Selasa, 25 Februari 2020

Makanan dan Herbal yang Baik Untuk Luka Operasi Cepat Sembuh



Masa setelah operasi adalah masa pemulihan. Anda akan melewati beberapa waktu sebelum luka operasi benar-benar sembuh. Untuk membantu mempercepat penyembuhan, ada beberapa herbal dan makanan bagus untuk dikonsumsi. Tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasi pada dokter sangat diperlukan untuk mencegah hal buruk yang tidak diinginkan. Apalagi jika Anda mempunyai riwayat penyakit yang cukup serius. Berikut beberapa herbal dan makanan yang bagus untuk penyembuhan luka operasi.

Makanan Berprotein
Protein bagus untuk membantu pertumbuhan sel dan jaringan baru. Protein ini terdapat pada daging, ikan, ayam, telur, kacang kacangan, dan sayuran. Jika Anda merasa makanan di keseharian kurang protein, bisa meminta saran dokter suplemen apa yang sebaiknya dikonsumsi. Inbumin dengan kandungan asam amino dan protein adalah suplemen yang bagus untuk luka setelah operasi. Mudah didapatkan di apotik terdekat atau apotik online seperti Goapotik.

Sayuran Kaya Antioksidan
Membantu perbaikan kulit dan ligamen, antioksidan banyak terdapat pada tomat, wortel, bayam dan bawang putih. Selain itu antioksidan bagus untuk melindungi sel dari radikal bebas.



Vitamin C
Vitamin C bagus untuk mencegah infeksi. Banyak terdapat pada buah di sekitar kita seperti jeruk, mangga, stroberi, dan pepaya. Juga terdapat pada sayuran seperti kembang kol dan brokoli.

Ikan Gabus
Ikan gabus mengandung albumin yang akan membantu penyembuhan luka lebih cepat. Ikan ini bisa menjadi berbagai varian masakan, seperti pepes, gulai, atau balado agar tidak cepat bosan.

Minyak Zaitun
Minyak ini sudah terkenal bagus untuk kesehatan. Banyak orang yang setiap hari mengonsumsinya langsung atau dicampur pada masakan. Minyak zaitun membantu vitamin terserap lebih baik dan meningkatkan imunitas tubuh.

Makanan Berserat
Obat nyeri bisa menimbulkan efek sembelit atau susah buang air besar. Jika itu terjadi, maka makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah sangat diperlukan.

Konsumsi Air yang Cukup
8 gelas sehari adalah takaran ideal untuk mengkonsumsi air putih. Air bagus untuk metabolisme tubuh dan pembuangan racun. Jika Anda tidak suka minum air putih bisa membuat infuse water. Agar konsumsi air putih mencukupi setiap hari. 



Foto: koleksi goapotek

Senin, 24 Februari 2020

Review Drama Korea Black Dog, Serunya Dunia Sekolah yang Penuh Konflik

review drama korea black dog
(dari kiri) Pak Do, Bu Park, Bu Ko dan Pak Bae

Drama korea Black Dog ini selesai tayang minggu lalu di TvN. Topiknya tentang dunia pendidikan dengan konfliknya yang kompleks. Meski sudut penceritaannya dari sosok seorang guru. Namun bisa mewakili semua komponen sekolah yang berada di dalamnya.

Ko Haenul bersama rombongan sekolah pergi darmawisata. Ditengah jalan, bis yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di terowongan. Saat itu Haenul yang yang kakinya digips tidak bisa memanjat untuk keluar dari bis. Setelah semua rombongan keluar terowongan, mereka baru tersadar kalau Haenul masih ada di bis.

Pak Kim Yeongha, Sang Wali Kelas segera kembali ke bis. Ko Haenul berhasil diselamatkan dan dibawa oleh tim PMK ke luar terowongan. Namun sayang sebelum Pak Kim berhasil menjauh, bis meledak. Pak Kim meninggal di tempat kejadian.

Balas Jasa Seorang Murid

Peristiwa ini sangat membekas dalam benak Haenul. Pak Kim ini adalah guru kesayangannya. Setelah pemakaman baru diketahui kalau Pak Kim ini adalah guru sementara. Ini berarti Beliau tidak mempunyai asuransi. Keluarga tidak mendapatkan kompensasi yang layak dari negara dan sekolah.

