Monday, 30 July 2018

3 Cara Memilih Reksadana Bagi Investor Pemula

Kalau ada kata investasi yang terbayang adalah uang bisa jadi berlipat-lipat banyak. Iyes. Tidak salah memang. Namun juga tidak seluruhnya benar. Ada banyak cara untuk berinvestasi. Bisa dengan deposito di bank, beli properti atau beli emas. Investasi bukanlah seperti sulap. Uang seratus ribu ditaruh di kotak lalu sim salabim jadi ratusan juta. Halooo. Itu cuma ada di sinetron. Yang namanya suatu tindakan pasti ada resikonya. Investasi itu juga mempunyai resiko.  


cara memilih reksadana

Image investasi selama ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya. Mereka yang mempunyai banyak uang lebih, bisa dibilang begitu. Namun sekarang ada investasi model baru yang bisa dilakukan semua orang. Hanya dengan uang raturan ribu bahkan bisa dengan puluhan ribu saja. Serius? Ya. Semua itu bisa terjadi bila berinvestasi di reksadana. Namun sebelum saya bahas lebih jauh tentang investasi reksadana, ada satu hal yang pasti. Jika berinvestasi dengan reksadana pastikan bisa dipahami secara logika. Kalau ada tawaran reksadana pastikan untuk selalu berfikir kritis. Masuk akal nggak sih, dengan uang segini, dalam waktu sekian, dapat hasil segini.

Low risk low return
High risk high return
No risk no return

Tiga kata diatas adalah pedoman dasar yang harus dipahami terlebih dahulu oleh para investor pemula. Kenapa pemula? biasanya golongan ini yang paling bernafsu untuk ingin segera mendapat untung besar. Uang banyak. Mulai berinvestasi pada reksadana pada dasarnya harus dilakukan secara bertahap. Sedikit dahulu. Pelan-pelan. Nggak langsung ujug-ujug dapat uang banyak. Hal ini di sampaikan oleh Bapak Legowo Kusumonegoro (Pak Lek) Presiden Direktur MAMI (Manulife Asset Management Indonesia) pada acara Kopdar Investarian tanggal 28 Juli 2018 di Bangi Kopi Surabaya.

Para investor pemula biasanya banyak yang terburu nafsu untuk mendapatkan uang yang banyak. Jauh berlipat-lipat kali dari jumlah uangnya. Berinvestasi pada reksadana itu juga perlu belajar. Investasi sedikit dahulu sambil belajar lebih dalam tentang reksadana. Kalau sudah mulai paham bisa ditambahkan sedikit demi sedikit investasinya. Pelan-pelan saja. Nanti kalau sudah berada di tahap 'paham betul' silahkan investasi dalam jumlah besar. 

reksadana manulife


Proses pembelajaran ini harus dilakukan para investor pemula. Pahami juga dengan teliti bagaimana track record kinerja Manager Investasi. Nanti baru menyesal kalau ternyata reksadananya bodong. Jumlah tertinggi korban penipuan investasi bodong tahun 2017 ada di Jawa Timur. Wuuih. Jangan sampai predikat ini terus melekat. Isin, rek. Pada kesempatan kali ini Pak Lek berbagi ilmu untuk memilih tempat berinvestasi dengan bijak. Waspada sebelum berinvestasi. Bukan berarti curiga melulu, namun harus berhati-hati sebelum membeli. 

Saya sudah menyinggung tentang Manager Investasi diatas. Apa atau siapa sih ini? Begini. Pada model investasi reksadana ada dua penggelola. Bank Kustodian dan Manager Investasi. Bank Kustodian tugasnya mencatat data para investor dan jumlah uang yang investasikan. Sedangkan Manager Investasi tugasnya mengelola uang yang diinvestasikan. Uang yang kita investasikan nanti akan dikelola hingga menghasilkan untung buat para investor. Misalnya: didepositokan, dibelikan obligasi atau dibelikan saham. 

Pada tahap ini paham kan, kenapa kita harus tahu track record kinerja Manager Investasi? Tenang saja, pihak Bank Kustodian juga melakukan pengawasan yang ketat pada pihak Manager Investasi. Kalau pihak Manager Investasi mulai 'bandel' pihak Bank Kustodian akan 'menjewernya'. Kalau sudah dijewer tapi Manager Investasi tetap saja bandel maka Bank Kustodian akan melaporkan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Otomatis pihak OJK akan melakukan penelitian dan memberi peringatan. Kalau masih tetap bandel maka ijin Manager Investasi akan dicabut. 

