Saturday, 1 December 2018

Ada Bunga Sakura di Surabaya, Alias Bunga Tabebuya

bunga sakura surabaya bunga tabebuya surabaya
Di samping Kebun Binatang Surabaya
Beberapa hari yang lalu di media sosial marak kampanye pemilihan kota Surabaya sebagai kota favorit di kompetisi Guangzhou International Award for urban innovation 2018. Surabaya masuk menjadi salah satu 15 finalis dari 193 kota di 66 negara. Surabaya adalah satu-satunya wakil dari Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Seiring dengan ramainya kampanye award ini, fenomena 'bunga sakura' di Surabaya viral di media sosial. Sebenarnya bunga ini bernama tabebuya (tabebuiachrysotricha). Tanaman tropis yang berasal dari Brasil. Bunganya sekilas memang mirip dengan bunga sakura. Apalagi yang berwarna merah muda. Kalau di Surabaya ini ada beberapa warna pohon tabebuya yang ditanam. Selain berbunga warna merah muda ada juga yang berwarna putih dan kuning.

Pohon tabebuya mulai ditanam tahun 2010. Awalnya Ibu Risma (Tri Rismaharini - Walikota Surabaya) membongkar koleksi tanaman di Kebun Bibit untuk mencari pohon yang bisa digunakan untuk penghijauan. Bukan sekedar yang bisa membuat Surabaya hijau namun juga terlihat cantik. Bu Risma akhirnya memilih pohon ini.




bunga sakura surabaya bunga tabebuya surabaya
Bunga tabebuya pink
Pohon tabebuya dipilih karena punya karakteristik yang cocok untuk penghijauan Surabaya. Pohon ini masuk kategori pohon besar namun batangnya tergolong ringan. Struktur ranting juga ringan. Batangnya tidak terlalu tinggi. Daunnya tidak mudah rontok. Saat berbunga nyaris bersamaan mekarnya. Akarnya tidak merusak bangunan di sekitarnya. Untuk yang terakhir ini merupakan komponen yang sangat penting. Jangan sampai pohon yang ditanam memperindah kota namun akarnya merusak bangunan sekitarnya.

Ketika pertama kali ditanam tahun 2010, hanya sedikit pohon tabebuya. Setahun kemudian, bunga tabebuya sudah muncul. Ketika mekar bersamaan ternyata cantik. Mirip dengan bunga sakura. Sejak saat itu keberadaan pohon tabebuya diperbanyak. Bibit pohon tabebuya diambil dari Kebun Bibit Surabaya (sekarangan bernama Taman Flora). Selain itu bibit pohon tabebuya juga didatangkan dari kota Malang dan Kediri. Pohon berbunga cantik ini mulai banyak di penjuru jalan protokol Surabaya sejak tahun 2011.

Namun sayang, pohon ini butuh sinar matahari yang banyak. Jadi tidak semua jalan protokol di Surabaya bisa ditanami. Tempat yang banyak ditanam pohon ini adalah daerah Tugu Pahlawan, samping Kebun Binatang Surabaya, Jalan Raya Gubeng, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Ahmad Yani dan di daerah Taman Pelangi.

Oh, iya... hampir lupa. Bunga tabebuya mekar hanya sekali setahun. Pada saat akhir musim kemarau dan menjelang datangnya musim hujan. Untuk tahun 2018, bunga ini mekar bersamaan di bulan Oktober dan November. Masuk bulan Desember sudah mulai rontok. Ya ampun, rek. Kok sebentar tok mekarnya. Kalau ingin berkunjung ke Surabaya dan foto-foto dengan latar bunga tabebuya harus nunggu tahun depan. Siapkan jadwal mulai sekarang, yo. Biar nggak kelewatan momen cantik ini.

bunga sakura surabaya bunga tabebuya surabaya
Jalan Raya Gubeng


Foto: pinjam pakai dari beberapa sumber di instagram

  