Bu Song, istri Pak Kim membuka kedai mie untuk menyambung hidup. Haenul membantu Bu Song dengan suka rela setiap hari. Kebetulan Bu Song belum mempunyai anak dan tidak menikah lagi. Haenul sudah dianggap anak sendiri. 

Ko Haenul bertekad untuk menjadi guru sebagai balas jasanya untuk Pak Kim. Namun sayang Bu Song tidak menyetujuinya. Bu Song tidak ingin nasib Haenul seperti Pak Kim. Setiap guru baru pasti harus menjadi guru sementara terlebih dahulu. Untuk masalah pengangkatan sebagai guru tetap tergantung dari kebijakan sekolah masing-masing.

review drama korea black dog


Nah nasib guru sementara ini tidak pernah jelas. Berapa lama harus mengajar di sekolah tidak ada ketentuan yang jelas. Kalau pihak sekolah tidak suka maka bisa langsung memecat guru sementara. Masalah gaji juga tergantung dari kebijakan sekolah. Padahal guru sementara ini juga selalu pulang malam sama seperti guru tetap.

Awal baru Sebagai Guru

Ko Haenul (Seo Hyun Jin) ngotot. Dia ingin menjadi guru seperti Pak Kim. Titik. Akhirnya Ko Haenul diterima sebagai guru sementara di SMA Daechi. Wanita cantik ini mengajar Bahasa Korea. Dia secara remsi mendapat panggilan baru, Bu Ko. Ternyata menjadi guru tak semudah yang dibayangkan selama ini. Selain mengajar, banyak sekali tugas administrasi yang harus dikerjakan.

Selain itu ada banyak intrik dan permainan politik dalam sekolah. Bu Ko juga harus menghadapi murid-murid dengan aneka permasalahnnya. Kumpul jadi satu semua permasalahan tersebut. Saat liburan musim dingin Bu Ko sudah masuk sekolah. Tentu saja mengerjakan berbagai tugas admisnitrasi yang tak ada habisnya setiap hari.

Bu Ko stress. Pasti. Inilah alasan kenapa Bu Song tidak setuju Bu Ko menjadi guru. Beliau paham betul bagaimana perjuangan Sang Suami selama menjadi guru sementara. Untunglah kedua orang tua Bu Ko sangat mendukungnya menjadi guru. Meski hanya sebagai guru sementara, Ayah Ibunya sangat bahagia.

Belum juga mulai sekolah sudah ada gosip miring tak sedap. Ada isu kalau Bu Ko masuk SMA Daechi dengan bantuan Pak Moon, pamannya. Pak Moon (Jung Hae Kyun) ini adalah Ketua Urusan Sekolah, setingkat dibawah wakil kepala sekolah. Padahal bu Ko baru tahu kalau Pak Moon ini Pamannya setelah diterima menjadi guru. Pak Moon ini saudara jauh, Bu Ko tidak pernah ketemu. Bu Ko tahunya setelah diberitahu ibunya.

Untunglah Bu Ko masuk ke Tim Pra Perguruan tinggi yang sangat membantu. Tim ini beranggotakan Pak Bae (Lee Chang Hoon), Pak Do (Ha Joon) dan dipimpin oleh Bu Park Seongsun (Ra Mi Ran). Mereka berempat adalah support center Bu Ko. Kemampuan mengajar dan kepandaian Bu Ko diatas rata-rata. Meski guru baru beliau mampu mensejajarkan diri dengan para guru lama. Hal ini yang membuat Bu Ko menonjol diantara guru sementara. Tentu saja bikin iri yang lain.

review drama korea black dog
Ku Jaehyeon dan Jin Yura, dua murid kelas Icarus yang paling pintar.

Dalam drama ini juga ditunjukkan bagaimana sengitnya perjuangan anak-anak untuk masuk perguruan tinggi bergengsi. Ada kelas icarus yang khusus mengakomodasi kebutuhan belajar anak-anak lever 1 dan 2. Bagaimana dengan anak level 3 kebawah. Otomatis iri banget mereka. Namun bagaimana lagi. Keputusan sekolah seperti itu.

Konflik yang Seru

Konflik dalam drama ini sangat nyata. Ada guru sementara yang sudah mengajar 6 tahun namun belum diangkat menjadi guru tetap. Murid pintar dari keluarga tidak mampu. Wali murid yang selalu turut campur dengan urusan anaknya di sekolah. Guru senior yang reseh dan menekan Bu Ko. Guru senior yang ingin show up tapi tidak punya kemampuan. Guru sementara yang masuk karena kolusi saudaranya. Kepala yayasan yang tidak peka dengan kebutuhan sekolah. Ada juga murid yang memilih keluar dari sekolah karena merasa tidak passion-nya untuk sekolah dan memilih untuk bekerja.

