Review Drama Korea Innocent Defendant

Jaksa Park Jung-woo (Ji Sung) dalam kondisi amnesia. Istrinya Yoon Ji-soo (Son Yeo-eun) ditemukan meninggal karena luka tusukan. Sementara anaknya Park Ha-yeon (Shin rin-ah) hilang entah kemana. Semua bukti mengarah ke Jaksa Park. Otomatis Dia dijadikan tersangka. Apalagi Jaksa Park dalam kondisi amnesia. Diagnosa psikiater menyebutkan Jaksa Park amnesia karena terguncang atau penyangkalan dalam diri, yang terlalu kuat kalau dia telah membunuh istrinya. Ada kenangan buruk yang berusaha 'dihilangkan'.

Saat di penjara, Jaksa Park mendapat teman sekamar yang baik-baik. Meski pada awalnya ada drama, namun pada akhirnya mereka baik semua. Lalu muncul Shin Cheol-sik (Jo Jae-yoo). Seorang Ketua Preman yang pernah diajak Jaksa Park untuk menangkap penjahat di rumah duka. Ceol-sik marah-marah dan ingin segera dikeluarkan. Jaksa Park bingung, dia lupa siapa dan apa yang terjadi pada sosok preman tersebut.  

Menyusun Puzzle
Kondisi ingatan Park Jung-woo ternyata datang dan pergi. Saat ingatannya normal, Dia menjadi sosok Jaksa Park yang sesungguhnya. Paham dengan dunia hukum dan memberikan bantuan gratis untuk kasus teman-temannya. Namun saat ingatannya hilang, Dia menjelma menjadi sosok yang berbeda. Sensitif, linglung dan suka melamun.

Ingatan Jaksa Park seperti puzzle. Hal-hal yang muncul dalam ingatannya hanya berupa potongan peristiwa. Jaksa Park berusaha keras untuk menyusun satu persatu agar ingatannya utuh. Ini yang susah. Saat ingatan muncul terkadang bukan peristiwa yang sama seperti sebelumnya. 

Jaksa Park harus berusaha keras menyusun memori yang muncul setiap kali Dia teringat sesuatu. Dia menulis nama atau peristiwa yang sekiranya muncul. Paling susah saat Jaksa Park harus masuk sel isolasi karena terlibat perkelahian atau masalah dengan sesama narapidana. Tak ada alat tulis seperti di kamar sel. Saat ingatannya muncul tiba-tiba, Jaksa Kang menulis di lantai dengan menggunakan kuku. Terjawab sudah kenapa kuku-kuku Jaksa Kang hitam dan ada banyak bekas luka.

Selama persidangan, Seo Eun-hye (Kwon You-ri) sebagai pengacanya Jaksa Park. Pengacara Seo adalah pengacara muda yang baru tahap awal menjadi pengacara. Padahal kasus Jaksa Park tergolong berat. Kenapa tidak memilih pengacara senior dengan banyak pengalaman? Ternyata Pengacara Seo seorang yang ulet dan sabar dalam menyelidiki suatu kasus. Meski begitu Pengacara Seo butuh waktu untuk mendapat kepercayaan penuh dari Jaksa Park Jung-woo.

Sandiwara
Narapidana mati biasanya belajar spiritualitas untuk mengisi waktu di penjara. Namun Jung-woo fokus untuk mengembalikan ingatannya kembali. Dia bertekad untuk mencari dan menghukum pembunuh istrinya. Dia yakin kalau tidak membunuh istrinya. 

Jung-woo diam saja meski setiap hari harus menerima kebencian dari Yoon Tae-soo (Kang Seong-min), adik istrinya. Tae-soo bekerja sebagai sipir di penjara Jung-woo. Tae-soo sering bertanya dimana Park Ha-yeon (Shin rin-ah) dimakamkan. Ha-yeon adalah anak Jung-woo. Rekaman CCTV di malam kejadian menunjukkan kalau Jung-woo membawa koper besar dan memasukkan ke bagasi mobilnya. Koper itu dicurigai berisi mayat Ha-yeon.

Kerja keras Jung-woo mulai membuahkan hasil. Dia mulai bisa menyatukan berbagai peristiwa dalam puzzle ingatannya. Namun Jung-woo harus tetap merahasiakan kalau ingatannya sudah pulih. Bahkan pada dokter penjara, yang menerapi pun Dia bersandiwara kalau masih amnesia. Hanya Pengacara Seo yang tahu kalau kondisi ingatannya sudah pulih.

Kenapa Jung-woo bersikap seperti itu? karena Ha-yeon disandera oleh Cha Min-ho. Jung-woo harus menemukan anaknya dulu, barulah bisa leluasa membuka semua kejahatan Cha Min-ho dan membalas dendam kematian istrinya. 

