Tips Mewarnai untuk Dewasa yang Pemula

mewarnai untuk dewasa
Belajar gradasi dengan pencil warna putih

Sebenarnya, saya suka menggambar. Hanya saja urusan gambar ini saya susah bagus. Seringkali gambarnya jadi suka-suka saya. Padahal aslinya ingin menggambar naturalis. Saya pernah juga coba gambar doodle. Seru juga nih. Saya bisa menggambar suka-suka.  

Kebetulan beberapa tahun lalu, saya ketemu dengan buku mewarnai untuk dewasa. Akhirnya coba-coba mewarnai. Kok seru. Ternyata saya merasakan hal yang sama saat mewarnai. Sama seperti menggambar.

Urusan mewarnai ternyata bukan hanya sekedar memberi warna. Ada padu-padan warna yang perlu kecermatan tinggi. Agar warna yang dihasilkan cantik. Ada juga gradasi warna yang harus diperhatikan. Biar gamabr terlihat nyata. Saya juga baru tahu kalau mewarnai gambar ini juga termasuk seni gambar.

Manfaat Mewarnai

"Mewarnai ini kan untuk anak-anak. Ngapain juga orang dewasa ikutan."

Omongan semacam ini bukan sekali atau dua kali saya terima. Banyak kali. Malah dari orang yang sama, saya dengar berkali-kali. Saya sih cuek saja. Telinga saya sudah kebal mendengar omongan semacam ini. Saya bisa bersikap begini karena saya merasakan betul manfaat mewarnai. Apa saja manfaat mewarnai:

1. Relaksasi

Saya tahu betul dengan mewarnai ini bisa membantu saya untuk relaks. Menurut penelitian, saat seseorang fokus mewarnai akan membuat pikiran relaks. Jika pikiran fokus mewarnai otomatis tidak akan berfikir tentang yang lain. Segala beban pikiran lepas. 

Pikiran kita akan fokus memilih warna apa yang cocok untuk dipadu-padankan. Warna apa yang bisa bikin gambar jadi hidup. Warna apa saja yang sesuai dengan tema gambar. Kalau lagi ada masalah dipikiran otomatis akan teralihkan. Masalah bisa terlupakan. Seakan bisa melarikan diri sejenak dari beban pikiran yang menghimpit. 

2. Refresing

Saya biasanya memakai buku mewarnai dengan aneka gambar yang sudah jadi. Ada banyak gambar dan tema dalam buku mewarnai. Ada tema taman bunga, pegunungan, kampung dengan deretan rumah, laut, dalam laut, binatang dan lain-lain. 

Saya seakan jalan-jalan ke tempat tersebut. Kalau ingin ke taman bunga. Saya tinggal mewarnai gambar bertema taman bunga. Cling. Masuklah ke taman bunga tersebut. Tinggal keliling taman sambil membawa pensil warna. Saya tinggal mewarnai aneka bunga dan tanaman tersebut. Taman bunga jadi lebih indah berwarna.

3. Menciptakan Bahagia

Kata orang bijak, bahagia jangan dicari atau dikejar. Kita sendiri yang harus menciptakan kebahagiaan. Nah, saya bisa menciptakan kebahagiaan saat mewarnai.

Saat sudah selesai mewarnai, saya melihat dengan seksama hasilnya. Rasanya bahagia. Apalagi kalau padu-padan warna sesuai dengan yang saya bayangkan. Puas rasanya. Kepuasan ini yang menumbuhkan perasaan bahagia tak terkira.

belajar mewarnai untuk pemula
Belajar gradasi warna pertama kali

4. Melatih Motorik Jari

Aktivitas mewarnai pada anak balita untuk melatih saraf motoriknya. Nah untuk para orang dewasa juga sama. Motorik jari dilatih agar tidak kaku. Pada jari orang dewasa yang jarang digunakan akan mengalami kekakuan. Kalau mewarnai akan sering memegang alat pewarna. Bisa pensil warna, crayon, spidol atau kuas. Butuh motorik halus untuk menggenggam dan menggunakannya dengan baik dalam waktu lama. Saraf morotik jari akan lebih terlatih dan terhindar dari kekakuan dini.

