuk masak. Namun masih perlu waktu lama saat memasak lauk untuk sahur.

Jadi saya memilih untuk menggoreng atau mengukus ikan terlebih dahulu. Ikan digoreng dulu agar tidak hancur saat dimasak. Jika dikukus sebenarnya tujuannya sama, agar ikan lebih padat dan tidak mudah hancur. Hanya saja saya mengukus ikan karena butuh sari ikan untuk kaldu. 

Urusan menggoreng dan mengukus ikan ini biasanya dilakukan siang saat masak untuk buka puasa. Ikan matang lalu masuk wadah dan letakkan di kulkas. Kenapa begitu? Pilih praktis saja. Sekalian untuk menghemat waktu. 

Begitulah trik saya untuk membuat menu sahur praktis dengan trik memasak cepat. Sebenarnya trik ini tidak hanya digunakan untuk memasak makan sahur. Saya pakai saat masak untuk buka puasa. Bahkan masak sehari-sehari di luar bulan Ramadan. 
Jika tertarik dengan trik ini. Silahkan mencoba. 





Komentar