Kompleks dan padat permasalahan dunia pendidikan. Namun semua konflik ini membikin seru. Saya tersentuh saat Bu Ko harus menghadapi Hwang Botong yang ingin keluar sekolah. Bu Ko sangat terpukul. Selama ini Bu Ko selalu menangani siswa yang mempunyai semangat juang tinggi untuk sekolah dan kuliah. Sebagai wali kelas, Bu Ko berjuang mati-matian agar Botong menyelesaikan sekolahnya. Sayang sudah kelas 3 kalau tidak diselesaikan.

Namun Botong sudah bertekad bulat. Selain karena faktor ekonomi, Botong juga merasa tidak mempunyai passion untuk sekolah. Anak ini lebih memilih menjadi animator. Bahkan dia sudah menerbitkan komik di webtoon. Apalagi Sang Ayah sangat mendukung keputusan putranya untuk berhenti sekolah.

Konflik batin terus berkepanjangan. Hingga suatu saat Bu Ko menyadari kalau segala usahanya sia-sia. Akhirnya beliau menyerah dan mengikhlaskan Botong untuk keluar sekolah. Namun beliau memberi syarat. Botong harus menjadi animator yang sukses. Karya komiknya harus banyak dan bermutu. Botong menyanggupi syarat tersebut. Saya meleleh waktu adegan Bu Ko digambar Botong dan menjadi tokoh utama anime-nya. So sweet.

Selama nonton drama ini, saya jadi kangen ngajar lagi. Suasana sekolah dan interaksi antar guru dan murid sangat intens. Akting pemainnya juga menawan. Bahkan para pemain remaja yang berperan sebagai murid aktingnya natural. Make up pun tidak ada yang berlebihan. Sangat natural. Nyaris tanpa make up. Saya merasa nyaman menonton drama ini mulai awal hingga akhir.   



Foto : koleksi TvN

Sabtu, 22 Februari 2020

Wajik Kletik Makanan Khas dari Blitar Jawa timur

wajik kletik makanan khas blitar jawa timur

Wajik kletik gulo jowo
Luwih becik (urip) sing prasojo

Artinya:
Wajik kletik gula Jawa
Lebih baik hidup yang bersahaja

Ini adalah parikan bahasa Jawa yang memberi nasihat agar kita kalau hidup yang sederhana saja. Tidak perlu bermewah-mewah. Begitulah keluhuran Bahasa Jawa. Urusan makanan saja bisa dijadikan perantara untuk nasehati.

Wajik kletik ini adalah salah satu makanan khas dari kota Blitar. Sebenarnya wajik ini adalah makan khas daerah Pulau Jawa. Khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun hanya wajik biasa. Kalau wajik kletik ini agak berbeda. Ada campuran beras ketan yang masih agak mentah. Kalau digigit ada sensasi kletik-kletik. Dari sinilah asal muasal nama wajik kletik.

Pembuatan wajik kletik ini sama dengan wajik biasa. Bahannya juga sama yaitu beras ketan, gula Jawa, santan kepala atau parutan kelapa. Namun ada sedikit perbedaan untuk bahannya. Wajik kletik menggunakan perutan kelapa yang sudah tua plus tambahan beras ketan yang masih setengah matang.

Semua bahan ini dimasak sampai matang dan lengket, lalu didinginkan. Kemudian dibungkus dengan klobot. Ini nih yang unik. Klobot ini adalah bungkus tongkol jagung yang sudah mengering. Sebelum digunakan untuk membungkus, klobot disetrika lebih dahulu.

Namun saat ini banyak penjual yang tidak menggunakan tambahan beras ketan setengah matang. Sensasi kletik-kletiknya tidak ada. Hanya wajik yang dibungkus klobot. Namun parutan kelapanya lebih bnayak. Teksturnya juga lebih lembut. Rasanya sih masih tetap sama.

Wajik biasa menjadi hidangan utama dalam acara lamaran, pernikahan dan selamatan kelahiran atau kematian. Wajik ini kan teksturnya lengket. Dengan adanya hidangan wajik ini diharapkan kedua insan yang menikah akan terus lengket. Pernikahannya akan langgeng. Kalau wajik dalam acara selamatan lainnya diharapkan hubungan antar tetangga akan selalu rukun dan terus lengket.