Baiklah, sekarang bagaimana memilih reksadana yang bagus biar tidak terperosok pada investasi bodong? Berikut ini saya ringkaskan dari penjelasan Pak Lek:

1. Periksa reksadana di OJK.
Langkah pertama sebelum berinvestasi adalah periksa dulu reksadana ini sudah terdaftar di OJK atau belum. Caranya gimana? gampang. Langsung cek di website ojk.go.id. Kalau memang tidak terdaftar lebih baik nggak usah investasi di reksadana tersebut. Jangan tergiur dengan iming-iming untung besar yang ditawarkan. 

2. Periksa track record Manager Investasi Reksadana
Bagaimana memeriksanya? Kita kan bukan detektif. Bukan pula yang selalu mengikuti perkembangan ekonomi. Coba tanya teman atau saudara. Ada nggak yang pernah investasi di reksadana itu. Kalau ternyata nggak ada yang pernah investasi di sana bagaimana? Tenang. Untunglah kita hidup di abad milenia. Telusuri saja di internet. Setiap hal baik atau buruk akan meninggalkan jejak. Periksa juga siapa saja 'petinggi' di Reksadana tersebut. Mumpuni dibidangnya atau tidak.

3. Periksa kemantapan hati.
Ada ungkapan, kalau ragu-ragu lebih baik tinggalkan. Uji coba dulu kemantapan hati ini. Coba beli reksadana sedikit dulu. Jumlah minimal yang diperjualkan. Pelajari laporan bulanan yang dikirimkan pihak reksadana. Perhatikan perkembangannya. Tes respon customer service dan bagian marketing. Nilai pelayanannya. Termasuk responsif atau tidak. Nilai juga kinerja mereka dalam melayani kebutuhan Anda. 
Kalau sekiranya mulai mantap. Tambah sedikit lagi reksadana Anda. Amati perkembangannya selama beberapa bulan. Kalau terasa nyaman, silahkan dilanjutkan. Kalau masih belum juga ada kemantapan hati, ya sudah berhenti saja. Tarik dana Anda. 

reksadana manulife


Ternyata banyak sekali pelajaran baru yang saya dapatkan pada kopdar investarian Surabaya kali ini. Saya juga baru tahu kalau ternyata bisa beli reksadana secara online. Duh, kemana saja kamu, Gik? hehe. Saya memang belum begitu paham soal reksadana. Jadi penasaran gimana sih bisa beli reksadana secara online. Teman sebelah lagi asyik buka klikmami.com saya ikutan nimbrung. Dia coba-coba daftar. Eh, ternyata gampang. Lalu kami lihat-lihat fitur laporan transaksi dan cara pembelian. Ternyata gini ya. Simple. Nggak perlu ribet harus datang ke kantornya dan antri segala. 

Senangnya. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Eh iya, pada kesempatan kali ini ada juga sesi Mbak Yuniari Nukti memberikan tips dan trik biar sering menang lomba nulis blog. Saya tulis dalam postingan berikutnya ya.


Foto: koleksi pribadi dan Grup Ning Bloger Suroboyo   

       

Wednesday, 25 July 2018

Nasi Babat Jalan Kedurus Jagal Surabaya

nasi babat enak di surabaya

Cuaca Surabaya sedang panas dingin nggak jelas. Siang panas cetar membahana. Malam dingin menggigit. Kalau siang rasanya mager. Kalau malam bikin laper. Kalau cuaca dingin enaknya makan yang panas berkuah atau serba sambal pedas. Untunglah di Surabaya banyak makanan enak dan murah bertebaran. Tersedia 24 jam. Tak ada matinya. Beberapa hari ini makan yang berkuah terus. Rasanya ingin yang kering dan bersambal.

Sego sambel (nasi sambel) nikmat ini. Kalau nasi bebek sudah. Saya ingin nasi babat dengan sambal yang mantap saja kalau gitu. Lama nggak makan nasi babat. Sebenarnya nasi babat langganan saya ada di Jalan Demak. Namun dingin-dingin begini malas kalau jauh-jauh. Ya wis lah, yang dekat saja. Saya dan suami meluncur ke Jalan Kedurus.

