Review Drama Korea Lets Eat

lets eat 1


Saya banyak belajar tentang makanan tradisional Korea Selatan saat menonton drama Korea Let's Eat. Drama ini ada 3 session. Secara garis besar ceritanya sama. Maka Saya akan mengulas langsung 3 session. 

Tokoh utamanya adalah Koo Dae-young. Pria muda pemilik blog makanan. Uniknya, dia hanya posting piring kosong bekas makan kalau bikin review. Tokoh utama pria tetap sama session 1-3. Hanya tokoh pendukung yang berbeda. 

Let's Eat Session 1

Koo Dae-young (Yoon Doo-joon) seorang agen asuransi sekaligus food blogger. Dia bikin review makanan disela-sela waktu kerja. Lebih banyak saat dia pulang bekerja. Biasanya sambil makan malam sebelum pulang ke apartemen. Makanan yang direview adalah makanan kesukaannya sebagian besar. Tempat makannya saja yang berbeda-beda. 

Dia tinggal di sebuah apartemen. Punya tetangga bernama Lee Soo-kyung (Lee Soo-kyung). Soo-kyung adalah seorang janda tertutup dan tidak suka bergaul. Setiap kali wanita ini sedang bad mood harus makan enak. Hanya makanan yang bisa memperbaiki mood-nya. 

Ada satu lagi tetangganya yang juga hobi makan, yaitu Yoon Jin-yi (Yoon So-hee). Jin-yi, anak orang kaya yang sedang belajar hidup mandiri. Wanita satu ini juga gemar makan enak. Hanya saja makan enaknya kapan saja. Uang banyak ya tidak khawatir soal makan enak. Gadis cantik ini ramah dan mudah bergaul. Kebalikan dari Soo-kyung.

Ternyata Soo-kyung penggemar blog Dae-young. Selama ini Soo-kyung sering mencoba berbagai tempat makan yang direkomendasikan Dae-young. Dari sinilah Soo-kyung mulai dekat dengan Dae-kyung. Padahal biasanya wanita cantik ini susah bergaul dengan orang baru.  

Penghuni apartemen yang lain banyak. Para penghuni juga sering berinteraksi. Hanya saja cerita berfokus pada Dae-young, Soo-kyung dan Jin-yi. Ketiganya memang suka makan. Mereka pun sering makan bersama. 

Tentu saja ada bumbu percintaan. Konflik antar penghuni apatemen dan teman. Session ini juga banyak menceritakan lingkungan kantor Soo-kyung. Wanita muda ini bekerja di kantor pengacara. Atasan Soo-kyung ternyata sudah suka dengan wanita ini sejak jaman kuliah. Hanya saja kalau pas dekat Soo-kyung selalu grogi. Jadinya malah aneh sikapnya.

Let's Eat Session 2

Koo Dae-young (Yoon Doo-joon) dikisahkan pindah ke kota lain. Dae-young lagi jomblo. Tetangga depan apartemennya adalah seorang penulis bernama Baek Soo-ji (Seo Hyun-jin). Soo-ji ini ternyata teman Dae-young saat masih SD. Dae-young tidak ingat sama sekali. Lah wong Soo-ji jadi cantik banget pas sudah gede. Kalau Soo-ji sih masih ingat dengan Dae-young pas ketemu.


lets eat 2


Kedua tetangga ini jadi akrab gara-gara suka makan. Soo-ji ini pecinta makanan banget. Dia bisa mencium aroma masakan dari jauh. Dia juga bisa menebak nama makanan dari baunya. Dae-young sampai terpesona. Kalau soal makanan sebenarnya Soo-ji lebih jago. 

Kalau di session ini, pemain pendukung lebih seru karakternya. Saya paling berkesan dengan dua orang, yaitu Ibu pemilik apartemen dan Nenek yang tinggal di lantai 1. Pemilik apartemen orangnya cerewet dan perhitungan banget. Mimik wajah dan bahasa tubuhnya cocok banget sama karakter ini. Hanya diam tanpa dialog saja sudah terlihat aura cerewet dan pelit. 

Sedangkan Nenek lantai 1 karakternya ramah dan penyayang. Pandai memasak pula. Session 2 ini lebih banyak bahas makanan Korea Selatan yang tradisional banget. Resep jaman dahulu kala. Tentu saja dengan cara membuatnya. Lewat tokoh Nenek Lantai 1 ini banyak diajarkan tips cara kuno saat memasak. 

Konflik di session 2 lebih humanis. Mungkin karena ada tokoh dua Ibu yang dominan. Lebih mengarah ke keluarga. Hubungan keluarga yang penuh kasih. Tidak hanya membahas masalah perlajangan. Konflik percintaan antar lajang diramu dengan pas. Romantis tapi tidak berlebihan. 

Dae-young dan Soo-ji dikisahkan berpacaran. Akhirnya. Dari awal berkelok-kelok jalannya. Mau jadian ada saja halangannya. Baik dari diri mereka berdua atau gangguan dari pihak luar. 

Let's Eat Session 3

Awal session 3 ini sedih. Baek Soo-ji dikisahkan meninggal karena kecelakaan. Sementara Koo Dae-young sedang proses menyembuhkan luka hatinya. Karir Dae-young di kantor sedang stagnant. Pria muda ini mempertimbangkan untuk resign dari kantor. 

Eh kok ada tetangga cewek yang baru pindah. Ternyata gadis cantik ini adalah Lee Ji-woo (Baek Jin-hee). Teman kuliah Dae-young. Kedua anak manusia ini pernah saling suka saat masa kuliah. Entah kenapa cinta mereka kandas begitu saja. Mereka berdua pun berpisah dan putus kontak setelah lulus.

Seri ini langsung jadi berbunga-bunga sejak kehadiran Ji-woo. Hidup Dae-young lebih semarak sih. Tapi tetep saja Dae-young masih belum bisa lepas dari bayangan Baek Soo-ji. Lee Ji-woo ini suka makan -tentu saja-. 

Ternyata Dae-young bikin blog tentang makanan ini gara-gara Ji-woo pada mulanya. Ji-woo bukan hanya suka makan. Gadis ini punya pengetahuan yang luas tentang makanan. Mereka berdua dulu suka makan bareng. Ji-woo selalu bercerita tentang makanan yang mereka santap. Baik tentang sejarah, proses pembuatannya dan filosofi yang terkandung dalam makanan tersebut. 


lets eat 3


Semua kisah tentang makanan ini dituliskan Dae-young di blognya. Ya ampun sampai segitunya sama Ji-woo. Kayaknya Gadis ini cinta pertama Dae-young nih. Meski benih-benih cinta masih ada di keduanya tapi ya tetep saja jalan di tempat. Keduanya hanya saling memandang, sambil memendam rasa. 

Saya kan jadi gemes. Padahal keduanya lagi sama-sama single. Saya memaklumi sih hati Dae-young yang masih perlu waktu untuk melupakan Baek Soo-ji. Lumayan terhibur lah dengan love gesture keduanya pas makan bareng. Seringkali mereka makan sambil bernostalgia jaman kuliah dulu.   

Session 3 ini seperti drama dokumenter makanan. Banyak sekali informasi tantang sejarah dan filosofi makanan Korea Selatan. Sejarahnya juga diceritakan. Alhamdulillah nambah ilmu lagi.

Bukan Sekedar Makanan

Kalau mau menonton drama ini jangan sampai dalam kondisi lapar. 60% adegan di sini tentang makanan. Kalau bukan proses makan ya bikin makanan. 1 Scene makan bisa sampai 5-10 menit. Scene makan ramyeon saja 5 menit. Padahal itu kan bikin dan makan mie instan. Simple banget. Ternyata ada rahasia bikin ramen lezat.

Itu makannya bener-bener dinikmati banget sama para pemainnya. Saat mengambil dan mengunyah bikin Saya cleguk nahan diri. Entah kenapa para pemainnya kalau pas makan kelihatan luekoh banget. Pas scene masak juga detail banget. Sudah seperti video tutorial masak saja.  

Ada juga berbagai trik makan di sini. Jika makan daging atau ikan bakar berbeda. Tiap bagian daging berbeda cara bakarnya. Baik komposisi saus atau proses masaknya. Ini nih yang ilmu mahal. Sebenarnya bukan cuma soal makan. Ada juga berbagai tips dan trik gaya hidup modern.  

Pas Session 3 Ji-woo mengajari Dae-young untuk membungkus daging dengan bagian punggung selada air. Bagian tulang selada air yang keras dijadikan bagian dalam. Rasanya lebih crunchy. Masih banyak lagi berbagai trik makan enak di sini.

Drama Korea Let's Eat sebenarnya bukan hanya menyajikan makanan Korea. Ada juga makanan Asia, Eropa dan Amerika. Sebagian besar memang berbagai masakan Asia. Ya kan Makanan Korea juga terpengaruh dengan budaya makanan dari Tiongkok dan Jepang.  

Drama ini rekomenden banget buat yang punya passion soal makanan. Banyak ilmu di drama ini.  

Komentar