Kalau wajik kletik ini murni hanya sebagai jajanan yang dijual bebas. Saya belum pernah menemukan wajik kletik dijadikan hidangan untuk acara lamaran, pernikahan atau selamatan. Entah apa yang mendasarinya. Saya taidak tahu.

Ada sebuah literatur yang menyebutkan kalau wajik ini adalah jajanan yang sudah ada sejak jaman Majapahit. Pada kitab Nawasuci atau Sang Hyang Tattawajnana tertulis tentang wajik di dalamnya. Kitab ini adalah karangan Mpu Siwamurti pada tahun 1500-1619 M.

Namun saya belum menemukan literatur sejarah tentang wajik kletik. Jadi tidak tahu sejak kapan wajik kletik ini sudah beredar di masyarakat. Meski merupakan makanan khas daerah Blitar, Jawa Timur. Pada beberapa daerah di Jawa Tengah kita bisa menemukan wajik kletik ini. 



Foto : koleksi pribadi

Kamis, 06 Februari 2020

Warung Prasmanan Barokah Mbak Misla Leces Probolinggo


Kalau sedang perjalanan ke suatu daerah, lalu lapar. Rasanya ingin sekali segera makan tapi belum pernah makan di daerah tersebut. Belum punya referensi terpercaya. Ya sudahlah. Modalnya hanya bismillah. Main feeling. Serta banyak-banyak berdoa semoga makanannya enak.

Beberapa waktu lalu kami sekeluarga ada keperluan mendadak ke Lumajang. Berangkat pagi hari dengan terburu-buru. Tidak sempat sarapan. Langsung masuk tol tancap gas untuk memburu waktu. Turun dari tol Probolinggo Timur baru terasa lapar.

Ya sudahlah cari sarapan dulu. Kebetulan kami tidak punya referensi tempat makan enak di daerah Leces Probolinggo. Modal bismillah saja. Ada yang request ingin makanan berkuah dan panas biar bisa menghangatkan perut. Saya hanya terlintas rawon atau soto. Pagi begini masak mau makan bakso. Nggak cocok.

Ternyata ada yang minta sarapan rawon saja. Ya sudahlah. Fokus mencari tempat makan rawon enak di Leces Probolinggo. Tiba-tiba lihat papan nama dan banner besar warung prasmanan. Tertulis di situ ada rawon juga. Kita memilih berhenti di warung ini.



Kalau pergi dengan banyak orang, saya lebih suka makan di tempat makan prasmanan seperti ini. Daripada tempat makan yang hanya menyediakan satu atau dua menu masakan. Banyak kepala pasti banyak selera dan keinginan. Kalau bisa memuaskan semuanya, rasanya lebih bahagia.

Pada plang papan nama di depan warung tertulis Warung Prasmanan Barokah Mbak Misla. Begitu lihat etalase aneka lauk terhidang. Menu rumahan. Asyik. Meski diolah dengan cita rasa Madura namun masih cocok dengan lidah Jawa. Masakannya tidak terlalu asin atau hambar. Pas gurihnya.

Lauknya bervariasi, ada seafood, ayam, daging dan jerohan. Menu seafood adalah cumi bumbu hitam, ikan laut bumbu kuning aneka ikan panggangan. Kalau ayan dan daging ada yang goreng dan juga ada yang berbumbu kuning santan kental.     
 
Satu hal yang saya suka di sini adalah seafoodnya masih segar. Dibeli langsung dari para nelayan yang baru pulang melaut. Terasa banget pas saya makan cumi bumbu hitam. Cuminya masih bau laut. Nggak amis. Ada aroma asinnya tapi nggak terasa asin ya. Aroma lautnya masih melekat. Bagi yang pernah makan seafood langsung dari laut pasti suka banget masakan di sini.


Tersedia juga aneka sayur berkuah, antara lain rawon, sop ayam, dan sayur manisan bersantan. Komplit. Mau yang kering, kuah nyemek-nyemek atau berkuah segar tersedia.

Pas selesai sholat dhuhur, pembelinya langsung banyak. Para jamaah sholat di mushola sebelah tempat makan ini langsung pada makan soalnya. Oh ya di sini pembeli ambil sendiri makanan yang diinginkan. Tidak ada batasan sama sekali.