Ada nasi babat enak di daerah Jalan Kedurus.  Meski begitu, warung ini nggak pernah sepi dari pengunjung. Untung pas saya ke sini, pas tidak banyak pembeli. Lebih nyaman, bisa makan santai sambil ngobrol-ngobrol. Warungnya kecil dan tempatnya nylempit masuk gang. Kalau dari Jalan Gunungsari lokasinya ada di sebelah kiri. Setelah Polsek Karangpilang ada gang dengan plang SMK PGRI 14. Masuk saja. Warung ini ada di depan agak ke kanan rumah pemotongan sapi (jagal) Kedurus. Dekat dengan pos getek (perahu) penyeberangan (nambangan) yang ke arah Jalan Jambangan. Mobil bisa masuk gang ini. Cukup untuk simpangan mobil dua arah.

nasi babat enak di surabaya


Wis rek urusan lokasi. Kembali ke makanan. Selain babat, tersedia juga aneka jerohan di sini. Biasanya kalau pesan satu porsi nasi babat sudah termasuk jerohan. Kecuali kalau mau pesan lauk babat saja. Babat goreng empuk dan tidak bau apek. Begitu juga dengan aneka jerohan juga empuk. Semua lauk digoreng kering. Sambalnya mentahan yang diuleg tidak terlalu halus. Pedas mantap. Eh iya, porsi nasinya tidak terlalu banyak. Plus bonus serundeng. Ini memang ciri khas sego sambel Madura. Selalu ada serundeng.

Nasi Babat standar Rp 16.000/porsi. Kalau mau nambah lauk, ya tambah lagi harganya. Buka setiap hari mulai jam 19.00 - habis. Biasanya jam 01.00-an sudah tutup.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Smartfren Andromax
   

Monday, 23 July 2018

Review Drama The Most Beautiful Goodbye

review the most beautiful goodbye
Sumber: https://www.kdramapal.com/wp-content/uploads/2017/12/The-Most-Beautiful-Goodbye-In-The-World.png

Beberapa minggu belakangan, saya berkutat dengan banyak angka dan huruf. Hari ini, kepala sudah nggak kuat buat mikir lagi. Ya wis lah, istirahat dulu. Mau keluar rumah malas. Puanas, rek. Yo wis lah nonton drama Korea saja. Ubek-ubek rekaman Chanel Sony One dari seminggu yang lalu. Tetiba ada iklan Drama The Most Beautiful Goodbye. Saya paling tertarik adegan tiga generasi sedang di kebun. Sepertinya sedang membuat makanan dalam jumlah besar. Seorang wanita menyuapi pria muda dan lelaki tua di sebelahnya. Nyuapinnya sambil bercanda. Bagus nih, kayaknya.

Ternyata hanya 4 episode. Habis, lah dalam sehari. Asyek. Drama ini fokusnya adalah satu keluarga tiga generasi. Nenek, anak lelaki, menantu dan dua cucu. Sang Nenek sakit Demensia. Pada awalnya tinggal di panti jompo lalu dibawa pulang ke rumah. Sang Ibu (Kim In Hee) yang merawat Nenek. Mulai dari memandikan, urusan buang hajat, menyuapi, mengajak jalan-jalan dan ngobrol hingga seluruh perawatan badan. Meski Ibu adalah anak menantu. Namun beliau merawat Nenek dengan sabar. Sering kali Nenek mangamuk dan berhalusinasi. Bahkan In Hee disebut sebagai 'wanita jahat'. Namun jika dalam kondisi sadar, Nenek sangat sayang pada Bu In Hee. 

Suatu ketika, Bu In Hee kesakitan ketika buang air kecil. Beliau cerita pada Sang Suami (Jung Cheol) yang seorang dokter. Pak Jung mengira ada masalah dengan kandung kemihnya. Bu In Hee memeriksakan diri ke rumah sakit tempat praktek suaminya. Dari pemeriksaan ini baru diketahui kalau Bu In Hee sakit kanker ovarium dan sudah menyebar ke organ-organ lain. Pak Jung sangat terpukul. Sebenarnya sudah lama istrinya mengeluh sakit pada perutnya. Selayaknya ibu-ibu yang lain. Kalau badan merasa sakit tidak pernah dianggap serius. Pak Jung merasa bersalah karena sebagai dokter tidak segera menyadari hal ini. 

Pak Jung memutuskan untuk mengoperasi istrinya. Ketika dilakukan operasi ternyata kanker sudah menyebar ke paru-paru, hati dan seluruh organ pencernaan. Operasi dibatalkan. Kanker tidak jadi diangkat. Pak Jung shock. Beliau ingin merahasiakan dari istri dan anak-anaknya. Namun dr Yoon, sahabatnya tidak setuju. Seluruh keluarganya berhak tahu kalau istrinya sedang kritis. Bu In Hee diperkirakan hanya bisa bertahan dua atau tiga bulan lagi.

review the most beautiful goodbye
http://d263ao8qih4miy.cloudfront.net/wp-content/uploads/2017/12/mostbeautifulgoodbye-teaser15.jpg

Akhirnya Pak Jung memberitahu anak sulungnya, Yeon Soo. Sama seperti Sang Ayah, Yeon Soo shock. Reaksi anak lelakinya, Jung Soo lebih parah lagi. Dia histeris. Si bungsu ini paling bermasalah di rumah. Dia harus mengulang sekolah. Dua kali gagal tes masuk universitas. Kesukaannya mabuk dan keluyuran. Saat ini dia sedang mempersiapkan tes ketiga. Jung Soo merasa terpukul karena belum bisa membahagiakan Ibunya. Belum bisa memberi uang tiap bulan seperti kakaknya, yang sudah menjadi wanita karir sukses. Dia merasa belum bisa menjadi kebanggan ibunya. Pak Jung tetap ingin istrinya tidak tahu kalau dia dalam kondisi kritis. Kondisi ini menyadarkan Jung Soo. Dia berubah menjadi anak baik dan penurut. Pria muda ini belajar keras agar bisa lulus ujian masuk universitas. Dia juga lebih sering menemani ibunya di rumah.

Pada saat seperti ini, Pak Jung dikeluarkan dari rumah sakit karena masalah manajerial. Beliau terpaksa pindah ke klinik kecil di pinggir kota dengan gaji rendah. Namun Pak jung merahasiakan masalah pekerjaan ini pada keluarganya. Yeon Soo meninggalkan apartemennya dan pindah ke rumah keluarga. Dia resign dari kantor. Dia ingin merawat Ibunya hingga akhir hayat. Selama ini Yeon Soo tidak pernah menyentuh pekerjaan rumah tangga. Semua sudah dikerjakan Ibunya. Gadis muda ini bekerja keras belajar menyetrika, memasak dan semua pekerjaan rumah lainnya.       

Kondisi Bu In Hee semakin melemah. Dokter angkat tangan. Pak Jung merawat sendiri istrinya di rumah. Suatu malam, Bu In Hee bangun karena kesakitan. Beliau mual hebat dan muntah darah. Beliau menyadari ada yang berbeda dengan tubuhnya. Setiap kali bertanya pada suaminya, tidak pernah ada jawaban. Hingga pada suatu saat, Pak Jung tak tega melihat istrinya yang susah payah merawat Ibunya. Padahal, Bu In Hee seharusnya istirahat total. Pak Jung memberitahu tentang kondisi kesehatan istrinya yang memburuk. Bu In Hee marah besar. 

Pada awalnya Bu In Hee menolak mengakui kalau dia akan meninggal. Untunglah Beliau bisa cepat berdamai dengan keadaan. Beliau mengajari Yeon Soo memasak dengan 'galak'. Yeon Soo tidak pernah marah karena dia tahu, semua itu demi kebaikannya. Pada titik ini semua menyadari betapa besar peran Sang Ibu dalam kehidupan mereka. Semua hal keperluan mereka sudah dipersiapkan oleh Ibu dari ujung rambut hingga ujung kaki.

review the most beautiful goodbye
https://4.bp.blogspot.com/-5fmHKePT6SA/WoeizHjSIVI/AAAAAAAAK
c/RAkRQpKBzgUiWvcFeQwBJOA9HDTlSrUMACLcBGAs/s1600/3.jpg


Ada satu adegan Bu In Hee memberikan sebuah kotak besar pada Pak Jung. Isinya adalah sertifikat rumah, surat-surat berharga dan 3 buku tabungan. Bu In Hee meminta sang suami menyimpan kotak itu. Nanti kalau Beliau sudah meninggal, Sang Suami biar tidak kebingungan mencari-cari.

