Kamis, 06 Februari 2020

Warung Prasmanan Barokah Mbak Misla Leces Probolinggo


Kalau sedang perjalanan ke suatu daerah, lalu lapar. Rasanya ingin sekali segera makan tapi belum pernah makan di daerah tersebut. Belum punya referensi terpercaya. Ya sudahlah. Modalnya hanya bismillah. Main feeling. Serta banyak-banyak berdoa semoga makanannya enak.

Beberapa waktu lalu kami sekeluarga ada keperluan mendadak ke Lumajang. Berangkat pagi hari dengan terburu-buru. Tidak sempat sarapan. Langsung masuk tol tancap gas untuk memburu waktu. Turun dari tol Probolinggo Timur baru terasa lapar.

Ya sudahlah cari sarapan dulu. Kebetulan kami tidak punya referensi tempat makan enak di daerah Leces Probolinggo. Modal bismillah saja. Ada yang request ingin makanan berkuah dan panas biar bisa menghangatkan perut. Saya hanya terlintas rawon atau soto. Pagi begini masak mau makan bakso. Nggak cocok.

Ternyata ada yang minta sarapan rawon saja. Ya sudahlah. Fokus mencari tempat makan rawon enak di Leces Probolinggo. Tiba-tiba lihat papan nama dan banner besar warung prasmanan. Tertulis di situ ada rawon juga. Kita memilih berhenti di warung ini.



Kalau pergi dengan banyak orang, saya lebih suka makan di tempat makan prasmanan seperti ini. Daripada tempat makan yang hanya menyediakan satu atau dua menu masakan. Banyak kepala pasti banyak selera dan keinginan. Kalau bisa memuaskan semuanya, rasanya lebih bahagia.

Pada plang papan nama di depan warung tertulis Warung Prasmanan Barokah Mbak Misla. Begitu lihat etalase aneka lauk terhidang. Menu rumahan. Asyik. Meski diolah dengan cita rasa Madura namun masih cocok dengan lidah Jawa. Masakannya tidak terlalu asin atau hambar. Pas gurihnya.

Lauknya bervariasi, ada seafood, ayam, daging dan jerohan. Menu seafood adalah cumi bumbu hitam, ikan laut bumbu kuning aneka ikan panggangan. Kalau ayan dan daging ada yang goreng dan juga ada yang berbumbu kuning santan kental.     
 
Satu hal yang saya suka di sini adalah seafoodnya masih segar. Dibeli langsung dari para nelayan yang baru pulang melaut. Terasa banget pas saya makan cumi bumbu hitam. Cuminya masih bau laut. Nggak amis. Ada aroma asinnya tapi nggak terasa asin ya. Aroma lautnya masih melekat. Bagi yang pernah makan seafood langsung dari laut pasti suka banget masakan di sini.


Tersedia juga aneka sayur berkuah, antara lain rawon, sop ayam, dan sayur manisan bersantan. Komplit. Mau yang kering, kuah nyemek-nyemek atau berkuah segar tersedia.

Pas selesai sholat dhuhur, pembelinya langsung banyak. Para jamaah sholat di mushola sebelah tempat makan ini langsung pada makan soalnya. Oh ya di sini pembeli ambil sendiri makanan yang diinginkan. Tidak ada batasan sama sekali.

Tersedia dua macam nasi, yaitu nasi putih dan nasi jagung. Mayoritas pembeli memilih nasi jagung. Saya pun milih nasi jagung. Penasaran kok banyak yang ambil. Ternyata memang enak banget nasi jagungnya. Cocok banget dimakan dengan cumi hitam.

Harganya juga tidak mahal. Untuk 2 porsi nasi jagung dan cumi hitam, 1 porsi nasi rawon, 2 jeruk hangat, 1 es fanta dan 5 plastik kerupuk totalnya Rp 64.000. Mohon maaf tidak ada perincian harga perporsi. Langsung dihitung totalnya.



Lokasinya warung prasmanan Barokah Mbak Misla ini ada di sebelah kiri Jalan Raya Leces - Lumajang. Kalau dari pintu keluar tol Probolinggo Timur, belok kiri ke arah Lumajang. Nggak jauh. Nanti akan terlihat plang warung prasmanan ini.

Selain tempat makan, dilengkapi juga dengan mushola dan kamar mandi yang bersih. Bisa sekalian istirahat makan dan sholat. Tak perlu berhenti lagi nanti kalau mau sholat. 

Sudah beberapa kali kejadian seperti ini. Saya menerapkan rumus pasrah dan ihklas saja. Alhamdulilah selalu dapat tempat makan yang enak dan memuaskan pelayannya. Harganya pun masih standart.

Kalau cuma saya dan suami sih gampang. Kami bisa nahan lapar sampai ketemu tempat makan yang biasa kami datangi. Kalau pas pergi berombongan tidak mungkin menyuruh nahan lapar. Tiap orang mempunyai keinginan dan kemampuan berbeda.

Ini serunya pergi berombongan. Yang penting semua bahagia selama perjalanan.




Foto: koleksi pribadi.

Minggu, 02 Februari 2020

Review Drama Korea The Psikopath Diary


Drama The Psikopath Diary baru saja selesai tayang di TvN. Meski termasuk genre thriller namun ringan. Banyak adegan malah jadi komedi satire. Tidak menegangkan sama sekali. Meski terkadang saya geregetan juga.

Yook Dong Sik frustasi dengan hidupnya. Dia merasa bersalah dan tidak berguna menjadi seorang anak. Sudah bikin malu dan menyusahkan orang tua. Karir di kantor juga berjalan stagnan. Bahkan cenderung mandeg. Dia sering diperalat seniornya. Selain itu juga dibenci manager-nya. Dong Sik memutuskan bunuh diri.

Dong Sik memilih untuk loncat dari gedung yang sedang dibangun. Gedung ini milik perusahaannya. Namun ketika dia hendak bunuh diri, dia melihat peristiwa pembunuhan. Korban pembunuhan itu melawan dan mengakibatkan diary pembunuh terlempar ke tempat persembunyian. Diary itu diambil Dong Sik. 

Shock. Dong Sik tak bisa menguasai diri. Pemuda ini menyenggol tumpukan pipa besi tempat persembunyiannya. Pipa berjatuhan dan Dong Sik melarikan diri. Dong Sik lari sekuat tenaga. Ketika sampai depan gedung, dia tertabrak mobil petugas polisi Sim Bogyeong yang sedang patroli. 

Dong Sik tak sadarkan diri cukup lama di rumah sakit. Ketika sadar, ternyata dia mengalami amnesia. Dong Sik menganggap bahwa diary milik sang pembunuh itu sebagai miliknya. Padahal dalam diary merah itu dituliskan riwayat pembunuhan yang sudah dilakukan. Lengkap dengan identitas korban dan cara pembunuhannya.



Sejak saat itu Dong Sik menganggap dirinya adalah seorang pembunuh. Aneka perasaan bercampur baur. Ini nih yang mulai banyak adegan lucu. Dong Sik ini pada awal drama diceritakan sebagai orang yang baik pada semua orang, lembut hati, penakut dan pengalah. Lalu berubah menjadi garang dan pemberani. Dong Sik membuat tetangganya Chil Sung yang seorang preman harus bertekuk padanya. Bahkan rela menjadi anak buahnya.

Begitu hebatnya persepsi. Perilaku Dong Sik berubah. Meski begitu Dong Sik tidak pernah tega memukul atau membunuh. Memang sifat dasarnya lemah lembut dan nggak tegaan. Mau bagaimana lagi. Meski pasang aksi sok garang tetep saja hati kecilnya memberontak. Kecerdikannya saja yang mampu membuat musuh bertekuk lutut di depannya.  

Lalu siap pembunuh yang sebenarnya? Dia adalah Seo In Woo. Direktur Dong Sik. Anak seorang konglomerat. Pemilik Daehan Securitas, tempat Dong Sik bekerja. In Woo senang sekali ketika tahu kalau diary miliknya ada di Dong Sik. Pemuda ini berusaha agar Dong Sik dipenjara karena perbuatannya.

Berbagai cara dilakukan In Woo. Akhirnya berhasil juga menjebloskan Dong Sik ke penjara. Tentu saja berdasarkan bukti buku diary merah tersebut. Memang dasarnya orang baik ya. Dong Sik sudah masuk penjara sebagai pembunuh pun keluarga dan teman-teman tetap membelanya. Mereka tidak percaya kalau Dong Sik tega membunuh banyak orang. Namun kejahatan sudah terlanjur diakui. Pembunuh predator sudah tersemat di dada Dong Sik.

Untunglah sejak  inside tabrakan, Dong Sik berteman akrab dengan Opsir Sim Bogyeong dan partnernya Opsir Heo Taek Soo. Meski baru kenal, namun Sim Bogyeong punya firasat Dong Sik bukanlah pembunuhnya. Naluri detektif polisi satu ini memang tajam.



Bogyeong berpendapat Dong Sik ini dijebak oleh pembunuh yang asli. Asumsi ini berdasarkan kasus pembunuhan terakhir. Dong Sik dapat SMS disuruh datang ke suatu tempat dan sudah ada korban. Kondisi korban terikat. Dong Sik mau membunuhnya namun tidak bisa. Nuraninya bertarung.

Tidak sengaja Dong Sik terjatuh dari tangga dan pingsan. Ketika sadar, korban sudah meninggal. Padahal sebelum pingsan, korban masih hidup. Selain itu DNA Dong Sik bertebaran di TKP. Padahal kalau memang niatnya membunuh tidak akan mungkin meninggalkan jejak. Pembunuh predator selalu teliti membersihkan TKP sehingga pembunuhan tampak seperti bunuh diri biasa.

Bogyeong mendatangi Dongsik di penjara dan mendesak untuk mengingat-ingat kembali jati dirinya yang sebenarnya. Gadis cantik ini membeberkan berbagai fakta janggal di kasus pembunuhannya yang terakhir. Dong Sik mulai ragu dengan jati dirinya sebagai pembunuh. Secara tak sengaja Dong Sik mengalami peristiwa yang memicu ingatannya yang sempat hilang. Dia seperti berada di lokasi pembunuhan ketika akan bunuh diri.

Dari sinilah Dong Sik tahu pembunuh yang sebenarnya. Pemuda ini melarikan diri dari penjara. Dia kecewa merasa dibohongi dan bertekad ingin memasukkan In Woo ke penjara. Kalau menurut saya, mulai episode ini mulai seru. Dong Sik dan In Woo saling adu strategi dan kecerdikan.

Keluarga dan teman-teman yang tahu kalau Dong Sik ingin menangkap pembunuh yang asli, langsung membantu dengan sepenuh hati. Dong Sik mulai menyusun strategi bersama Bogyeong dan Chil Sung. Sayang Inspektur Ryu yang tahu betul kalau In Woo ini seorang pembunuh tiba-tiba meninggal karena tertabrak truk.



Bukti rekaman pembicaraan inspektur Ryu terkait In Woo rusak berat. Tidak bisa diperbaiki. Akhirnya Dong Sik memutuskan untuk menjebak In Woo demi mendapatkan bukti langsung. Berliku sekali jalan untuk mendapatkan bukti.

Hingga pada suatu saat Dong Sik sudah dalam kondisi lemah hampir menyerah. Namun dia melihat sendiri In Woo menembak CEO Seo, ayah kandungnya. Dong Sik langsung tersadar dan bertekad memenjarakan In Woo secepatnya. Sebelum banyak korban berjatuhan.

Apakah Dong Sik berhasil memenjarakan In Woo? Lihat saja sendiri. Nggak seru kalau saya cerita di sini.

Selama drama ini berlangsung banyak cukilan adegan film thriller. Dikisahkan kalau Dong Sik ini penggemar berat film dan novel thriller. Banyak poster film favoritnya di dinding kamar. Dong Sik kalau sedang menyelidiki sesuatu atau membuat strategi selau berdasarkan film atau novel koleksinya tersebut. Para pencinta film thriller klasik serasa diajak bernostalgia saat menonton drama ini. 



Foto: koleksi TvN.

Sabtu, 01 Februari 2020

Info Lomba Blog Februari 2020



Alhamdulillah sudah masuk bulan Februari. Sudah mulai sering turun hujan. Diberbagai daerah banyak yang banjir pula. Semoga kita semua terhindar dari berbagai bencana. Semoga hujan membawa berkah banyak rejeki buat kita semua.

Seperti biasa di tanggal 1 ada berbagai info lomba blog. Tidak banyak namun menarik untuk diikuti. Semoga menang ya.

1. Lomba Blog Hacktiv8

Deadline: 5 Februari 2020

Tema : Mengapa pendidikan berbasis online di Indonesia sangat penting dan bagaimana HACKTIV8 Online program dapat memenuhi kebutuhan tersebut

Hadiah:
Juara 1 : Smartwatch Xiaomi Amazfit GTS
Juara 2 : Voucher MAP Rp 700.000
Juara 3 : Voucher MAP Rp 500.000

Link info: https://blog.hacktiv8.com/h8blogcomp/



2. Lomba Blog Writingthon Sumedang

Deadline: 17 Februari 2020

Tema :
- Destinasi wisata Sumedang
- Potensi ekonomi kreatif Sumedang

Hadiah: total 35 juta untuk 15 pemenang + traveling dan akomodasi selama karantina

Link info dan submit link blog : http://writingthon.bitread.id/blog/2020/01/writingthon-jelajahi-sumedang



3. Lomba Blog Forest Cuisine

Deadline: 18 Februari 2020

Tema : Hutan adalah sumber pangan

Hadiah:
Juara 1 : Rp 5.000.000
Juara 2 : Rp 3.000.000
Juara 3 : Rp 2.000.000

Link info dan submit link blog: https://bloggerperempuan.co.id/forest-cuisine-blog-competition/



4. Lomba Blog OYO Hotels

Deadline: 24 Februari 2020

Tema : Tunjukkan cinta OYO Hotels versi kamu

Hadiah:
Juara 1 : Rp 7.000.000
Juara 2 : Rp 4.000.000
Juara 3 : Rp 2.000.000

Link info dan submit link blog: https://www.oyorooms.com/id/blog/love-oyo-hotels-blog-competitions/



5. Lomba Blog Digimart

Deadline: 25 Februari 2020

Tema : Situs freelancer Indonesia

Hadiah:
Juara 1 : Rp 2.000.000
Juara 2 : Rp 1.000.000
Juara 3 : Rp    500.000
Hadiah hiburan @ Rp 100.000 untuk 15 orang

Link info dan submit link blog : https://digimart.co.id/news/promo/lomba-ngeblog/



6. Lomba Blog Neo Study

Deadline: 28 Februari 2020

Unduh aplikasi Neo Study di Play Store atau Apps Store IOS. Ambil placement test. Coba rasakan belajar bahasa Inggris menggunakan Neo Study melalui fitur Try Before Buy. Lalu tulis pengalaman kamu di blog dengan kriteria:⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
- Panjang tulisan minimal 500 kata⁣⁣⁣
- Tulisan mengandung link⁣ unik (akan dikirimkan setelah register)⁣⁣
- Tulisan mengandung keyword unik (akan dikirimkan setelah register)⁣⁣⁣
- Tulisan original dan tidak mengandung SARA⁣⁣⁣


Hadiah:
Juara 1 : Paket belajar Neo + Rp 1.500.000
Juara 2 : Paket belajar Neo + Rp 1.000.000
Juara 3 : Paket belajar Neo + Rp    500.000

Link pendaftaran :  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScldWzAkA9pwkfnmxqrrbU6kfZxS_Ssvi27esw9HeBFPyAqAw/viewform?usp=sf_link

Link submit blogpost :  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeVf6wAEI4TqMWSIfgSHCSPGsA_2MVegOTrJpsI3oyia6BO5g/viewform?usp=sf_link



7. Lomba Blog Coocaa TV

Deadline: 25 Februari 2020

Tema : review produk coocaa TV

Hadiah:
Juara 1 : Coocaa Android TV
Juara 2 : Coocaa LED TV 32"
Juara 3 : Coocaa LED TV 24"

Link info : https://www.facebook.com/coocaaindonesia/posts/2500646910173200


Selasa, 21 Januari 2020

Warung Tongseng Pak Wakijan di Pakem Yogyakarta

Selama musim liburan akhir tahun memang rencana di rumah saja. Males mau kemana-mana. Males terjebak macet. Sudah jadi rahasia umum kalau musim liburan macet menggila dimana-mana. Qodarullah saya dan suami harus ke Banjarnegara di awal Januari. Ternyata kita menginap di Jogjakarta. Ya sudahlah. Sekalian jalan-jalan. Liburan singkat.

Kami berencana akan menginap di tengah kota Jogjakarta dan menyewa sepeda motor. Ada beberapa urusan yang kebetulan lokasinya di tengah kota. Ternyata rencana berubah. Kami hanya bisa menginap di Jogja selama satu hari. Ya sudahlah. Akhirnya kami menginap di Kaliurang saja. 

Kaliurang ini banyak tempat makan di sepanjang jalan. Terutama di daerah Kaliurang Bawah. Sekali-kali coba makanan di daerah Kaliurang Atas. Kami pun mulai menyusuri daerah Pakem. Kami memang lagi kangen sama tengkleng dan tongseng. Suami ingin coba ke warung tengkleng Pak Kribo di depan Pasar Pakem. 

Ternyata warung tengkleng Pak Kribo hanya buka malam hari. Padahal kami harus pulang ke Surabaya setelah magrib. Wah kecewa banget. Ya sudahlah cari tempat lain. Eh ternyata tempat makan tengkleng dan tongseng di daerah Pakem buka malam hari. 


Untunglah ketemu satu warung yang buka. Namun hanya ada tongseng, gule dan sate. Tidak ada tengkleng. Tongseng Pak Wakijan. Tempatnya persis di seberang Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Pakem. Warungnya sederhana. Merupakan bagian depan rumah. Warung ini sudah berjualan tongseng selama 30 tahun.

Warung Pak Wakijan buka setiap hari setelah Dhuhur sampai jam 22.00 WIB. Kebetulan, kami pelanggan pertama. Setelah kami pesan, Pak Wakijan langsung menyalakan anglo arang. Wah, sip nih. Para penjual tongseng sudah jarang yang menggunakan anglo arang. Banyak yang menggunakan kompor gas biasa. Padahal justru arang ini yang bikin cita rasa masakan lebih nikmat.

Tempatnya sederhana. Ada dua meja memanjang. Lantainya dari tanah. Namun ini yang ngangenin. Seperti makan di rumah desa. Seandainya lokasi warung ini di pinggir sawah, mantap deh. Apalagi masaknya pakai anglo. Cocok.

Warung ini dulu milik Ayahnya Bu Wakijan. Setelah Sang Ayah meninggal, Bu Wakijan yang meneruskan. Sementara itu Pak Wakijan bekerja sebagai sopir. Ketika Pak Wakijan berhenti menjadi sopir dan memilih untuk berjualan tongseng hingga sekarang.


Daging kambing disajikan secara langsung. Bagian depan warung ada etalase kaca yang menggantung daging kambing mentah. Daging akan dipotong langsung lalu dimasak dengan bumbu di wajan. Kalau sudah empuk dan bumbu merasuk, baru dituangkan kuah gule.

Tongseng di sini ada dua pilihan, gurih dan manis. Saya pilih yang manis. Penasaran ingin tahu rasanya tongseng manis. Ternyata ada tambahan gula merah yang dimasukkan ke wajan beberapa saat sebelum tongseng diangkat. Bagaimana rasanya? ya manis. Saya sampai pakai nasi banyak untuk menetralisir rasa manis.

Rasa manis sebenarnya hanya terasa di kuah. Kalau makan dagingnya saja tidak akan terasa manis. Kalau makan tanpa kuah tak akan terasa manis. Meski terasa manis namun rempah pada bumbu masih terasa meski samar. Ketutup dengan rasa manis. Lain kali saya akan pilih yang gurih saja.

Secara keseluruhan tongseng ini enak. Kalau yang rasa gurih, bumbu rempahnya sangat terasa. Masakan di warung ini tidak menggunakan MSG dan vitsin. Hanya menggunakan garam dan gula sebagai perasa. Ini nih yang saya suka. Aman buat saya yang alergi vitsin.

Kalau harganya masih standart. Tongseng tanpa nasi Rp 25.000/porsi. Kalau tongseng pakai nasi Rp 27.000/porsi.



Foto: koleksi pribadi 
   

Minggu, 19 Januari 2020

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, Serasa Mandi Parfum Setiap Hari

review vitalis body wash

Saya sudah lama mengenal parfum Vitalis. Banyak konsumen yang menggunakan parfum ini. Termasuk saya. Bahkan ada yang menyebut kalau Vitalis ini parfum sejuta umat wanita. PT Unza Vitalis sebagai produsen Vitalis Parfum sangat memahami kebutuhan wanita.

Vitalis mengeluarkan produk baru pada pertengahan 2019 lalu. Apa itu? Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Mungkin ada pertanyaan kenapa mengeluarkan produk body wash? Menurut Ni Made Sri Andani, Marketing Directur Vitalis "Pembelian body wash sangat tergantung pada keharuman parfum yang terkandung di dalamnya."

Vitalis selama ini adalah market leader untuk produk parfum wanita. Tingkat penjualan produk parfum Vitalis terus mengalami peningkatan setiap tahun. Berbagai riset sudah dilakukan. Eksperimen tak pernah berhenti untuk dijalankan.

Vitalis sangat memahami selera parfum untuk perempuan baik di Indonesia maupun pasar global. Selain itu Vitalis juga memahami karakter parfum (olfactive) yang disukai konsumennya. Kalau pakai Vitalis body wash rasanya seperti #MandiParfum.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini kandungan parfumnya tidak usah diragukan lagi. Sudah selera konsumennya baik di Indonesia maupun pasar global. Bisa dibilang sebagai #sabun kecantikan. Selain itu juga mengandung moisturizer kualitas tinggi yang tidak akan membuat kulit kering.

review vitalis body wash


Vitalis memahami sekali kalau body wash selain harus harum juga wajib membuat kulit penggunanya lembut. Oleh karena itu ada formula khusus Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang akan memepertahankan kelembaban kulit selama dan setelah pemakaian.

Kemasan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash cantik dan elegan. Warna botolnya mengkilat. Tutupnya tidak model fliptop maupun ulir. Pada bagian atas di satu sisi ditekan lalu akan muncul lubang kecil untuk keluarnya cairan. Aduh maaf, saya tidak tahu nama tutup botol model ini. Jadi aman banget kalau dimasukkan pouch kalau bepergian.

Ada 3 pilihan untuk Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, yaitu White Glow, Fresh Dazzle dan Soft Beauty. Kalau menurut saya sih ketiganya ini sama harumnya. Kalau botol body wash ini di dekatkan hidung saja sudah tercium baunya. Meski begitu ketiganya ini mempunyai karakter wangi parfumnya berbeda.

White Glow

Kemasannya berwarna merah muda. Parfum pada body wash varian ini adalah aroma fruity. Perpaduan antara cherry, raspberry, marshmallow dan gardenia. Wanginya lembut dan elegan. Lalu ada tambahan pula aroma woody dan suede. Kedua paduan terakhir ini menciptakan aroma #glamor dan tahan lama.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow ini mengandung ekstrak licorice dan susu. Dua bahan ini akan merawat kulit tampak bersih, cerah dan bersinar. Wah, sudah wangi bisa sekaligus mencerahkan kulit.

review vitalis body wash


Fresh Dazzle

Kemasan untuk varian ini berwarna hijau. Varian satu ini memiliki perpaduan aroma bergamot, floral bouquet dan musk amber. Perpaduan ketiganya menciptakan aroma yang segar, elegan, feminim dan long lasting. Body wash varian ini diperkaya dengan ekstrak yuzu, orange dan teh hijau. Bahan-bahan tersebut mengandung anti oksidan yang membuat kulit segar, halus dan lembut.

Soft Beauty

Varian terakhir ini kemasannya berwarna ungu. Saya suka banget dengan warna kemasannya. Harumnya segar dan lembut. Perpaduan antara fruity aldehydic, rose, violet, tonka bean dan sandalwoodVitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty diperkaya dengan vitamin E dan ekstrak avocado. Selain harum juga merawat kulit agar tetap kenyal, halus dan lembut.