Tersedia dua macam nasi, yaitu nasi putih dan nasi jagung. Mayoritas pembeli memilih nasi jagung. Saya pun milih nasi jagung. Penasaran kok banyak yang ambil. Ternyata memang enak banget nasi jagungnya. Cocok banget dimakan dengan cumi hitam.

Harganya juga tidak mahal. Untuk 2 porsi nasi jagung dan cumi hitam, 1 porsi nasi rawon, 2 jeruk hangat, 1 es fanta dan 5 plastik kerupuk totalnya Rp 64.000. Mohon maaf tidak ada perincian harga perporsi. Langsung dihitung totalnya.



Lokasinya warung prasmanan Barokah Mbak Misla ini ada di sebelah kiri Jalan Raya Leces - Lumajang. Kalau dari pintu keluar tol Probolinggo Timur, belok kiri ke arah Lumajang. Nggak jauh. Nanti akan terlihat plang warung prasmanan ini.

Selain tempat makan, dilengkapi juga dengan mushola dan kamar mandi yang bersih. Bisa sekalian istirahat makan dan sholat. Tak perlu berhenti lagi nanti kalau mau sholat. 

Sudah beberapa kali kejadian seperti ini. Saya menerapkan rumus pasrah dan ihklas saja. Alhamdulilah selalu dapat tempat makan yang enak dan memuaskan pelayannya. Harganya pun masih standart.

Kalau cuma saya dan suami sih gampang. Kami bisa nahan lapar sampai ketemu tempat makan yang biasa kami datangi. Kalau pas pergi berombongan tidak mungkin menyuruh nahan lapar. Tiap orang mempunyai keinginan dan kemampuan berbeda.

Ini serunya pergi berombongan. Yang penting semua bahagia selama perjalanan.




Foto: koleksi pribadi.

Minggu, 02 Februari 2020

Review Drama Korea The Psikopath Diary


Drama The Psikopath Diary baru saja selesai tayang di TvN. Meski termasuk genre thriller namun ringan. Banyak adegan malah jadi komedi satire. Tidak menegangkan sama sekali. Meski terkadang saya geregetan juga.

Yook Dong Sik frustasi dengan hidupnya. Dia merasa bersalah dan tidak berguna menjadi seorang anak. Sudah bikin malu dan menyusahkan orang tua. Karir di kantor juga berjalan stagnan. Bahkan cenderung mandeg. Dia sering diperalat seniornya. Selain itu juga dibenci manager-nya. Dong Sik memutuskan bunuh diri.

Dong Sik memilih untuk loncat dari gedung yang sedang dibangun. Gedung ini milik perusahaannya. Namun ketika dia hendak bunuh diri, dia melihat peristiwa pembunuhan. Korban pembunuhan itu melawan dan mengakibatkan diary pembunuh terlempar ke tempat persembunyian. Diary itu diambil Dong Sik. 

Shock. Dong Sik tak bisa menguasai diri. Pemuda ini menyenggol tumpukan pipa besi tempat persembunyiannya. Pipa berjatuhan dan Dong Sik melarikan diri. Dong Sik lari sekuat tenaga. Ketika sampai depan gedung, dia tertabrak mobil petugas polisi Sim Bogyeong yang sedang patroli. 

Dong Sik tak sadarkan diri cukup lama di rumah sakit. Ketika sadar, ternyata dia mengalami amnesia. Dong Sik menganggap bahwa diary milik sang pembunuh itu sebagai miliknya. Padahal dalam diary merah itu dituliskan riwayat pembunuhan yang sudah dilakukan. Lengkap dengan identitas korban dan cara pembunuhannya.



Sejak saat itu Dong Sik menganggap dirinya adalah seorang pembunuh. Aneka perasaan bercampur baur. Ini nih yang mulai banyak adegan lucu. Dong Sik ini pada awal drama diceritakan sebagai orang yang baik pada semua orang, lembut hati, penakut dan pengalah. Lalu berubah menjadi garang dan pemberani. Dong Sik membuat tetangganya Chil Sung yang seorang preman harus bertekuk padanya. Bahkan rela menjadi anak buahnya.

Begitu hebatnya persepsi. Perilaku Dong Sik berubah. Meski begitu Dong Sik tidak pernah tega memukul atau membunuh. Memang sifat dasarnya lemah lembut dan nggak tegaan. Mau bagaimana lagi. Meski pasang aksi sok garang tetep saja hati kecilnya memberontak. Kecerdikannya saja yang mampu membuat musuh bertekuk lutut di depannya.  