Wednesday, 28 November 2018

Bijak Memilih Pembiayaan Hutang Online dalam Ngobrol Tempo di Surabaya


Akhir-akhir ini marak pemberitaan tentang pembiayaan hutang secara online. Lebih simpelnya bisa disebut hutang lewat aplikasi online di smartphone. Saya paling miris kalau baca berbagai kasus cara penagihan yang seram pada nasabah yang telat bayar. Kebetulan tanggal 27 November 2018, saya dapat undangan acara Ngobrol @Tempo. Acara ini berlangsung di Kaya resto & Coffee Holix Surabaya. Topiknya tentang Sosialisasi Program Fintech Peer to Peer Lending "Kemudahan dan Resiko untuk Konsumen". Menarik, nih.

Sebelumnya, saya banyak ter-stigma dengan berita buruk tentang pembiayaan utang secara online. Setelah mengikuti acara ini, stigma buruk mulai luntur. Saya jadi lebih paham dengan seluk dunia pembiayaan utang secara online. Pada tulisan ini saya akan berbagi cerita tentang materi di Ngobrol @Tempo tersebut. Ada 3 pembicara dalam kesempatan kali ini, yaitu Bapak Semuel A. Pangerapan (Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika - APTIKA); Bapak Agus Kalifatullah Sadikin (Head of Partnership PT Ammana Fintech Syariah); dan Bapak Andri Madian (Chief Marketing Officer Akseleran).

Sepanjang acara dipandu oleh Bapak Ali Nuryasin (Redaktur Ekonomi Tempo) sebagai moderator. Pak Semuel yang mendapat kesempatan pertama. Beliau memaparkan tentang percepatan fintech yang berkembang di Indonesia. Fintech adalah singkatan dari kata 'finance' dan 'technology'. Dunia Keuangan dulunya serba offline. Urusan yang terkait masalah keuangan identik dengan berkas-berkas kertas bertumpuk dan harus tanda tangan di banyak lembar kertas. Semuanya harus dilakukan secara manual. Saat ini, semua urusan keuangan juga harus bersinergi dengan teknologi. Semua bisa dilakukan secara online. Paperless. Bahkan tanda tangan pun bisa dilakukan secara online.    

Sumber: OJK

Semua transaksi keuangan sudah bisa dilakukan secara online saat ini. Pemerintah berupaya keras untuk mewujudkan kelancaran transaksi keuangan secara online. Berbagai kebijakan dijalankan. Salah satunya adalah Kepres 74/1017 tentang peta jalan e-commerce yang meliputi: keamanan cyber, logistik, infrastruktur, pendidikan dan SDM, perlindungan konsumen, perpajakan dan pendanaan. Saat ini pemerintah berusaha meratakan kecepatan internet dari Sabang hingga Merauke dengan pembangunan 5.000 BTS dan jaringan cyber optik.

Bapak Agus sebagai pembicara kedua memaparkan tentang fintech secara syariah, yaitu PT Ammana Fintech Syariah. Selain pinjam uang di Ammana juga bisa menanamkan uang untuk berinvestasi. Sasaran utama adalah para pemilik UMKM. Problem klasik yang selalu dialami pelaku UMKM adalah kebutuhan akan uang tunai secara cepat. Biasanya bila mendapat pesanan barang dalam jumlah besar. Fintech terbukti lebih diminati dari pada pinjam uang di Bank karena prosesnya cepat dan tidak memberikan syarat yang njelimet. Apalagi saat ini bisa mengajukan pinjaman lewat telepon seluler. Tinggal download aplikasi, penuhi syaratnya. Hanya dalam hitungan hari, uang sudah bisa didapat.

