Wednesday, 18 February 2015

Harriet si Mata-Mata (Harriet the Spy)

Judul : Harriet si Mata-Mata (Harriet the Spy)
Penulis : Louise Fitzhugh
Penerjemah : Sari Kusuma Wismaningrum
Penerbit : Kaifa
Tahun : 2005

Apa yang terjadi kalau buku catatan yang berisi keburukan seseorang, dibaca oleh yang bersangkutan? Kacau! Eh bukan, sangat kacau sekali. 

Harriet  M. Welsch bercita-cita menjadi seorang mata-mata hebat. Dia berlatih setiap hari untuk menjadi mata-mata. Dia selalu membawa buku catatan hasil pengamatannya ke mana-mana. Apapun penilaiannya akan seseorang akan ditulis dalam buku catatan tersebut. Termasuk juga semua sifat atau sikap buruk mereka. 

Hingga pada suatu ketika, buku catatan tersebut terjatuh dan diketemukan salah seorang temannya. Semua catatan tentang temannya itu ada di sana. Termasuk juga catatan tentang hal-hal buruk. Dan... tidak hanya temannya itu, teman-teman yang lain juga. Semua teman-temannya. Sport dan Janie sahabatnya marah besar. Mereka semua menganggap Harriet sebagai penghianat. 

Sejak saat itu dunia Harriet menjadi kacau. Dia sendirian di sekolah. Tak ada seorang pun yang mau berbicara dengannya. Kejadian ini terjadi bersamaan dengan pengasuhnya Ole Golly berhenti bekerja dan pindah ke Kanada. Harriet nelangsa. Dia kesepian di rumah sejak Nanny pergi. Sekarang, dia harus kelilangan sahabat dan teman-temannya. Gadis cilik itu merasa sangat kesepian. Sikapnya berubah menjadi pemarah dan pemberontak.


Bapak dan Ibu Welsch berusaha sangat keras agar Harriet bisa kembali seperti sedia kala. Namun susahnya, selama ini Harriet selalu ditangani oleh Ole Golly. Kedua orang tuanya jarang di rumah dan jarang pula berkomunikasi dengan Harriet. Untunglah, pihak sekolah dan Ole Golly mau campur tangan membantu menyelesaikan masalah Harriet. Gadis cerdas ini mau berjanji untuk tidak lagi menulis tentang hal-hal buruk tentang siapa saja. Ole Golly memberi tugas Harriet membuat cerpen dan mengirimkannya secara rutin ke Kanada.

1 comment: