Selasa, 09 Juli 2019

Beli Oleh Oleh Haji murah di Pasar Bong Slompretan Surabaya

Pintu masuk Pasar Bong

Kloter pertama haji sudah berangkat. Musim haji sudah dimulai. Persiapan panjang sejak berbulan-bulan lalu sudah dilakukan para tamu Allah ini. Rangkaian manasik haji. Persiapan fisik dengan latihan jalan kaki. Bagi yang fisiknya masih kuat latihan lari-lari kecil pula. Wajah-wajah bahagia dilepas kepergiannya oleh keluarga tercinta. Terbayang kebahagiaan akan segera sholat di depan ka'bah yang sudah diimpikan sejak lama.

Biasanya begitu jamaah haji berangkat maka keluarga di rumah mulai gerilya untuk mencari oleh-oleh yang akan dibagikan ketika pulang haji nanti. Para jamah haji selama berada di Madinah dan Mekkah full hanya beribadah. Tidak perlu lagi ribet beli oleh-oleh. Mungkin hanya belanja sedikit untuk keluarga dekat. Lagian nanti juga repot bawa pulang kalau belanja oleh-oleh haji yang banyak. Terbentur dengan kebijakan bagasi maksimal dari maskapai penerbangan.

Dimana bisa beli oleh-oleh haji murah di Surabaya? Bisa di Pasar Ampel, toko-toko khusus oleh-oleh haji atau di Pasar Bong a.k.a Pasar Slompretan. Kalau saya pribadi lebih memilih yang ke tiga. Harganya lebih murah di Pasar Bong. Selain itu area Pasar Bong tidak terlalu luas tetapi segala macam oleh-oleh haji tersedia lengkap.

beli oleh oleh haji murah
Pasar Bong bagian tengah

Sejarah Pasar Bong

Pasar Bong adalah sebuah gang kecil yang menjelma sebagai pasar di Jalan Slompretan. Bertetangga dengan Jalan Kembang Jepun. Jalan Slompretan ini merupakan kawasan penjualan tekstil secara grosir. Pasar Bong ini tidak luas. Berada di area satu gang sempit. Namun banyak aneka barang dagangan yang dijajakan di sana.

Bong dalam bahasa Tionghoa artinya pekuburan. Pasar Bong ini dulunya adalah tempat pemakanan warga Tionghoa. Ada dua rumah abu keluarga The dan keluarga Han yang berdiri di belakang Pasar Bong, yaitu di Jalan Karet. Pemakaman Tionghoa ini dialih fungsikan sebagai Pasar pada tahun 1915. (Sumber: Jawa Pos, 22 Juni 2017).
  
Pada awal berdiri, Pasar Bong dikenal sebagai pusat penjualan aneka binatang rumah terutama burung. Seiring waktu, mulai bermunculan penjual barang kebutuhan rumah tangga. Entah mulai kapan berubah menjadi pasar tekstil dan oleh-oleh haji sampai sekarang.

beli oleh oleh haji murah
Jalan utama Pasar Bong bagian belakang

Tips Belanja Murah

Ketika masuk ke Pasar Bong, toko-toko berjajar di kanan kiri jalan. Ada dua jalan di Pasar ini. Jalan utama yang ada di tengah. Memanjang dari pintu gang sampai ujung gang paling belakang. Sedangkan jalan tikus ada di kanan kiri gang utama. Jalan tikus ini masuk ke gang-gang sempit. Kalau di jalan tikus ini biasanya barang dagangan dipajang di rumah, biasanya di teras dan ruang tamu.

Ada aneka barang oleh-oleh haji tersedia di sini. Aneka mukena, sarung, baju koko, jilbab, sajadah, tasbih, songkok atau peci haji, kurma, air zam-zam, gelas kecil untuk air zam-zam, kacang arab, kismis, aneka coklat dan tas aneka bahan lengkap dengan tulisan oleh-oleh haji. Kalau mau cari daster, pakaian dalam, kemeja, baju tidur, seprei, kain batik meteran, aneka baju anak ada banyak. Segala kebutuhan sandang siap pakai banyak tersedia di sini. Pembelian bisa secara ecer (satuan) atau grosir. Penjual minuman dan makanan juga ada.

Harga di toko-toko jalan utama lebih tinggi dari para penjual di jalan tikus. Selisih Rp 1.000 - Rp 3.000. Kalau beli hanya 1 atau 2 biji barang bisa di jalan utama. Namun kalau beli grosir puluhan atau ratusan biji lebih baik beli di penjual yang ada di jalan tikus. Lumayan banget selisihnya.

Kalau saya sih lebih suka belanja di para penjual yang ada di jalan tikus. Selain harganya lebih murah, mereka jualnya kan di ruang tamu. Jadi kalau milih-milih barang bisa sambil dheprok di lantai sambil ngobrol dengan penjual. Rasanya seperti main ke rumah teman saja.

beli oleh oleh haji murah
Kurir pembawa barang banyak yang lalu-lalang

Pasar Bong buka jam 08.00 - 17.00 WIB. Kalau belum punya langganan atau belum tahu harus belanja di toko mana lebih baik datang jam 8 pagi saja. Kondisi pasar belum terlalu ramai. Anda bisa leluasa berkeliling untuk membandingkan harga dari satu toko ke toko lainnya. Sekitar jam 10.00 WIB biasanya Pasar Bong sudah mulai rame. Ketika belanja, usahakan untuk menawar harga barang. Namun ada beberapa barang atau toko yang sudah harga pas. Tanya dulu kalau mau menawar.

Salah satu yang saya suka, Pasar Bong buka setiap hari. Kalau hari minggu, banyak toko di jalan utama yang tutup, namun toko di jalan tikus tetap buka. Kapan Pasar Bong tutup? Pada hari raya idul fitri dan idul adha. Selain dari dua hari tersebut banyak toko yang buka.

Pasar Bong bukan di kawasan jalan utama Surabaya. Kalau dari arah Jalan Rajawali atau Jembatan Merah, masuk ke Jalan Kembang Jepun sekitar 500m lalu belok kanan ke Jalan Slompretan. Luas jalan Slompretan sekitar setengahnya Jalan Kembang Jepun. Jalan satu arah dan di kiri kanan jalan banyak kendaraan parkir. Kalau bawa motor lebih mudah parkirnya karena masuk di dalam Pasar Bong.

Kalau bawa mobil ini yang agak ribet parkirnya. Susah dapat tempat parkir yang dekat Pasar Bong. Saya lebih suka naik motor ketika belanja ke Pasar Bong. Bila memang nanti pulang bawa belanjaan banyak lebih nyaman menggunakan taxi atau taxi online. Nggak perlu susah lagi mikir parkiran mobil.

Selamat berbelanja oleh-oleh haji. Lebih baik belanja di awal untuk dapat harga murah. Kalau menjelang akhir musim haji biasanya harga lebih mahal.



Foto: koleksi pribadi.

 




 

  

1 komentar:

  1. Baru tahu ada pasar seperti rumah ya. Aku jadi nge google kayak apa penampakan Pasar Bong ini

    Apalagi..." jualnya kan di ruang tamu. Jadi kalau milih-milih barang bisa sambil dheprok di lantai sambil ngobrol dengan penjual. Rasanya seperti main ke rumah teman saja."

    Wah pasti lebih akrab antara pembeli dan penjual ya

    BalasHapus