Lalu siap pembunuh yang sebenarnya? Dia adalah Seo In Woo. Direktur Dong Sik. Anak seorang konglomerat. Pemilik Daehan Securitas, tempat Dong Sik bekerja. In Woo senang sekali ketika tahu kalau diary miliknya ada di Dong Sik. Pemuda ini berusaha agar Dong Sik dipenjara karena perbuatannya.

Berbagai cara dilakukan In Woo. Akhirnya berhasil juga menjebloskan Dong Sik ke penjara. Tentu saja berdasarkan bukti buku diary merah tersebut. Memang dasarnya orang baik ya. Dong Sik sudah masuk penjara sebagai pembunuh pun keluarga dan teman-teman tetap membelanya. Mereka tidak percaya kalau Dong Sik tega membunuh banyak orang. Namun kejahatan sudah terlanjur diakui. Pembunuh predator sudah tersemat di dada Dong Sik.

Untunglah sejak  inside tabrakan, Dong Sik berteman akrab dengan Opsir Sim Bogyeong dan partnernya Opsir Heo Taek Soo. Meski baru kenal, namun Sim Bogyeong punya firasat Dong Sik bukanlah pembunuhnya. Naluri detektif polisi satu ini memang tajam.



Bogyeong berpendapat Dong Sik ini dijebak oleh pembunuh yang asli. Asumsi ini berdasarkan kasus pembunuhan terakhir. Dong Sik dapat SMS disuruh datang ke suatu tempat dan sudah ada korban. Kondisi korban terikat. Dong Sik mau membunuhnya namun tidak bisa. Nuraninya bertarung.

Tidak sengaja Dong Sik terjatuh dari tangga dan pingsan. Ketika sadar, korban sudah meninggal. Padahal sebelum pingsan, korban masih hidup. Selain itu DNA Dong Sik bertebaran di TKP. Padahal kalau memang niatnya membunuh tidak akan mungkin meninggalkan jejak. Pembunuh predator selalu teliti membersihkan TKP sehingga pembunuhan tampak seperti bunuh diri biasa.

Bogyeong mendatangi Dongsik di penjara dan mendesak untuk mengingat-ingat kembali jati dirinya yang sebenarnya. Gadis cantik ini membeberkan berbagai fakta janggal di kasus pembunuhannya yang terakhir. Dong Sik mulai ragu dengan jati dirinya sebagai pembunuh. Secara tak sengaja Dong Sik mengalami peristiwa yang memicu ingatannya yang sempat hilang. Dia seperti berada di lokasi pembunuhan ketika akan bunuh diri.

Dari sinilah Dong Sik tahu pembunuh yang sebenarnya. Pemuda ini melarikan diri dari penjara. Dia kecewa merasa dibohongi dan bertekad ingin memasukkan In Woo ke penjara. Kalau menurut saya, mulai episode ini mulai seru. Dong Sik dan In Woo saling adu strategi dan kecerdikan.

Keluarga dan teman-teman yang tahu kalau Dong Sik ingin menangkap pembunuh yang asli, langsung membantu dengan sepenuh hati. Dong Sik mulai menyusun strategi bersama Bogyeong dan Chil Sung. Sayang Inspektur Ryu yang tahu betul kalau In Woo ini seorang pembunuh tiba-tiba meninggal karena tertabrak truk.



Bukti rekaman pembicaraan inspektur Ryu terkait In Woo rusak berat. Tidak bisa diperbaiki. Akhirnya Dong Sik memutuskan untuk menjebak In Woo demi mendapatkan bukti langsung. Berliku sekali jalan untuk mendapatkan bukti.

Hingga pada suatu saat Dong Sik sudah dalam kondisi lemah hampir menyerah. Namun dia melihat sendiri In Woo menembak CEO Seo, ayah kandungnya. Dong Sik langsung tersadar dan bertekad memenjarakan In Woo secepatnya. Sebelum banyak korban berjatuhan.

Apakah Dong Sik berhasil memenjarakan In Woo? Lihat saja sendiri. Nggak seru kalau saya cerita di sini.

Selama drama ini berlangsung banyak cukilan adegan film thriller. Dikisahkan kalau Dong Sik ini penggemar berat film dan novel thriller. Banyak poster film favoritnya di dinding kamar. Dong Sik kalau sedang menyelidiki sesuatu atau membuat strategi selau berdasarkan film atau novel koleksinya tersebut. Para pencinta film thriller klasik serasa diajak bernostalgia saat menonton drama ini. 