"Itu buku tabunganmu. Asal kau pakai sewajarnya, bisa kau gunakan sampai kau mati nanti. Beruntung kamu punya banyak uang. Buku tabungan yang kuning buat pernikahan Yeon Soo. Yang putih buat biaya Jung Soo kuliah. Jangan coba-coba kamu ambil uang mereka." ucap Bu In Hee.

Pak Jung hanya terdiam mendengar penjelasan istrinya. Beliau tidak menyangka Sang Istri sudah mempersiapkan segala keperluan sejak lama. Pak Jung semakin kalut. Beliau takut membayangkan apa yang terjadi kalau istrinya meninggal nanti.

Mulai adegan Bu In Hee mengetahui kalau sedang sekarat hingga akhir bikin nangis terus. Bu In Hee sambil menahan sakit mempersiapkan suami, anak-anak, adik ipar dan adiknya agar bisa mendiri. Beliau melakukan berbagai cara agar anak-anak dan suaminya tidak hidup menderita setelah Beliau meninggal nanti. Sampai segitunya seorang Ibu. Tidak memikirkan sakitnya, Beliau malah sibuk memikirkan keluarganya. Yang selalu menjadi pikirannya adalah Sang Ibu Mertua. Bu In Hee khawatir kalau anak-anak dan suaminya akan tersiksa jika merawat Nenek setiap hari.

Ada ucapan Yeon Soo yang sangat menohok disela perbincangannya dengan Jung Soo.

"Anak-anak adalah manusia yang egois. Tidak memikirkan Ibu yang sedang kesakitan karena kanker tapi malah sibuk mikir, apa yang akan terjadi dengan hidupku setelah Ibu tidak ada."

Ya, mereka sebenarnya merasa belum siap ditinggalkan Ibu. Mereka baru sadar kalau selama ini sangat tergantung pada Ibu. 'Tiang penyangga' rumah mereka sebenarnya adalah Ibu. Begitu 'tiang penyangga' ini tidak ada, rumah terancam roboh bahkan bisa hancur berantakan. Hal ini yang sangat tidak diinginkan Bu In Hee. Beliau ingin 'rumahnya' tetap berdiri kokoh.


Thursday, 19 July 2018

Bakso Pak Djo Manyar Tirtoasri Surabaya

bakso enak di surabaya

B-A-K-S-O

Makanan sejuta umat ini kayaknya. Penganjal perut yang lapat. Pagi, siang, sore, malam atau dini hari tetap cocok makan bakso. Baik sedang musim panas atau musim dingin bakso tetap selalu nikmat disantap. Dimana saja bakso selalu hadir menggoda mata. Bakso enak selalu diserbu para pecintanya.

Kemaren, saya ada acara di daerah timur kota Surabaya. Selepas acara, kami kelaparan. Mulailah perburuan makanan yang bisa memuaskan lidah. Sepanjang jalan kok menunya nggak ada yang menarik. Tiba-tiba salah seorang teman nyeletuk "m-bakso, yuk..." Yang lain langsung menjawab kompak dan kencang "hayuuuk."

bakso pak djo surabaya


Kalau sudah urusan dengan bakso, kami langsung sepakat bulat. Sebulat pentol bakso. Sempat mikir lama tempat makan bakso yang nggak terlalu ramai dan bisa buat ngobrol nyaman. Maklum sudah masuk jam makan siang. Seorang teman mengajak ke Pak Djo Manyar Tirtoasri. Eh, belum pernah dengar tempat ini. Saya sudah lama tidak beredar di daerah Surabaya Tengah.