Ketika akan coba #VitalisBodyWash, asli bingung mana yang duluan. Harumnya enak semua. Kok harum? iya, saya termasuk konsumen yang memilih body wash berdasarkan aromanya. Saya paling suka kalau #MandiKeharuman. Setelah mandi badan harum bau sabun. Rasanya otak langsung fresh kalau mencium badan yang wangi.

Saya suka aromanya fresh dazzle dan soft beauty. Kalau pas tutup botol ditekan dan cairan body wash ditaruh tangan, saya suka banget dengan aroma soft beauty. Namun kalau dipakai mandi, saya lebih suka aromanya fresh dazzle. Body wash fresh dazzle ini kalau dituang aroma harumnya biasa. Namun ketika dibasuhkan ke badan aromanya enak banget.

review vitalis body wash


Mungkin pengalaman dalam menggunakan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash tiap orang berbeda. Sama seperti parfum, aroma body wash tergantung dari kondisi kulit dan kelenjar kulit seseorang. Bisa jadi fresh dazzle yang saya gunakan berbeda aromanya kalau digunakan oleh orang lain. Jadi harus dicoba dulu ketiganya untuk mendapatkan aroma yang cocok ketika dipakai mandi.

Itu soal aroma. Vitalis body wash ini diperkaya dengan aneka bahan untuk perawatan kulit tubuh. Memang ketika digunakan kulit badan tidak terasa kering. Kulit terasa lembut dan harumnya nempel di badan untuk waktu yang lama. Apalagi musim hujan begini. Udara dingin jarang berkeringat. Badan terasa segar terus.

Kalau soal kualitas Vitalis tak perlu diragukan lagi. PT Unza Vitalis juga memproduksi berbagai merek ternama seperti Sumber Ayu, Izzi, Enchanteur, Romano, Doremi, Safi dan Bio Essence. Oh iya, Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash sudah mempunyai sertifikat halal. Ada simbol halal dan nomernya dibagian belakang kemasan. 


Foto : koleksi pribadi

Selasa, 14 Januari 2020

5 Tips Pilih Travel Umroh Terpercaya

Musim haji sudah selesai. Promo umrah sudah mulai bersliweran. Aneka paket menarik bermunculan. Aneka penawaran harga menarik dan murah bertebaran.

1. Cek Keresmian Travel Umroh

Caranya sangat mudah. Apalagi di jaman yang serba internet seperti saat ini. Pengecekan bisa langsung dengan menggunakan ponsel. Langkah yang perlu dilakukan adalah
1. Cek travel umroh yang terdaftar sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Depag (Departemen Agama)
2. Cek di kemenag.go.id
3. Cek lewat aplikasi umrah cerdas

Surat ijin kemenag ada apabila:
1. Biro umrah sudah beroperasi minimal 2 tahun
2. Punya kemampuan keuangan. Buktinya dengan adanya jaminan bank (Bank Guarantee)
3. Punya kemampuan teknis untuk menyelenggaraan ibadah umrah. Baik berupa SDM, manajemen, sarana dan prasarana
4. Ada ijin sebagai biro perjalanan wisata dari kementrian pariwisata
5. Punya mitra biro umrah penyelenggara umrah di Arab Saudi yang punya ijin resmi dari pemerintah Arab Saudi
6. Standar pelayanan minimum yang ditetapkan kementrian agama

2. Rekondasi Kenalan yang Terpercaya

Kalau ada teman atau keluarga pulang dari umroh biasanya mereke suka cerita pengalamannya. Nah coba korek lebih dalam informasi tentang travel umroh yang mereka gunakan. Kita lebih bis amendapatkan gambaran tentang pelayanannya serta akomodasi dan transportasi selama umrah.

Yang terpenting adalah apakah semua sarana dan prasarana selama umroh sudah sesuai dengan yang dijanjikan oleh travel umroh tersebut. Ini penting seklai. Kita bisa mengukur profesionalitas sebuah travel umroh.

Setiap perjalanan dengan banyak orang terkadang akan muncul beberapa kendala. Perlu ada beberapa perubahan dari rencana semula. Kalau ternaya berubah total dari semua yang sudah disosialisasikan oleh travel umroh saat Indonesia. Nah ini yang agak bikin was-was. 

3. Cek Testimoni di Media Sosial

Terkadang testimoni tentang travel umroh dari teman atau saudara ini ada unsur emosinya. Kalau masih ada perasaan ragu ya wajar. Untuk meyakinkan diri bisa cek testimoni di media sosial. Cari tahu apakah banyak yang komentar baik atau malah sebaliknya.

Cek juga pemilik akun yang berkomentar bagus tersebut. Akun-nya real atau fake. Kalau banyak yang kasih testimoni bagus namun akunnya fake ya sudah. Lebih baik pakai travel umroh yang lain saja.

Testimoni banyak yang jelek bukan berarti benar-benar jelek. Cek akun yang komentar jelek tersebut. Kalau banyak yang akun fake ya sudah tidak usah dipercaya. Intinya sih cek dan ricek untuk memantapkan hati. Kalau masih ragu-ragu dengan suatu travel umroh ya sudah tinggalkan saja. Pilih yang lain.