Foto: koleksi TvN.

Sabtu, 01 Februari 2020

Info Lomba Blog Februari 2020



Alhamdulillah sudah masuk bulan Februari. Sudah mulai sering turun hujan. Diberbagai daerah banyak yang banjir pula. Semoga kita semua terhindar dari berbagai bencana. Semoga hujan membawa berkah banyak rejeki buat kita semua.

Seperti biasa di tanggal 1 ada berbagai info lomba blog. Tidak banyak namun menarik untuk diikuti. Semoga menang ya.

1. Lomba Blog Hacktiv8

Deadline: 5 Februari 2020

Tema : Mengapa pendidikan berbasis online di Indonesia sangat penting dan bagaimana HACKTIV8 Online program dapat memenuhi kebutuhan tersebut

Hadiah:
Juara 1 : Smartwatch Xiaomi Amazfit GTS
Juara 2 : Voucher MAP Rp 700.000
Juara 3 : Voucher MAP Rp 500.000

Link info: https://blog.hacktiv8.com/h8blogcomp/



2. Lomba Blog Writingthon Sumedang

Deadline: 17 Februari 2020

Tema :
- Destinasi wisata Sumedang
- Potensi ekonomi kreatif Sumedang

Hadiah: total 35 juta untuk 15 pemenang + traveling dan akomodasi selama karantina

Link info dan submit link blog : http://writingthon.bitread.id/blog/2020/01/writingthon-jelajahi-sumedang



3. Lomba Blog Forest Cuisine

Deadline: 18 Februari 2020

Tema : Hutan adalah sumber pangan

Hadiah:
Juara 1 : Rp 5.000.000
Juara 2 : Rp 3.000.000
Juara 3 : Rp 2.000.000

Link info dan submit link blog: https://bloggerperempuan.co.id/forest-cuisine-blog-competition/



4. Lomba Blog OYO Hotels

Deadline: 24 Februari 2020

Tema : Tunjukkan cinta OYO Hotels versi kamu

Hadiah:
Juara 1 : Rp 7.000.000
Juara 2 : Rp 4.000.000
Juara 3 : Rp 2.000.000

Link info dan submit link blog: https://www.oyorooms.com/id/blog/love-oyo-hotels-blog-competitions/



5. Lomba Blog Digimart

Deadline: 25 Februari 2020

Tema : Situs freelancer Indonesia

Hadiah:
Juara 1 : Rp 2.000.000
Juara 2 : Rp 1.000.000
Juara 3 : Rp    500.000
Hadiah hiburan @ Rp 100.000 untuk 15 orang

Link info dan submit link blog : https://digimart.co.id/news/promo/lomba-ngeblog/



6. Lomba Blog Neo Study

Deadline: 28 Februari 2020

Unduh aplikasi Neo Study di Play Store atau Apps Store IOS. Ambil placement test. Coba rasakan belajar bahasa Inggris menggunakan Neo Study melalui fitur Try Before Buy. Lalu tulis pengalaman kamu di blog dengan kriteria:⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
- Panjang tulisan minimal 500 kata⁣⁣⁣
- Tulisan mengandung link⁣ unik (akan dikirimkan setelah register)⁣⁣
- Tulisan mengandung keyword unik (akan dikirimkan setelah register)⁣⁣⁣
- Tulisan original dan tidak mengandung SARA⁣⁣⁣


Hadiah:
Juara 1 : Paket belajar Neo + Rp 1.500.000
Juara 2 : Paket belajar Neo + Rp 1.000.000
Juara 3 : Paket belajar Neo + Rp    500.000

Link pendaftaran :  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScldWzAkA9pwkfnmxqrrbU6kfZxS_Ssvi27esw9HeBFPyAqAw/viewform?usp=sf_link

Link submit blogpost :  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeVf6wAEI4TqMWSIfgSHCSPGsA_2MVegOTrJpsI3oyia6BO5g/viewform?usp=sf_link



7. Lomba Blog Coocaa TV

Deadline: 25 Februari 2020

Tema : review produk coocaa TV

Hadiah:
Juara 1 : Coocaa Android TV
Juara 2 : Coocaa LED TV 32"
Juara 3 : Coocaa LED TV 24"

Link info : https://www.facebook.com/coocaaindonesia/posts/2500646910173200


Selasa, 21 Januari 2020

Warung Tongseng Pak Wakijan di Pakem Yogyakarta

Selama musim liburan akhir tahun memang rencana di rumah saja. Males mau kemana-mana. Males terjebak macet. Sudah jadi rahasia umum kalau musim liburan macet menggila dimana-mana. Qodarullah saya dan suami harus ke Banjarnegara di awal Januari. Ternyata kita menginap di Jogjakarta. Ya sudahlah. Sekalian jalan-jalan. Liburan singkat.