Tempat ini lumayan nylempit di daerah perumahan Manyar Tirto. Pas pojok gang buntu. Tenang... gampang ketemu kok, rek. Tempat parkirnya lumayan lapang. Dijamin nggak susah parkir. Tempatnya nyaman. Konsepnya seperti rumah. Bangunan ini pada awalnya memang rumah tinggal. Tempat makan bisa milih di dalam ruangan atau di teras. Konsep tempat ini terbuka. Meski di dalam ruangan tapi masih bisa lihat pemandangan di luar dengan leluasa. Penataan meja dan rapi. Satu hal yang saya sukai di sini adalah kebersihannya. Meski banyak pengunjung lantai dan meja selalu bersih. Begitu pengunjung pulang meja langsung dibersihkan. Nggak pakai lama. Pengunjung yang baru datang bisa langsung duduk.

bakso enak di surabaya
Ruang bagian dalam


Begitu datang, kami langsung menuju meja 'persediaan'. Pilih-pilih isian bakso yang diinginkan. Sekalian pesan minumannya. Kalau mau cepat, tersedia berbagai pilihan paket bakso. Ada 8 menu paket dengan harga beragam. Paket bakso campur biasa Rp 16.000/porsi. Untuk isian bakso tersedia bakso biasa, bakso urat, bakso telur puyuh, bakso telur ayam kampung, bakso kotak, tahu goreng, siomay, dan gorengan. Harga sesuai dengan isian yang kita pesan, ya.

Suasana di sini tidak terlalu bising. Meskipun ramai pengunjung namun masih bisa ngobrol nyaman. Banyak orang yang datangtapi nggak sampai yang harus antri tempat duduk. Sewajarnya saja. ruangan tidak terlalu panas. Meski di dalam ruangan hanya ada kipas angin di atap, udara tetap terasa sejuk. Semua ruangan terbuka. Angin bisa leluasa keluar masuk. Kalau ingin kumpul bersama teman sambil ngobrol lama bisa di sini.      



Foto: kolesi pribadi menggunakan Smartfren Andromax

Saturday, 7 July 2018

Nasi Bebek Purnama, Konon Kabarnya ini yang Asli

nasi bebek enak di surabaya

Beberapa bulan silam ngobrol-ngobrol sama suami tentang bebek enak di Surabaya. Lanjut lagi obrolan ke warung bebek kaki lima yang enak di Surabaya. Mulailah kami 'mendaftar' dimana saja. Ternyata kok panjang ya daftarnya. Kebanyakan lah kok warung bebek purnama. Tetiba suami nyeletuk, konon kabarnya ada warung bebek purnama yang asli di daerah Jalan Dinoyo. Depan bekas gedung bioskop Dinoyo.

Kebetulan beberapa hari kemudian kami lewat daerah Jalan Dinoyo. Ketemu. Gampang ternyata jujugane, rek. Lokasinya ada di pojok pertigaan jalan Dinoyo dan Jalan Pajajaran. Sebelah Jalan Pandegiling. Kalau dari arah Pasar Keputran ada di sebelah kanan. Tapi... bebek sudah habis. Padahal masih jam 9 malam. Ya wis lah. Kapan-kapan kalau lewat sini mampir lagi. Pas kebetulan lewat daerah sini lagi, kebetulan masih jam 8. Kami mampir. Lah kok habis lagi. Mungkin karena malam minggu banyak pengunjung yang datang. Ya wis lah. Balik kucing. Belum jodoh.

Kemaren dari siang muter-muter di daerah tengah kota Surabaya untuk berbagai urusan. Sekitar jam 4 semua urusan sudah selesai. Pas pulang sengaja ambil rute daerah Padegiling dan Dinoyo. Kami sampai di daerah Dinoyo sekitar jam 5. Alhamdulillah sudah buka. Baru buka. Warung ini buka mulai jam 5 sore. Ya wis lah mampir.

nasi bebek purnama surabaya


Tempat ini sama seperti warung kaki lima biasa. Pakai tenda terbuka. Hanya tertutup kain banner di depan. Ada tiga set meja kayu panjang. Lokasinya di sebelah Mie Pangsit Gajah Mada. Jangan kaget kalau makan di sini tiba-tiba ada mobil penuh sayur parkir di sebelah warung. Maklum lokasinya memang dekat Pasar Pandegiling. Lahan sebelah warung ini biasanya untuk tempat parkir atau bongkar muat para pedagang.