Pada awal berdiri, Ammana memberikan ketentuan 1 UMKM hanya mendapatkan 1 investor. Namun saat ini, mengusung konsep gotong royong bagi investor yang ingin menanamkan modal. 1 UMKM bisa mendapatkan beberapa investor. Untuk para investor juga boleh memilih UMKM yang ingin didanai. Hal ini membuat para investor Ammana lebih nyaman karena tahu betul UMKM yang ingin didanai. Lebih tenang menanamkan uangnya.

Acara dihadiri blogger Surabaya dan para wartawan
Bagi para peminjam uang juga ada lagi kemudahannya. Bila telat bayar cicilan utang tidak akan dikenakan denda. Tim dari Ammana akan turun langsung untuk melakukan investigasi. Tim ini akan menpelajari apa masalah penyebab keterlambatan pembayaran. Apakah ada masalah di manajemen, produksi, pemasaran atau yang lainnya. Tim investigasi Ammana akan membantu mencarikan jalan keluarnya agar UMKM bisa membayar cicilan hutang untuk bulan depan. Jika permasalahannya adalah perilaku pemilik UMKM yang memang berniat jahat ya... tentu saja akan ditindak tegas.

Masalah resiko yang ditanggung konsumen bila hutang secara online dibahas lebih lengkap pada kesempatan terakhir oleh Bapak Andri. Sebelum memutuskan hutang dengan menggunakan suatu aplikasi. Cek dan ricek dulu. Langkah pertama, sudahkah lembaga fintech ini terdaftar di OJK. Cari tahu juga pengalaman para konsumen yang sudah meminjam lewat aplikasi tersebut. Kalau banyak konsumen yang kecewa lebih baik tinggalkan. Kemudian pastikan bahwa jumlah cicilan hutang tidak lebih dari 30% penghasilan perbulan.

Satu hal yang sangat penting, jangan pernah gali lobang tutup lubang. Perilaku ini akan rentan resiko terjerat hutang yang komposisinya tak terkontrol dengan jumlah penghasilan perbulan. Pada waktu akad hutang, pahami dengan betul jumlah bunga dan denda selama setahun. Ada beberapa aplikasi fintech yang mencantumkan bunga perhari. Hitung dan pahami betul-betul. Jangan sampai menyesal setelah hutang disetujui.

Ning Bloger Suroboyo bersama Bapak Andri Madian
Perlu dipahami, kalau fintech dan perbankan mempunyai deregulasi yang berbeda. Apabila seseorang mempunyai pinjaman di fintech maka namanya tidak akan tercatat di BI checking. Kalau yang hobi hutang bisa memanfaatkan celah ini. Efeknya tentu saja sangat berbahaya. Orang yang punya hutang di bank atau kartu kredit bisa hutang lagi lewat jalur fintech. Apalagi kalau hutangnya tanpa menghitung rasio penghasilan dan pengeluaran. Bisa jadi bom waktu. Disinilah para konsumen harus bijak dalam mengembil keputusan untuk berhutang atau tidak. Jangan terlalu terlena dengan kemudahan fintech dalam memberikan pinjaman.

Bagaimana kalau konsumen fintech telat bayar cicilan hutang? Banyak beredar kabar di media sosial seramnya para penagih hutang fintech online. Sebenarnya, SOP penagihan fintech sudah diatur oleh OJK. Soal penagihan ini sudah dibuatkan SOP oleh OJK dan fintech harus patuh dengan SOP penagihan ini. Jika ada lembaga atau perusahaan fintech yang melanggar SOP penagihan bisa dilaporkan langsung ke OJK.

Meminjam uang lewat fintech online memang jauh lebih mudah daripada di bank. Bukan berarti peluang ini diambil secara membabi buta. Kita sebagai konsumen harus paham dengan segala resikonya terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman uang. Selain itu lebih baik uang hasil hutang itu digunakan untuk kegiatan yang produktif. Jangan sampai hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif sesaat atas nama gengsi atau gaya hidup.


Foto: koleksi pribadi            

Wednesday, 21 November 2018

Nasi Punel Hj Lin Bangil Pasuruan

nasi punel hj lin bangil pasuruan

Lewat Bangil kalau tidak mencicipi nasi punel rasanya kurang afdol. Biasanya kami makan nasi punel Setia Budi. Kali ini ingin mencoba yang lain. Maka kami mampir ke nasi punel Hj Lin Bangil. Lokasinya di pinggir jalan dr Soetomo, sisi sebelah kiri kalau dari arah Surabaya. Gampang dicari karena terletak di jalur Bangil - Probolinggo.

Warung berwarna hijau nyempil di pinggir jalan. Ada banner horisontal berdiri di depan warung ini. Tersedia parkir yang luas di sebelah kiri warung. Tempat ini sederhana. Ada etalase kaca di depan yang berisi aneka lauk goreng, beberapa meja panjang dan kursi plastik. Begitu masuk langsung pesan makanan dan pilih lauk di bagian depan. Sedangkan minuman pesannya di meja bagian belakang. Setelah pesan makanan, tunggu dulu. Piring makanan langsung dibawa sendiri ke tempat duduk. Hanya minuman yang akan diantar ke meja pelanggan.

nasi punel hj lin bangil pasuruan

Nasi punel ala Hj Lin Bangil terdiri dari nasi putih porsi besar, serundeng, tahu bumbu Bali, lodeh tewel, bumbu kelapa kukus yang dibungkus daun pisang, sambel dengan campuran kacang panjang yang dirajang dan lauk tambahan. Ada aneka macam lauk tambahan, antara lain ayam goreng, empal goreng, jerohan sapi digoreng berupa paru, hati, babat dan ginjal. Rasanya lumayan enak. Potongan lauknya besar-besar. Porsinya serba besar di sini.

Warung Nasi Punel Hj Lin buka setiap hari mulai jam 07.00 WIB sampai habis. Biasanya jam 21.00 WIB sudah tutup. Harga nasi punel lengkap Rp 20.000/porsi. Porsi lengkap ini mendapat satu macam lauk tambahan. Kalau mau nambah lauk lagi nambah harganya Rp 10.000/lauk.

nasi punel hj lin bangil pasuruan


Foto: koleksi pribadi    

Tuesday, 13 November 2018

Nasi Jagung Enak Bu Sri Pasar Wiyung Surabaya

nasi jagung enak bu sri surabaya
Seporsi ini harganya Rp 8.000,-

Nasi jagung memang salah satu makanan khas Madura. Namun banyak nasi jagung beredar di seluruh penjuru Surabaya. Mungkin karena kedekatan secara demografis antara Surabaya dan Madura. Mungkin juga karena banyak penduduk Madura yang tinggal di Surabaya. Para penjual nasi jagung memang banyak yang orang Madura. Ada juga penjualnya yang bukan orang Madura. Kalau soal rasa, saya akui racikan tangan Madura yang enak. Namun ada juga nasi jagung racikan penjual dari Jawa yang sama persis dengan racikan Madura. Meski tidak banyak, sih.

Salah satunya adalah yang satu ini. Nasi jagung Bu Sri yang ada di sebelah Pasar Wiyung Surabaya. Saya sebenarnya baru coba nasi jagung di tempat ini. Sebelumnya, saya punya langganan di sebelah Gedung Serba Guna Jalan Karangan gang Golongan. Entah kenapa Ibu penjualnya tidak ada lagi. Mulai lah saya coba-coba nasi jagung yang lain.

nasi jagung enak bu sri surabaya


Sebenarnya lihat warung Bu sri ini sudah lama. Setiap kali saya belanja ke Pasar Wiyung selalu penuh pengunjung. Berhubung sudah lama nggak makan nasi jagung. Kangen berat. Akhirnya saya nekat ikutan antri berdesakan dengan mak-mak lengkap dengan aneka belanjaan ditangan.