4. Jangan Tergiur Harga Murah

Pilih yang murah tapi tidak murahan.
Pilih yang murah tapi masih masuk akal.

Slogan klise ini yang juga harus kita pegang kuat. Jaman sekarang sangat mudah untuk mengetahui harga tiket pesawat atau harga kamar hotel. Pahami fasilitas apa saja yang kita dapatkan selama umroh nanti. Coba hitung harga totalnya.

Kalau ada selisih 10-40% masih dalam taraf wajar. Mungkin juga bisa sampai selisih 50%. Kalau travel umrah besar dan pemain lama masih dianggap wajar. Kalau sudah lebih dari 60% ini masih tanda tanya. Secara logika masih wajar atau tidak.

Kalau memang harganya terlalu murah dan secara logika kurang bisa diterima ya sudah. Tinggalkan saja. Pilih yang lainnya.   

5. Banyak Berdoa dan Luruskan Niat

Niat awal untuk umroh ini memang untuk beribadah. Terkadang seiring perjalanan waktu, ada kontaminasi niat-niat yang lain. Niat yang hanya berdasarkan keinginan dan nafsu semata. Lebih baik dilurukan terus niatnya hanya untuk beribadah. Bukan sekedar pamer foto umroh di kalangan saudara, teman ataupun media sosial.

Nah yang lebih penting lagi untuk selalu berdoa. Terkadang pakai travel umroh yang sama namun rasanya berbeda. Ada yang dapat pengalaman baik dan memuaskan, ternyata yang lain yang mengalami kekecewaan. Padahal menggunakan travel umroh yang sama, satu rombongan pula. Pernah ada yang mengalami demikian?

Libatkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam pengambilan keputusan memilih travel umroh. Semoga pilihan kita diridhoi.

Apapun pilihan travel umrohnya. Semoga kita semua yang ingin umroh tahun ini dikabulkan doanya. Aamiin yaa mujibassailin.


Foto: koleksi pribadi

Minggu, 05 Januari 2020

Program CSR dari Freeport Indonesia untuk Papua

Tambang terbuka Freeport

PT Freeport Indonesia sudah melakukan penambangan di Papua sejak tahun 1967. Saat itu telah dilakukan penandatangan Kontrak Kerja (KK) ke 1 untuk jangka waktu 30 tahun setelah operasi.

Penambangan PT Freeport Indonesia ini bermula dari jurnal ekpedisi pada tahun 1936, yang dilakukan oleh Anton H Colijn, Frits Julius Wissel dan seorang geolog Jean Jacques Dozy. Kelompok ekspedisi ini berhasil mencapai Gunung Gletser Jayawijaya. Mereka juga menemukan Ertsberg/ Gunung Bijih.

Ertsberg ini adalah Bahasa Belanda yang artinya Gunung Bijih. Ertsberg adalah gunung setinggi 3600 meter yang kaya akan kandungan tembaga dan emas.

Pada tahun 1963 Freeport berupaya mencari ladang tambang di luar Amerika. Berbekal catatan ekspedisi Colijin dan team, Forbes wilson dan geolog Del Flint melakukan ekspedisi ke Papua untuk mengecek keberadaan Ertsberg. Ternyata memang benar adanya kandungan tembaga dan emas di pedalaman Papua ini.

Mulailah Freeport mengadakan ekpedisi tambang di Papua. Saat itu Indonesia sedang berada di masa peralihan pemerintahan. Pada tahun 1967 Freeport mengandeng pemerintahan Indonesia secara resmi dengan penandatanganan Kontrak Kerja pertama.

PT Freeport Indonesia mulai memproduksi penambangan dan pengolahan bijih pada tahun 1972. Pada tahun berikutnya melakukan pengapalan konsentrat. Kontak Kerja ke 2 penandatangannya pada tahun 1991. KK ke 2 ini merupakan pembaharuan KK 1 untuk jangka waktu 30 tahun dengan hak perpanjangan sampai dengan 2x10 tahun.

Lazimnya sebuah perusahaan mempunyai kewajiban untuk mengeluarkan dana CSR. Sejak tahun 1992 PT Freeport Indonesia sudah menjalankan program SCR secara berkala untuk masyarakat Timika dan Papua secara umum. Sampai saat ini dana CSR yang sudah dikeluarkan sekitar USD 15 Milyar.

Pada tahun 1996 PT Freeport Indonesia mulai memberikan dana kemitraan 1% dari penjualan perusahaan untuk pengembangan masyarakat lokal. Dana kemitraan ini adalah dana tambahan dari program CSR. Dana kemitraan ini dikelola oleh institusi masyarakat.

PT Freeport Indonesia mendapatkan TOP CSR Award 2018 dari majalah Business News Indonesia. Ada 3 penghargaan yang didapatkan, yaitu Top leader CSR Commitment 2018, Top CSR 2018 untuk sektor pertambangan dan Top CSR 2018 untuk program infrastruktur. (industri.kontan.co.id tanggal 19 Oktober 2018)

Ada 3 pilot CSR Freeport yang sudah dijalankan, antara lain program kesehatan, pengembangan ekonomi, pendidikan dan infrastruktur. Saya akan menceritakan masing-masing program agar lebih terfokus penjelasannya.