Nggak pakai lama nasi bebek pesanan datang. Porsi nasinya banyak. Serundengnya juga banyak. Asyeeek. Bebek gorengnya garing sampai daging bagian dalam. Kami cuma pesan nasi bebek standart. Harnganya Rp 20.000/porsi. Tanpa tambahan lauk yang lain. Kalau mau nambah jerohan, kepala atau ceker boleh saja. Tapi nambah harganya, ya. Sambel sudah tersedia di meja. Boleh ambil sepuasnya. Gratis. Ini nih yang paling disukai suami. Beliau penyuka pedas. Bisa bebas ambil sebanyak-banyaknya.

nasi bebek enak di surabaya
Mbak e lagi bikin serundeng

Bagi saya, yang juara di sini serundeng dan sambelnya. Pecinta serundeng, di sini tempatnya. Gurihnya pas. Tidak terlalu asin. Teksturnya kering tidak berminyak. Sambalnya menggunakan sambal matengan. Sambal bajak kata orang Surabaya. Pedes. Pakai banget. Tapi tenang saja. Terasa pedas pas masuk ke mulut. Begitu tertelan sensasi pedasnya langsung ilang. Nggak bikin perut mules juga. Bagi para pecinta pedas pasti paham maksud saya. Cuma ya minyaknya menggenang. Kalau mau ambil sambel ditiris aja dulu.

Alhamdulillah. Akhirnya kesampaian juga makan di sini. Nggak kuatir ngiler lagi hahaha.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Smartfren Andromax


Tuesday, 3 July 2018

Kare Kambing Sopongiro Jalan Karah Surabaya

kare kambing enak di surabaya
Kedai Kare Kambing tampak samping

Saya sering lewat jalan Karah. Kare Kambing Sopongiro Mas Jumain selalu ramai. Penasaran ingin mencicipi? Pastinya. Berhubung saya tidak suka daging kambing ya wis lah lewat saja. Tapi lama-lama kok penasaran. Gimana sih enaknya? Sampai banyak orang yang datang setiap hari. Tiba-tiba Suami yang nggak suka kambing blas ngajak mencicipi kare kambing ini. Ternyata penasaran juga beliau.

makanan enak di surabaya
Jerohan sapi banyak dan empuk


Ya wis lah. Kita incipi bareng. Pas sampai ke tempat ini sore setelah ashar. Ternyata sudah habis. Ya wis lah besuk saja. Suami maunya datang pagi supaya nggak terlalu ramai. Ternyata benar. Pagi hari lebih nyaman. Selain pengunjungnya belum banyak juga tidak panas di dalam kedai. Interior tempat ini dengan cita rasa tradisional. Meja kursi panjang terbuat dari kayu. Lebih fleksibel. Kalau sedang banyak pengunjung masih bisa kebagian tempat duduk. Meski tempat makannya tak terlalu luas masih bisa menampung orang banyak. Eh iya, khusus untuk pengunjung yang menggunakan mobil bisa parkir di belakang kedai. Lewat samping kedai ini kalau mau masuk parkirnya.

kuliner enak di surabaya

Baik lah. Ini dia yang ditunggu-tunggu. Ternyata porsinya besar. Isi kare bukan hanya daging tapi lebih banyak jerohannya. Selain hati dan paru, ada juga babat dan usus. Semuanya jerohan sapi. Daging dan jerohannya empuk. Tidak perlu usaha keras untuk menggigit. Lumer di mulut. Apalagi kalau dicampur dengan kuahnya. Sedaaap. Kuahnya kental. Komposisi santan dan rempah bumbunya pas. Gurih. Nikmat hingga tetes terakhir. Pas makan ini saya jadi ingat soto Betawi. Tampilan dan rasanya mirip.

Oh ya, Buat yang punya kolesterol dan darah tinggi lebih baik cukup makan satu porsi saja di sini. Jnagan juga sering-sering. Dua minggu sekali sepertinya cukup. Kare Kambing Sopongiro Mas Jum buka setiap hari dari jam 09.00 sampai habis.

Kare kambing campur biasa dibandrol dengan harga Rp 18.000,-/porsi. Kalau nambah jerohan atau ingin lauk tertentu saja harganya berbeda. Lebih baik tanya dulu saja harganya sebelum memesan. Nggak usah pakai gengsi. Bapak penjualnya baik dan ramah. Selamat menikmati. Buat pencinta jerohan, please jangan terlena. Secukupnya saja hehe.