Nasi jagung Bu Sri ini termasuk paket komplit. Nasi Jagung lauknya urap-urap, sayur nangka (lodeh tewel), ikan asin, peyek  dan lauk tambahan bisa milih dadar jagung, telor ceplok atau telor dadar. Peyek dibungkus terpisah. Sayur nangka berkuah juga dipisah, dibungkus tersendiri di plastik. Ini enaknya. Kalau dibawa pulang ke rumah, nasi jagung nggak akan benyek. Nasinya porsi besar. Dadar jagung besar gorengannya. Potongan telor dadar juga besar. Serba besar porsi di sini. Ada tambahan sambel yang pedasnya nampol. Kalau bumbu urap nggak pedes blas.

nasi jagung enak bu sri surabaya

Menurut saya, yang juara di sini adalah dadar jagung, ikan asin dan nasi jagung. Dadar jagungnya tebal dan besar, namun di bagian tengah sudah matang sempurna. Ikan asing digoreng garing. Bisa dimakan semua bagiannya. Duri dan kepala pun mak kres bila digigit. Kalau nasi jagungnya empuk. Komposisi antara jagung dan nasinya pas. Meski dalam kondisi sudah dingin masih tetap empuk.

Makan porsi banyak, enak, murah di sini. Enak di perut. Nyaman di kantong. Nikmat dikunyah. Pas disemua lini. Bisa dijadikan langganan. Semoga sehat terus Bu Sri, saya biar nggak bingung cari nasi jagung yang dekat rumah lagi. Eh, iya Bu Sri juga jual aneka botok dan pepes yang enak dan murah juga.


Harga: mulai Rp 7.000/porsi
Lokasi: deretan warung di sebelah Pasar Wiyung Jalan Raya Menganti Wiyung - Surabaya
Buka: jam 05.30 - habis (biasanya sekitar jam 08.00)


Foto: koleksi pribadi
    

Monday, 5 November 2018

Cantik dengan Wardah Instaperfect 2018

wardah instaperfect 2018 wardah days surabaya 2018

Wardah hadir kembali di Surabaya. Kali ini dalam rangkaian Wardah Days 2018 di atrium Tunjungan Plasa 3. Acara ini digelar selama 3 hari tanggal 2-4 November 2018. Saya hadir pada hari terakhir. Saya sudah datang sejak siang. Rame. Banyak pengunjung yang berkerumun di booth. Ada program diskon 20% khusus hari sabtu minggu jam 14.00 - 16.00 untuk belanja Wardah kosmetik produk apa saja tanpa ada minimal pembelian. Menjelang jam 14.00 semakin rame saja suasana di atrium.

Saya tidak punya nyali bertarung dengan mak-mak berebut aneka rangkaian produk Wardah kosmetik. Saya memilih berkeliling. Aneka produk kecantikan Wardah dipamerkan di sini. Para pengunjung boleh mencoba semua produk yang dipamerkan di sini. Hasyek. Ada booth pemeriksaan wajah. Ada juga booth foto dengan seting travelling yang keren. Pada bagian tengah ada panggung dan runaway pendek. Ada beragam rangkaian acara di panggung tengah ini.

wardah instaperfect 2018 wardah days surabaya 2018
Setelah capek keliling ke semua booth, saya duduk di area panggung tengah. Pas jam 16.00 MC muncul memperkenalkan Wardah Instaperfect. Rangkaian Wardah kosmetik seri terbaru. Amelia Elle, selebgram Malang juga hadir di Panggung. Amel memperagakan instaperfect untuk kosmetika sehari-hari.

