Kamis, 25 Juli 2019

Mie Ayam Bakso Pak Jay Bumiarjo Surabaya


Kuliner mie ayam dan bakso bisa dibilang makanan jutaan umat. Banyak yang suka kedua makanan ini. Banyak yang jual pula. Suplay dan demand berimbang. Meski banyak yang bilang kalau jualan mie ayam atau bakso pasti lakunya. Apalagi kalau enak dan murah.

Benar juga sih. Namun tetap saja ada persaingan kuat antar penjual untuk menarik pembeli sebanyak-banyaknya. Namanya juga bisnis. Tetap harus ada perputaran modal dan laba yang harus dipikirkan secara seksama. Saya punya langganan warung mie ayam dan bakso Cak Cay di Jalan Bumiarjo kota Surabaya yang selalu ramai. Cak Jay mempunyai trik jitu untuk mempertahankan pelanggannya.

Mie ayam dan bakso Cak Jay ini memang enak rasanya. Saya jatuh cinta sejak dari kunyahan pertama. Sang pemilik sangat disiplin untuk menjaga kualitas bahan baku dan masakannya. Bagaimana saat harga daging, tepung naik, gas elpiji naik pula? Pilihan rasional agar tetap bisa mempertahankan kualitas masakan tentu saja harus menaikkan harga. Banyak penjual lain yang juga menaikkan harga. Namun Cak Jay tetap setia dengan harga Rp 6.000. Nggak naik blas.



Cak Jay memang tidak menaikkan harga. Imbasnya adalah porsi mie dikurangi. Isi pentol dalam seporsi bakso juga dikurangi jumlahnya. Strategi ini tentu akan memicu protes pembeli. Untuk mengantisipasi hal ini, Cak Jay memunculkan menu baru. Mie ayam jumbo dan bakso jumbo, harganya sama Rp 8.000/porsi. Langkah jitu ini bisa mengakomodir kepentingan pembeli. Bagi yang masih setia dengan harga lama, tetap anteng. Bagi yang tidak puas dengan porsi makanan akan memilih porsi jumbo dengan suka rela. Semua pembeli tetap senang. Warung tetap ramai.

Pembeli yang ramai ini bisa menjadi masalah juga. Warung ini sebenarnya adalah ruang tamu dan teras rumah pribadi Cak Jay. Lazimnya rumah di jalan Bumiarjo atau bisa disebut sebagai gang Bumiarjo, yang tidak terlalu luas. Ada 2 meja panjang dan 1 meja sedang di ruang tamu. Sedangkan di teras, ada 1 meja pendek. Jendela ruang tamu dibuka seluruhnya. Ada 1 kipas angin di ruang tamu. Sumber kesejukan hanya dari kipas angin dan jendela besar.

Saya amati sebagian besar pembeli tidak ada yang duduk di bagian ruang tamu. Selesai makan biasanya langsung beranjak dan nongkrong di luar warung. Jadi pembeli yang antri untuk makan di luar tak perlu menunggu lama.



Ternyata minim angin di bagian dalam warung juga termasuk strategi Cak Jay. Bisa dibilang ini adalah cara mengusir halus pembeli yang sudah selesai makan biar segera keluar. Pada bagian teras dan teras rumah depan warung ini disediakan tempat duduk. Selesai makan bisa tetap nongkrong lama tanpa mengganggu pembeli lain, yang ingin segera masuk dan makan. Makanya warung ini terlihat banyak orang. Boleh juga nih idenya. Orang yang lalu lalang di jalan depan warung kan jadi penasaran melihat selalu banyak orang di sini.

Kalau mau ke sini tenang saja. Gampang mencari warung Cak Jay ini. Masuk Jalan atau gang Bumiarjo dari arah jalan Cipunegara pojokan yang mau ke arah SUTOS. Gang Bumiarjo terletak persis di sebelah Bakso Rindu Malam. Masuk saja kira-kira 500 meter. Mie ayam dan bakso Cak Jay ada di sebelah kanan. Bagi pengguna motor bisa langsung masuk. Kalau bawa mobil parkir di depan SD Sawunggaling lalu jalan kaki.

Buka: hari Sabtu - Kamis.
Hari Jum'at TUTUP

Jam: 10.00 - 17.00 WIB
Kalau sabtu dan minggu biasanya sebelum jam 17.00 WIB sudah habis.

Alamat: Jalan Bumiarjo no 109 Surabaya



Foto: koleksi pribadi
 

      

2 komentar:

  1. Yah Mbak Ugik, mana foto mienya? pengen lihat seberapa banyak porsinya :(((

    Saya suka banget makan mie ayam. Makin ke sini saya perhatikan harga standar mie ayam di Surabaya kisaran 5000 - 7000. Porsinya pas-pasan. Mau nambah kok takut kebanyakan.

    Untuk rasa, rata-rata mie ayam di Surabaya enak. Bumbu ayamnya manis gurih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lupa mbak nggak kefoto. Saking laper-e. Ingat-e pas mie tinggal dikit hahaha.

      Yang biasa porsinya kecil. Kalau porsi besar porsi yang jumbo. Kalau aku sih, meski porsi biasa sudah kenyang banget.

      Aku paling suka juga ayamnya yang dibumbuin.

      Hapus