Skip to main content

Nasi Penyetan Cak Zaenal


Surabaya adalah surganya sego (nasi) penyetan atau sego sambel. Dari kali lima sampai depot hadir tersebar di seluruh penjuru Surabaya. Banyak warung kaki lima yang rasanya enak. Kalau ingin berburu kuliner sego sambel di Surabaya jangan pernah gengsi makan di kali lima. Apalagi kalau makan harus sambil doprok (duduk) di trotoar. Kalau masih pake gengsi dijamin bakal rugi besar.

Kenapa begitu? mayoritas sego sambel atau sego penyetan di Surabaya yang enak-enak justru jualan kali lima. Tenang. Meski kelas kaki lima. Banyak yang bersih tempat jualan dan sekitarnya. Sego sambel dan sego penyetan ini sama saja. Saudara kembar iki, rek. Sego plus lauk gorengan dikasih terong, tahu, tempe dan sambel yang pedes.


Salah satunya ini. Sego penyetan Cak Zaenal. Meski di banner tempat jualannya sejak dulu kala hanya tertulis penyetan Cak Zaenal. Saya langganan makan di sini sejak dulu kala. Jaman awal beliau buka. Begitu nyoba pertama, saya langsung setia susah pindah ke penyetan lain hehe.

Lokasinya ada di daerah Pasar Wiyung Surabaya. Dulu waktu awal buka, berupa warung kaki lima di depan Pasar Wiyung. Buka hanya sore sampai malam hari. Habis magrib baru buka. Isya sudah banyak yang antri. Sejak ada pelebaran jalan di depan Pasar Wiyung pindah ke sebelahnya Pasar Wiyung. Tempatnya sudah permanen. Berada di sebelah gang masuk ke Puskesmas Wiyung. Jam bukanya lebih panjang. Mulai jam 11 siang sampai jam 2 dini hari. 

Sambelnya yang bikin enak. Jaman masih warung kaki lima sambelnya selalu sambel dadakan. Maksudnya? langsung diuleg pas kita beli. Jadi bisa pesan banyak tomat atau minta dikurangi terasinya. Kalau sekarang, sambelnya sudah jadi. Enaknya sekarang ada beberapa macam sambal. Sambel terasi pedas atau manis, sambel bawang pedas, sambel kecap pedas dan sambel bebek tidak pedas. Sambel bebek sebenarnya adalah bumbu bebek yang berwarna hijau kental itu.

Satu lagi yang saya suka, lauknya selalu di goreng kering. Kalau makan ikan lele atau mujaer bisa tandas semua bagian. Hanya tinggal sisa duri tengah saja hehe. Ada tambahan menu tumis cumi hitam pedas sekarang. Nasi cumi ini juga enak. Cuminya empuk. Bumbunya merasuk dalam cumi dan kuahnya nikmat hingga tetes terakhir.

Wis Rek tak mangan sik. Selak sego karo lele e adem. Udan-udan ngene cuocok mangan sego sambel sing pedes hehe. (Udah ya, Rek tak makan dulu. Ntar nasi dan ikan lelenya keburu dingin. Hujan-hujan begini memang cocok kalau makan nasi sambel yang pedas hehe)  

Comments

Popular posts from this blog

Bebek Kayu Tangan Bratang Gede Surabaya

Bebek goreng kremes plus sambel pencit (mangga muda)
Kalau ke Surabaya tidak makan bebek rasanya kurang afdol. Satu lagi tempat makan olahan bebek goreng favorit saya. Bebek goreng kremes kayu tangan di Jalan Bratang Gede no. 68 Surabaya. tempat ini langganan saya sejak jaman masih kuliah. Sampai sekarang saya masih singgah ke sini.

Tersedia bebek goreng kremes dan bebek bakar. Saya lebih suka yang goreng kremes. Selain bebek empuk dan renyah. Biasanya saya makan plus tulangnya yang juga empuk. Kriuk-kriuk dikunyah. Sajian kremesnya ini yang bikin nagih. Kalau dimakan dengan nasi hangat dan sambel, sedap nian.

Satu lagi yang istimewa. Sambal pencit. Aslinya sambal bajak atau biasa disebut juga sambal matang yang dicampur dengan serutan mangga muda. Sensasi pedas asam ini yang membuat bebek kremes kayu tangan lebih segar.

Tempatnya tidak terlalu besar. Namun selalu ramai pengunjung. Nyempil diatara deretan toko dan aneka tempat makan di sepanjang jalan Bratang Gede. Interior tempatnya…

Iwel-Iwel

Iwel-iwel adalah makanan tradisional Indonesia yang beredar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan ini termasuk langka karena jarang ada di pasar tradisional atau lapak khusus jajanan pasar. Di Jawa Timur hanya muncul pada upacara tujuh bulanan ibu hamil, aqiqah dan selapanan bayi yang baru lahir. 
Konon, iwel-iwel sudah ada sejak jaman para wali. Berasal dari kata waliwalidayya. Penggalan dari doa untuk orang tua Rabbighfirlii waliwalidayya... Namun karena lidah orang Jawa susah melafalkan, jadinya iwel-iwel. Anak yang dalam kandungan atau yang sudah lahir diharapkan menjadi anak sholeh/sholehah dan selalu mendoakan orang tuanya. Wuih, hanya sebuah kue sederhana ternyata dalam banget filosofinya. 
Ada juga sejarah iwel-iwel versi lain. Iwel-iwel berasal dari bahasa jawa kemiwel. Dalam bahasa Indonesia berarti menggemaskan. Mungkin ini sebagai doa agar anak yang dikandung atau yang sudah lahir akan menjadi anak menggemaskan. Presentasi dari bayi yang sehat, normal tak kurang suatu apapu…

Belanja Kain Kiloan di Pasar Ampel Surabaya

Kawasan Ampel Surabaya selama ini identik dengan Masjid Ampel dan Sunan Ampel. Padahal disana ada wisata belanja dan wisata kuliner yang bikin ketagihan. Pasar Ampel berada di kawasan kampung Arab Surabaya Utara. Pasar ini berada di dalam gang-gang kecil yang ada di kawasan kampung Ampel. Antara toko dan rumah biasa bercampur jadi satu.
Pada awalnya hanya beberapa penjual makanan dan aneka toko yang menjual perlengkapan ibadah. Mereka berjualan untuk melayani kebutuhan yang beribadah di Masjid Ampel. Seiring perjalanan waktu, pengunjung masjid Ampel semakin banyak. Aneka barang dan makanan semakin beragam. Maka kampung Ampel menjelma menjadi pasar besar. 
Aneka jenis kuliner tersedia di sini. Masakan indonesia lengkap. Namun yang paling dominan adalah masakan timur tengah. Wajarlah, kampung kampung Ampel ini juga terkenal sebagai kampung Arab. Banyak tersedia nasi kebuli, nasi magali, kambing guling, lontong bumbu, pukis Ampel, uthuk-uthuk, kopi Arab, dan teh rempah. Lain waktu saya aka…