Thursday, 13 November 2014

Victoria dan Sang Earl (Victoria and The Rogue)

Judul Buku : Victoria dan Sang Earl (Victoria and The Rogue) 
Penulis : Meg Cabot
Alih Bahasa : Ingrid Dwijani Nimpoeno 
Tahun : 2010

“My Lord, untuk menjawab pertanyaanmu, aku akan merasa terhormat menjadi istrimu.”
Sebuah kalimat singkat yang diucapkan Victoria diatas kapal mampu menguncang kehidupan masa depannya. 

Lady Victoria Arbuthnot (Vicky) jatuh cinta pada pandangan pertama pada Lord Malfrey. Seorang bangsawan yang tampan nan modis, dengan kesantunan sangat menawan. Siapa pula yang tak terpesona pada Victoria. Gadis ceria nan jelita pewaris tunggal kekayaan berlimpah orang tuanya yang sudah lama meninggal. Cerita cinta mereka berdua bak dongeng, andai saja tak ada Kapten Jacob Carstairs, busuh bebuyutan Vicky. 

Kapten Carstairs berusaha keras agar pernikahan Vicky dibatalkan. Permusuhan mereka semakin panas. Setiap kali bertemu keduanya selalu saling meluncurkan kata-kata pedas. Vicky yang sedang dibutakan oleh cinta menganggap semua fakta tentang Malfrey yang dibeberkan Sang Kapten adalah fitnah belaka. 

Hingga pada suatu ketika, Vicky menemukan kenyataan bahwa The Lord menikahinya hanya karena kekayaannya. Keluarga bangsawan tersebut ternyata sedang bangkrut dan memiliki banyak hutang. Gadis mungil ini memilih untuk membatalkan pernikahannya. Namun sayang, Bangsawan sombong dibantu oleh Ibunya ‘menculik’ dan menyekap Vicky  di kediaman mereka. Vicky dipaksa untuk menikahi The Lord. Untunglah gadis tangguh tersebut berhasil kabur dan Kapten Carstairs berhasil menyelamatkannya.

Berbagai peristiwa menegangkan yang mereka lalui membuat keduanya tersadar. Mereka saling jatuh cinta. Meski selama ini selalu terlontar teriakan dan makian dari mulut mereka, meski perasaan benci yang terasa. Namun mereka, ternyata saling menyayangi. Ikatan batin keduanya dan juga rasa takut kehilangan satu sama lain baru mereka sadari. 

Konon katanya, dalam setiap kebencian akan menghasilkan percikan cinta. Sedikit demi sedikit cinta itu akan terkumpul dan tiba-tiba akan membara tanpa disadari oleh pemiliknya. Inilah yang dialami oleh Vicky dan Jacob. Tema klise yang abadi sepanjang masa, namun diramu dengan menawan oleh sang penulis.

No comments:

Post a Comment