Bagaimana ingin mewarnai? Bisa. Kalau memang tidak ada buku mewarnai, Anda bisa ngeprint sendiri. Coba ketik 'mewarnai untuk dewasa' di kanal penelusuran. Akan muncul berbagai gambar hitam putih. Pilih yang Anda sukai lalu print. Simple,kan. Berikut ini tios sederhana mewarnai untuk pemula

Tips Mewarnai untuk Pemula

1. Warna Bebas

Peraturan no 1. Semua gambar bebas diberi warna apa saja. Tak perlu bingung memikirkan ini harus diwarnai apa. Kalau yang itu bagusnya pakai warna apa. Semua warna bagus digunakan. Toh langit tak selamanya berwarna biru. Kadang abu-abu, putih, merah, atau orange. Bahkan langit juga pernah berwarna hitam pekat.

Anda kalau merasa tidak bisa menyelesaikan gambar tersebut dalam satu waktu. Bisa dibikn perencanaan dulu. Goreskan gambar dengan sedikit warna sebagai pertanda. Biar tidak lupa kalau nanti mewarnai gambar itu lagi. 

Pengalaman saya selama ini. Saat berhenti mewarnai lalu diselesaikan nanti atau besok. Biasanya akan muncul ide untuk mengganti warna yang sudah direncanakan sebelumnya. Yah bagaimana lagi. Pemilihan warna ini juga tergantung dengan mood.  

2. Alat Gambar yang Nyaman di Jari

Tiap orang dewasa mempunyai struktur jari yang berbeda. Sementara alat mewarnai mempunyai beragam bentuk. anda harus mencoba satu persatu. Pensil warna, crayon, spidol atau kuas. Cobalah dalam jangka waktu lama. Pilih alat mewarnai yang tidak bikin jari cepat capek atau kesemutan. Kalau saya paling nyaman pakai pensil warna biasa dan soft pastell untuk backgroud. 

3. Lupakan Teknik Mewarnai

Saat baru mewarnai, langsung mewarnai saja. Tak usah browsing tentang berbagai teknik mewarnai yang bagus. Lupakan segala blocking, gradasi, mixing dan finishing. Feel free. Pokoknya mewarnai. Nikmati saja dulu aktivitas ini. Anda bisa menggunakan pensil atau crayon warna putih untuk memberi efek tebal tipis atau gelap terang.

Nanti seiring berjalannya waktu akan tahu sendiri gimana bikin bayangan. Efek gelap terang. Kapan alat gambar harus digunakan berdiri tegak. Kapan alat gambar dimiringkan. Bagian gambar mana yang hanya perlu diarsir. Tak perlu diwarnai full. 

Tenang saja. Santai saat menggambar. Tak perlu minder lihat karya orang lain yang dipajang di media sosial. Kita mewarnai untuk memuaskan diri sendiri. Bukan orang lain. Jangan dengarkan komentar orang lain. Belum tentu juga yang komentar jago mewarnai.

Selamat mewarnai dengan bahagia. 

Komentar

  1. setujuuu ... sense of mewarnai itu akan berkembang dengan sendirinya justru setelah kita mewarnai!

    Aku pernah punya teman yang karena depresi dapat hadiah dari adik kandungnya, seperangkat alat mewarnai dan buku mewarnai yang termahal. U know what? Hadiah itu udah ada sejak kurang lebih 5-6 bahkan lebih dan dia hanya mewarnai halaman pertama dengan tidak penuh... hahhahahaa

    dia bilang, aku mau tau dulu cara mewarnai yang baik dan benar sebelum memulai. Dan, anda benar.... hingga detik ini peralatan itu tidak dia gunakan! Which is sebagai tukang doodle yang hobi dengan mainan warna, daku ngiler bin mupeng!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayang banget ya Mbak. Padahal mewarnai ini efektif banget buat ngobati depresi. Emang sih kalau nunggu bisa mewarnai dengan baik dan benar nggak akan mulai-mulai. Ini pengalaman pribadi aku juga hahaha.

      BTW aku juga ngiler nih sama buku mewarnai yang termahal itu hehe.

      Hapus

Posting Komentar