Rangkaian seri Wardah Instaperfect yang digunakan warnanya natural. Dominasi warna-warna yang lembut. Sesuai dengan kemasan Wardah Instaperfect perpaduan warna coklat dan gold. Sebagai dasar riasan menggunakan Wardah Instaperfect Mineralight Matte BB Cushion dengan SPF 29 PA plus. BB cushion ini mengandung mineral alami. Ketika dipakai, kulit wajah akan terasa lembab dan cerah. Selain itu juga memberi efek segar di kulit. Kalau saya pribadi sudah cukup pakai BB Cushion tanpa bedak untuk penggunaan sehari-hari. Ada 4 pilihan warna, yaitu fair, ivory, beige dan creame. Semua warna ini disesuaikan dnegan warna kulit wanita dari yang coklat hingga putih terang. Nggak akan kelihatan kalau sudah pakai BB Cushion.

Tahap kedua menggunakan Wardah Instaperfect Matte Fit Powder Foundation. Fungsi utamanya sebagai buiildable coverange yang tahan lama. Mengandung superfine mineral untuk menyamarkan pori-pori kulit. Bagi Anda yang menyukai tampilan wajah yang halus, lembut dan bebas kilap akan menyukai produk ini. Untuk bingkai mata Amel menggunakan perona mata warna coklat muda dan coklat gelap dari Wardah Instaperfect Spotlight Chromatic Eye. Saya langsung jatuh hati pada aneka warna dalam satu palette ini. Dominan warna-warna natural yang lembut dan hangat.

wardah instaperfect 2018 wardah days surabaya 2018
Untuk mempertegas mata menggunakan Wardah Instaperfect Hypergetic Precise Black Liner. Bentuknya seperti spidol dilengkapi aplikator kuas yang lembut dan lentur. Mudah dipakai untuk mempertegas mata. Hanya sekali oles garis mata sudah terlihat. Eyeliner instaperfec ini mengandung matrix polimer, cepat kering dan awet dipakai seharian. Hasil polesan akan berwarna hitam pekat dan memberi efek glossy.

Alis dibingkai dengan Wardah Instaperfect Matic Contour Brow-Brushed warna coklat. Saya menyebutnya sebagai 'pensil alis' ajaib. Wardah mengusung konsep geniustwist pada produk ini. Satu ujung berbentuk tip presisi dengan lebar alis normal. Sedangkan ujung yang lain ada sikatnya. Lebih praktis dalam satu genggaman. Nggak perlu bawa banyak alat kalau sedang bepergian. Warnanya coklat alami dan memberi kesan glossy  pada hasil akhir.

Selesai sudah area mata. Wajah model akan diberi kesan merona alami dengan menggunakan Wardah Instaperfect City Blush Blusher Click. Produk terbaru dari Wardah ini mengandung mineral chroem, pigment dan shea butter. Bahan-bahan ini membuat wajah tampak segar dan merona natural. Blush on ini berbentuk stick. Ada spon dibagian bawah untuk meratakan. Lebih mudah dan praktis tentunya. Ada dua pilihan warna, yaitu bliss peach dan adore pink.

Sentuhan akhir yang tak kalah penting. Pemulas bibir seri lipstik terbaru. Wardah Instaperfect Mattesetter Lip Matte Paint yang akan membuat bibir terkesan lavish matte namun no cracking. Lipstik ini tahan hingga 12 jam namun akan tetap terasa nyaman. Wajar saja karena mengandung formula avocado oil, jojoba oil dan antioksidan. Ada lima pilihan warna yang cantik, antara lain glee (orange), dear (pink), chic (coklat muda), vipe (coklat tua) dan hype (nuansa ungu). Semua pilihan warnanya lembut dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.



Foto: koleksi pribadi          

Thursday, 1 November 2018

Nikmatnya Nasi Tiwul Trenggalek Rasa Nostalgia

nasi tiwul enak 2018 nasi tiwul trenggalek

Minggu lalu, saya diajak suami ke Trenggalek. Kami menuju daerah pucuk gunung yang susah signal operator seluler. Begitu sampai tujuan, kami langsung disuguhi nasi tiwul. Duh, rasanya seneng pake banget yang banyak. Sudah lama sekali saya nggak makan nasi tiwul. Saya makan terakhir kali saat dibuatkan almarhum Mbah. Bertahun-tahun yang lalu.

