Marhaban ya Ramadan

bulan ramadan


Alhamdulillah bisa bertemu lagi dengan Ramadan di tahun ini. Bismillah kita semua bisa beribadah maksimal hingga Ramadan hari terakhir. Aamiin.

Tahun ini dar der dor dari awal tahun. Baru masuk januari sudah heboh penangkapan presiden Venezuela. Belum reda berita tentang Venezuela muncullah board of peace. Lembaga satu ini cukup bikin shock kehadirannya. Apalagi ada kabar Indonesia gabung di lembaga ini. Rasanya gemes banget.

Untunglah Ramadan datang. Bulan Ramadan ini seperti panel cooling down. Hura hara dan kehebohan akan mereda dengan sendirinya. Banyak pihak seperti lebih menahan diri untuk tidak mematik kontroversi. Sepertinya sistem sadar diri otomatis menyala. Demi menghormati bulan Ramadan. 

Kalau bagi saya moment Ramadan adalah saatnya slow living. Entah kenapa setiap tahun akan seperti ini. Saya jadi lebih punya waktu untuk membereskan hal-hal yang terbengkalai. Seperti blog ini. Saya baru nyadar ternyata sudah dua bulan lebih tidak ada tulisan baru. Ya ampun. 

Saya terlena karena sering cek google analytics jumlah page view stabil. Bahkan beberapa waktu terakhir tembus diatas seribu. Saat buka link arsip tulisan lama baru nyadar. Wuih lama banget blog ini kosong. Rasanya belum sebulan saya terakhir postingan tulisan di sini. Ternyata daya ingat saya lagi konslet. Semoga saja, saya bisa konsisten nulis lagi di sini. Minimal seminggu sekali lah. Bismillah.

Eh iya hampir lupa. Selamat menjalankan puasa Ramadan. Mohon maaf lahir batin atas semua kesalahan saya selama ini. 

Komentar