Kami berencana akan menginap di tengah kota Jogjakarta dan menyewa sepeda motor. Ada beberapa urusan yang kebetulan lokasinya di tengah kota. Ternyata rencana berubah. Kami hanya bisa menginap di Jogja selama satu hari. Ya sudahlah. Akhirnya kami menginap di Kaliurang saja. 

Kaliurang ini banyak tempat makan di sepanjang jalan. Terutama di daerah Kaliurang Bawah. Sekali-kali coba makanan di daerah Kaliurang Atas. Kami pun mulai menyusuri daerah Pakem. Kami memang lagi kangen sama tengkleng dan tongseng. Suami ingin coba ke warung tengkleng Pak Kribo di depan Pasar Pakem. 

Ternyata warung tengkleng Pak Kribo hanya buka malam hari. Padahal kami harus pulang ke Surabaya setelah magrib. Wah kecewa banget. Ya sudahlah cari tempat lain. Eh ternyata tempat makan tengkleng dan tongseng di daerah Pakem buka malam hari. 


Untunglah ketemu satu warung yang buka. Namun hanya ada tongseng, gule dan sate. Tidak ada tengkleng. Tongseng Pak Wakijan. Tempatnya persis di seberang Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Pakem. Warungnya sederhana. Merupakan bagian depan rumah. Warung ini sudah berjualan tongseng selama 30 tahun.

Warung Pak Wakijan buka setiap hari setelah Dhuhur sampai jam 22.00 WIB. Kebetulan, kami pelanggan pertama. Setelah kami pesan, Pak Wakijan langsung menyalakan anglo arang. Wah, sip nih. Para penjual tongseng sudah jarang yang menggunakan anglo arang. Banyak yang menggunakan kompor gas biasa. Padahal justru arang ini yang bikin cita rasa masakan lebih nikmat.

Tempatnya sederhana. Ada dua meja memanjang. Lantainya dari tanah. Namun ini yang ngangenin. Seperti makan di rumah desa. Seandainya lokasi warung ini di pinggir sawah, mantap deh. Apalagi masaknya pakai anglo. Cocok.

Warung ini dulu milik Ayahnya Bu Wakijan. Setelah Sang Ayah meninggal, Bu Wakijan yang meneruskan. Sementara itu Pak Wakijan bekerja sebagai sopir. Ketika Pak Wakijan berhenti menjadi sopir dan memilih untuk berjualan tongseng hingga sekarang.


Daging kambing disajikan secara langsung. Bagian depan warung ada etalase kaca yang menggantung daging kambing mentah. Daging akan dipotong langsung lalu dimasak dengan bumbu di wajan. Kalau sudah empuk dan bumbu merasuk, baru dituangkan kuah gule.

Tongseng di sini ada dua pilihan, gurih dan manis. Saya pilih yang manis. Penasaran ingin tahu rasanya tongseng manis. Ternyata ada tambahan gula merah yang dimasukkan ke wajan beberapa saat sebelum tongseng diangkat. Bagaimana rasanya? ya manis. Saya sampai pakai nasi banyak untuk menetralisir rasa manis.

Rasa manis sebenarnya hanya terasa di kuah. Kalau makan dagingnya saja tidak akan terasa manis. Kalau makan tanpa kuah tak akan terasa manis. Meski terasa manis namun rempah pada bumbu masih terasa meski samar. Ketutup dengan rasa manis. Lain kali saya akan pilih yang gurih saja.

Secara keseluruhan tongseng ini enak. Kalau yang rasa gurih, bumbu rempahnya sangat terasa. Masakan di warung ini tidak menggunakan MSG dan vitsin. Hanya menggunakan garam dan gula sebagai perasa. Ini nih yang saya suka. Aman buat saya yang alergi vitsin.

Kalau harganya masih standart. Tongseng tanpa nasi Rp 25.000/porsi. Kalau tongseng pakai nasi Rp 27.000/porsi.



Foto: koleksi pribadi