Saat lebaran kala itu. Ibu dan kakak-kakaknya sedang nostalgia tentang masa kecil. Salah satu materi bahasan beliau yang seru adalah nasi tiwul. Saya yang belum pernah makan tentu penasaran. Akhirnya Mbah sengaja bikin buat saya dan cucu-cucu yang lain. Nasi tiwul lengkap dengan sayur lodeh tewel plus tahu tempe dibumbu lodho pedas. Gimana rasanya? Enak tak terlupakan.  

Kalau Nasi Tiwul yang disuguhkan kali ini agak berbeda. Tuan rumah sengaja menambah sedikit beras untuk campuran tiwul. Menurut Beliau, kalau nggak biasa makan nasi tiwul perut bisa begah. Biasanya hal ini terjadi para pemilik perut yang agak sensitif atau punya sakit maag. Kalau yang perutnya kategori bandel ya aman-aman saja. Nasi tiwul kali ini disuguhkan dengan ikan laut panggang bumbu pedas dan ayam suwir bumbu kecap. Ternyata tiwul kalau dicampur dengan nasi putih rasanya lebih enak. Lebih berat dan lebih mengenyangkan.

Sebenarnya apa sih nasi tiwul ini? Baiklah saya ceritakan dari tiwulnya dulu, ya. Bahan dasar tiwul sebenarnya dari ketela pohon atau singkong. Setelah disuci dan dipotong balok besar lalu dijemur. Kalau sudah kering namanya berubah menjadi gaplek. Nantinya, gaplek ini bisa jadi bahan baku gatot dan tiwul. Saya langsung cerita proses pembuatan tiwulnya saja, ya. Gaplek kering ditumbuk halus menjadi tepung gaplek. Dari tepung gaplek ini dicampur air jadilah tiwul.

Kalau sudah jadi tiwul bisa dibuat menjadi dua macam hidangan. Nasi tiwul dan tiwul jajan pasar. Mungkin sudah banyak yang tahu kalau tiwul sebagai jajan pasar. Tiwul sebelum dikukus akan dicampur dengan gula merah terlebih dahulu. Setelah matang ditaburi kelapa muda parut.

Kalau bikin nasi tiwul lebih mudah. Tiwul langsung saja dikukus. Bisa tiwul saja atau dicampur dengan sedikit beras yang sudah direndam terlebih dahulu. Nanti beras teksturnya akan seperti lontong dan mengumpal bersama tiwul. Saat ini sudah tersedia juga nasi tiwul instan di Supermarket atau pasar. Saya pernah coba yang instan, namun rasanya sepoh atau hampar. Lebih enak tiwul biasa. Meski tak dibumbuin terasa sedikit gurih.

Pada jaman penjajahan Jepang, beras adalah bahan mewah yang sangat langka. Banyak masyarakat menengah kebawah di desa Ibu saya, yang makan bulgur. Konon katanya, bulgur ini makanannya babi. Nenek saya nggak tega kasih makan anak-anaknya dengan bulgur. Beliau selalu menyajikan gaplek atau tiwul sebagai pengganti nasi.

Nasi tiwul ini kondang di daerah Gunung Kidul, Wonogiri, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung dan sebagian daerah Blitar. Kota-kota tersebut termasuk wilayah pengunungan kering yang hanya mengandalkan air hujan sebagai pengairan sawahnya. Meski Jepang sudah angkat kaki dari Indonesia namun masih banyak penduduk di kota-kota tersebut yang makan tiwul sebagai pengganti nasi. Kalau sekarang, sepertinya sudah tidak ada. Mungkin hanya sesekali disajikan nasi tiwul atas nama nostalgia. Seperti tuan rumah yang kita datangi kali ini.