CSR Program Kesehatan

PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK) membangun Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) di dataran rendah dan Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) di Dataran Tinggi. RSMM dioperasikan oleh Yayasan Caritas Timika Papua sedangkan RSWB dioperasikan oleh International SOS.

RSMM adalah rumah sakit tipe C, ada spesialis bedah, penyakit dalam, kebidanan dan anak. Serta ada kunjungan reguler dokter spesialis mata. Rumah sakit ini dibuka pada bulan Agustus 1999 sebagai rumah sakit rujukan untuk masyarakat di Dataran Tinggi dan kabupaten-kabupaten yang ada di sekitar Timika.

RSMM telah mendapatkan akreditasi dari Kementrian Kesehatan pada tahun 2008. Pada tahun 2011 mendapatkan akreditasi lagi untuk jenis pelayanan administrasi dan manajemen, pelayanan kesehatan, pelayanan gawat darurat, keperawatan dan rekam medis. Sedangkan Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) ini termasuk rumah sakit tipe D yang sudah beroperasi sejak 2001.

PT Freeport Indonesia selain mendirikan dua rumah sakit tersebut juga mensponsori pendirian beberapa klinik di Mimika. Klinik tersebut tersebar di SP IX, SP XII, Nayaro dan Pomako. Berbagai klinik tersebut dikelola oleh CPHMC. Lembaga ini adalah salah satu section dari departemen SLD/CR.

Fasilitas kesehatan Freeport juga kerjasama dengan Timika Malaria Control Center. Berbagai program yang dijalankan dalam kerjasama ini telah menurunkan kasus Malaria di Timika sampai 70% selama 3 tahun terakhir.

CSR Program Pengembangan Ekonomi

Untuk program yang satu ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan sumber alam yang ada di sekitar lingkungan masyarakat. Ada beberapa program yang sudah berjalan meliputi program perikanan, peternakan serta pertanian dan ketahanan pangan.

Untuk perikanan, telah berjalan program perikanan tangkap sejak tahun 2009. Program ini melibatkan LPMAK dan Koperasi Maria Bintang Laut dari Keuskupan Timika. Program ini meliputi pendampingan dan bantuan transportasi untuk pemasaran ikan tangkap.

Sedangkan program peternakan dilakukan di Desa Wangirja (SP IX) dan Desa Utikini Baru (SP XII). Program ini diberikan pada warga yang telah sukarela bersedia pindah dari tempat tinggal mereka di Dataran Tinggi ke Dataran Rendah.

Program pertanian dan ketahanan pangan dilakukan dengan memberikan pengetahuan baru tentang tata cara bercocok tanam agar lahan lebih produktif dan lebih banyak menghasilkan. Di Kampung Nayaro ada program pengembangan kebun sagu.

Masyarakat di kampung-kampung Kamoro, SP IX dan SP XII diajarkan menanam sayuran, buah-buahan dan ketela. Sedangkan masyarakat di dataran tinggi Amungme dilakukan pendampingan untuk pengembangan kebun dan usaha kopi.

Usaha perkebunan coklat juga telah dilakukan pada daerah dataran rendah tepatnya di SP IX dan SP XII. Program ini bekerja sama dengan Yayasan Jayasakti Mandiri.




CSR Program Pendidikan

Dana kemitraan untuk program pendidikan ini dikelola oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK). Lembaga ini telah memberikan 650 beasiswa pertahun untuk warga asli Papua. Baik untuk tingkat sekolah (SD sampai SMA) maupun universitas.

LPMK telah mendirikan asrama bagi para penerima beasiswa untuk kuliah. Asrama ini ada di Pulau Jawa dan Papua. Sesuai dengan tempat para pemuda Papua menerima beasiswa. Sarana asrama tersebut untuk 800an orang.

PT Freeport Indonesia juga telah mendirikan Institut Pertambangan Nemangkawi. Institut ini sudah menghasilkan 3.000 lulusan yang siap kerja baik di Freeport maupun berbagai pertambangan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

CSR program infrastruktur

Program infrastruktur ini bisa dibilang adalah program pertama PT Freeport Indonesia. Pembangunan sarana jalan pada mulanya memang ditujukan untuk kemudahan transportasi pekerja pertambangan. Namun tentu saja jalan ini juga bisa digunakan oleh masyarakat di sekitar pertambangan.

Ada beberapa pembangunan infrastruktur di Timika yang sudah dilakukan, antara lain Bandara Internasional Mozes Kilangan, jembatan Pomako, kompleks olah raga Mimika dan bantuan pembangunan kantor Pemerintahan Kabupaten Mimika.

Itulah semua program SCR yang sudah dilakukan PT Freeport Indonesia hingga saat ini. Semoga bisa bermanfaat untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua pada khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.


Foto: koleksi ptfi.co.id