Cha Min-ho (Um Ki-joon) putra konglomerat group Chamyung membunuh Kakak kembarnya Cha Sun-ho (Um Ki-joon). Cha Sun-ho adalah CEO Perusahaan Group Cha. Pria muda ini tangan kanan Ketua Cha, ayahnya. Cha Sun-ho seorang pria muda yang tampan, cerdas dan sangat handal dalam menjalankan bisnis. Sementara Cha Min-ho berbanding terbalik dengan Kakaknya. Min-ho tidak pandai dalam akademis dan selalu membuat masalah namun dia jago melukis.

Min-ho sudah lama insecure dengan Sang Kakak dan gampang depresi. Puncaknya saat Sang Kakak dijodohkan dengan Na Yeon-hee (Uhm Hyun-kyung). Min-ho dan Yeon-hee pacaran diam-diam. Sun-ho tahu mereka pacaran tapi tetap menerima perjodohan tersebut. Bahkan sampai keduanya menikah. Min-ho marah besar mengetahui hal ini. Sun-ho anak Bapak banget. Apa yang diperintah Ayahnya akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Sementara Yeon-hee terpaksa mau menerima Sun-ho karena ingin merebut kembali perusahaan keluarganya. Perusahaan tersebut diambil paksa Ketua Cha. Padahal saat menikah Yeon-hee sedang mengandung anak Min-ho. Sun-ho tahu tentang hal tersebut. Sun-ho tetap memperlakukan Yeon-hee dengan sangat baik. Bahkan juga menyayangi anak Yeon-hee dengan tulus. Dianggap seperti anaknya sendiri. Sun-ho juga membebaskan Yeon-hee bersikap semaunya. 

Ibu muda ini selama bertahun-tahun memperlakukan Sun-ho dengan buruk. Bahkan tidak mau menjalankan kewajibannya sebagai istri, tetapi Sun-ho tetap baik. Tidak pernah selingkuh atau marah padanya selama 6 tahun menikah. Yeon-hee yang awalnya sangat membenci Sun-ho perlahan mulai menyayanginya.

Kebencian Min-ho pada Sun-ho terus berkumpul dan memuncak. Pada suatu malam Min-ho membunuh Sun-ho. Meski awalnya karena tak sengaja dan Sun-ho masih sadar. Min-ho bukannya menyelamatkan malah membunuh dan menyamarkan kematian Sun-ho sebagai peristiwa bunuh diri. Min-ho menyamar sebagai Sun-ho. Sedangkan yang bunuh diri dibuat sebagai dirinya.

Min-ho memakai identitas Sun-ho agar bisa hidup bersama dengan Yeon-hee. Meski kembar identik tetap saja Ayah dan Ibunya tahu kalau sosok Sun-ho adalah Min-ho. Sang Ayah pura-pura tidak tahu meski menahan kesedihan atas kematian putra kesayangannya. Berbeda dengan Sang Ibu yang tak terima Sun-ho meninggal. Setiap kali bertemu dengan sosok Sun-ho, Sang Ibu selalu memanggil namanya Min-ho. Ini yang selalu membuat Min-ho salah tingkah. Untung Ibunya sedang sakit, orang-orang disekitarnya menganggap penyakit syaraf Ibunya yang membuat salah mengenali anaknya.

Yeon-hee saat mengetahui bahwa yang meninggal adalah Sun-ho, perasaannya campur aduk. Antara bahagia, sedih dan takut. Dia ngeri orang yang selama ini dicintai tega membunuh Kakaknya sendiri.

Penutupan Perkara
Sialnya, Jaksa Park Jung-woo curiga kalau yang bunuh diri di apartemen bukanlah Cha Min-ho yang sebenarnya. Jung-woo terkenal sebagai Jaksa yang gigih dalam melakukan penyelidikan. Akhinya ketemu fakta-fakta bahwa jasad yang meninggal adalah Cha Sun-ho. Sementara Cha Min-ho asli menyamar sebagai Cha Sun-ho. Jaksa Park sedang menyusun perkara tersebut untuk diajukan ke pengadilan.

Cha Min-ho panik mendengar hal ini. Dia takut identitasnya terbongkar. Dia pasti masuk penjara. Dasar Min-ho ini pendek akal. Dalam pikirannya hanya ada satu, perkara ini harus ditutup.

Suatu malam setelah putrinya ulang tahun, Jaksa Park sedang sakit. Setelah minum obat Dia tidur. Cha Min-ho datang menerobos rumah. Maksudnya ingin membunuh Park Jung-woo. Ternyata istrinya belum tidur. Ji-soo berusaha menghalangi Min-ho dan ditikam pisau dapur rumahnya.