Kalau dari penelusuran saya, kandungan dalam tiwul adalah air, fosfor, karbohidrat, kalsium, vitamin C, protein, zat besi, lemak dan vitamin B1. Tiwul juga mengandung kalori namun lebih rendah dari nasi. Pantesan, meski makan tiwul puluhan tahun tanpa makan beras sama sekali, badan masih tetap sehat. Masih kuat mencangkul di Sawah seharian. Masya Allah. Tiwul ini salah satu anugerah Allah untuk penduduk Indonesia disaat penuh keterbatasan.


Foto: koleksi pribadi


Referensi Tambahan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Thiwul
2. https://budaya-indonesia.org/Tiwul-Makanan-Khas-Pegunungan-Kidul

Saturday, 27 October 2018

Serabi Mbak Rini Banjarnegara, Enak dan Murah

serabi banjarnegara mbak rini enak

Saya pernah coba makan serabi di 3 kota. Semuanya berbeda penampakan dan rasanya. Serabi Bandung rasanya plan. Nggak seberapa menonjol namun punya aneka topping. Mau yang manis atau gurih tinggal pilih rasa topping yang diinginkan. Kalau serabi Solo teksturnya lembut dan sangat terasa santan kelapa. Bagian tengah teksturnya lembek seperti belum matang. Pilihan topping hanya coklat dan keju. Namun, saya lebih suka yang original. Sensasi rasa santannya sangat menggoda.

Nah, yang terakhir saya cicipin adalah serabi Banjarnegara. Kalau boleh saya bilang, ini serabi minimalis. Tekstur serabi padat dan bantet. Rasa santan tidak terlalu terasa. Justru rasa yang dominan adalah gula merah. Topping serabi Banjarnegara hanya gula merah. Namun nggak manis eneg. Manisnya pas.

serabi banjarnegara mbak rini enak
Ada banyak penjual Serabi di Banjarnegara tetapi saya paling cocok dengan racikan Mbak Rini. Tekstur serabi empuk. Kering kriuk di bagian pinggir. Meski dalam kondisi sudah dingin, teksturnya tetap empuk. Ini berbeda dengan serabi-serabi yang pernah saya makan. Kalau sudah dingin pasti jadi keras. Rasa serabi Mbak Rini ada perpaduan gurih dan manis. Biasanya, serabi Banjarnegara dominan dengan rasa manis. Kalau yang satu ini rasa gurih santan masih terasa. Lebih bertahan lama rasanya ketika masuk mulut.

Saya -boleh dibilang- pecinta fanatik Serabi Mbak Rini. Beliau memang baru berjualan tiga tahun. Namun Mbak Rini adalah generasi ketiga penerus usaha Serabi. Keluarga Mbak Rini turun temurun berjualan serabi Banjarnegara. Sang Nenek yang memulai usaha ini terlebih dahulu. Beliau malang melintang di dunia per-serabi-an selama 30 tahun. Setelah tua dan tidak kuat lagi berjualan, usaha ini diteruskan oleh Ibunya Mbak Rini. 27 tahun Sang Ibu menjalankan warisan sang Nenek. Kemudian di teruskan oleh MBak Rini.

Meski sudah berjualan selama 60 tahun, jangan bayangkan Mbak Rini menggelar dagangannya di sebuah outlet megah. Mbak Rini berjualan serabi Banjarnegara di trotoar. Tepatnya di pojok perempatan Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Dipayuda. Buka setiap hari setelah subuh sampai habis. Saya pernah ke sini jam 7 pagi sudah habis. Saya coba datang 5.30 ternyata sudah banyak yang antri. Pantesan jam 7 sudah habis. Harga serabi ini Rp 1.000/biji.

Harganya memang sama dengan serabi Banjarnegara di tempat-tempat lain. Namun soal rasa, lidah memang tak bisa berbohong. Meski harus antri pagi-pagi ditengah cuaca dingin, saya ikhlas. Bagi pecinta kuliner pasti paham dengan tulisan saya di paragraf terakhir ini.  


Foto: koleksi pribadi