Jung-woo terbangun dan mendapati istrinya tergeletak tak bernyawa. Sementara Min-ho berdiri di dekatnya. Reflek melihat ke kamar Ha-yeon. Gadis kecil ini tidak ada. Min-ho memerintahkan Jung-woo agar berpura-pura menjadi pembunuh istri dan anaknya. Jika tidak mau maka anaknya akan dibunuh juga. Kalau kasus 2 pembunuh hukumannya bisa seumur hidup atau hukuman mati. Lumayan Jung-woo bisa disingkirkan sampai masa kasusnya kadaluarsa. Jung-woo tidak bisa lagi menuntut balik Min-ho.

Jung-woo terpaksa menuruti semua permintaan Min-ho dengan hati remuk redam. Tidak ada kejahatan yang sempurna. Ternyata saat Min-ho menusuk Sang Istri, tangannya terluka. Pisau tersebut disembunyikan oleh Jung-woo agar bisa untuk membuka kejahatan Min-ho.

Adu Strategi
Akhirnya semua puzzle ingatannya Jung-woo sudah tersusun lengkap. Ayah muda ini bahagia sekaligus cemas. Kenapa Jaksa Kang Joonhyuk (Oh Chang-seok) tidak sadar kalau ada 2 pisau dapur yang hilang di TKP. Padahal alat bukti hanya ada 1 pisau. Sahabatnya ini seorang Jaksa senior dengan banyak pengalaman. Lelaki muda ini sama telitinya dengan Jung-woo. Mereka berdua adalah jaksa andalan untuk menangani kasus-kasus yang berat dan rumit.

Jung-woo kembali mengumpulkan ingatannya saat persidangan. Jaksa Kang ditunjuk sebagai Jaksa penuntut untuk kasus Jung-woo. Fakta selama persidangan, Jaksa Kang seperti sengaja membuat Jung-woo di penjara. Saat mengetahui hal tersebut Jung-woo semakin cemas. Jung-woo curiga kalau sahabatnya ini adalah kaki tangan Cha Min-ho.

Jung-woo mengaku ke Pengacara Seo kalau semua ingatan sudah kembali. Dia ingin pengacara cantik ini merahasiakan. Pengacara Seo meminta izin untuk mengajukan banding sebelum masa jeda banding habis. Jung-woo menolak. Dia harus menemukan anaknya dulu baru ajukan banding. Pengacara Seo menawarkan diri untuk mencari Ha-yeon. Jung-woo mengijinkan.

Di lain pihak, Cha Min-ho curiga kalau ingatan Park Jung-woo sudah pulih. Pria kaya ini merelakan dirinya dan menyuap kepala penjara untuk tinggal di sel yang sama dengan Jung-woo. Beberapakali Jung-woo nyaris ketahuan. Untunglah Jung-woo memilliki kontrol emosi yang bagus. Hingga akhinya Jung-woo terpaksa menunjukkan kalau ingatannya sudah pulih.

Tindakan yang sangat berbahaya. Jung-woo tahu betul resikonya. Ini berarti Dia harus berpacu dengan waktu untuk segera menemukan anaknya. Jung-woo paham betul tidak akan mudah mencari tempat persembunyian anaknya. Pengacara Seo yang belum berpengalaman akan butuh waktu lama.

Jung-woo khawatir akan terbunuh di penjara sebelum bisa menemukan anaknya. Dia tidak rela pembunuh istrinya bisa hidup santai tanpa mendapat hukuman yang setimpal.

Jung-woo menyusun rencana baru. Dia akan melarikan diri, mencari anaknya, mengamankan anaknya, menyerahkan diri  dan mengajukan banding. Mencari anaknya saja sudah sulit. Apalagi ditambah melarikan diri. Jung-woo yakin bisa melarikan diri dari penjara. Semua teman satu sel akhirnya rela membantu setelah Jung-woo menceritakan tentang dirinya. Mereka kasihan mendengar hidup Jung-woo.

Ketegangan Akhir Episode
Keseruan drama Korea ini sebenarnya merata dari awal hingga akhir episode. Ketegangan makin meningkat mulai Jung-woo menyusun rencana melarikan diri dari penjara. Caranya rumit dan bikin mules saat melihat. Penjara Woljung sangat ketat penjagaannya.

Saat Min-ho jadi bulan-bulanan Jung-woo, saya kok jadi galau. Antara senang dan sedih. Min-ho selama ini merasa hidup sendiri dan dibuang keluarga. Padahal salah besar. Kedua orang tua sangat menyayangi Min-ho. Pria muda ini harusnya lebih sering blog tentang spiritualitas. Biar hidupnya lebih tenang. 

Tayangan ini sebenarnya termasuk drama lama. Pertama kali diputar tanggal 23 Januari - 21 Maret 2017 sebanyak 18 episode. Saya menonton kali ke 2. Saya rela menonton ulang karena memang bagus sekali. Buat para pecinta drama action saya rekomendasikan drama ini. Insyaa Allah Anda tidak akan menyesal.

Komentar