Wednesday, 28 December 2016

Memberdayakan Blog dengan Top Level Domain Dotcom

Dari awal saya ngeblog selalu menggunakan blog gratisan. Dari multiply yang akhirnya pindah ke blogspot. Alasannya sederhana, saya gaptek bahasa html dan segala tetek bengek pembuatan web. Lebih mudah bikin blog gratisan. Saya tinggal daftar saja. Format blog, templete, design tata letak sudah ada semua. Tinggal pilih, klik sana klik sini... jadi deh. Saya sama sekali belum kepikiran untuk membuat blog dengan domain sendiri.



Setahun lalu, saya kembali ngeblog setelah lama mati suri. Ternyata perkembangannya sangat pesat. Saya ketinggalan jauh. Harus mulai belajar lagi dunia blog, nih. Tanya teman-teman blogger plus ikut berbagai komunitas blogger. Seorang teman menyarankan saya untuk pindah ke domain berbayar. Bisa menggunakan dotcom atau dotnet. Hari gini udah nggak musim pakai domain gratisan.

Domain Berbayar

Masak iya, sih? Jadi penasaran. Saya mulai tanya beberapa teman blogger senior. Ternyata ngeblog dengan domain berbayar mempunyai banyak keuntungan. Keuntungan yang pertama tentu saja blog kita bisa mendapat kesempatan rangking atas di search engine. Tentu ini akan berimbas pada traffic penggunjung di blog.

Blog yang menggunakan dotcom atau dotnet memberi kesan profesional pada pemiliknya.  Apalagi kalau nama domain mempunyai nilai jual. Ini bisa menjadi nilai plus untuk klien. Nama blog yang pendek akan lebih mudah diingat. Bisa juga menaikkan jumlah fans dan subcribers. Tentu saja semua ini akan membuat blog menjadi lebih cepat dilirik klien atau perusahaan yang ingin memasarkan produknya dengan bantuan blogger. 

Satu lagi yang lebih penting. Banyak layanan periklanan (adsense) yang lebih tertarik pada blog dengan domain berbayar. Terutama yang menggunakan dotcom atau dotnet. Nah, ini nih yang penting. Lumayan kan kalau blog kita bisa menjadi pasif income. Bisa jadi penghasilan dari ngeblog lebih besar dari penghasilan utama kita. Ini menarik, kan. Kita bisa pensiun dini dan bekerja full time di rumah. Waktu bersama keluarga jadi lebih banyak.



Dotcom atau dotnet

Nama domain dotcom secara teori digunakan untuk nama komersial atau lembaga bisnis. Karena ‘com’ adalah singkatan dari commercial. Secara teori digunakan untuk nama merek dagang, nama perusahaan, nama produk atau berbagai kepentingan marketing yang berhubungan dengan aktifitas penjualan perusahaan barang atau jasa.

Namun pada prakteknya domain dotcom bisa digunakan untuk keperluan apa saja. Nama orang atau nama lembaga bisa juga menggunakan dotcom. Memang tidak ada larangan atau batasan karena domain dotcom bisa dibeli secara bebas tanpa persyaratan khusus yang rumit.

Kalau dotnet diambil dari singkatan ‘network atau networking’. Domain dotnet secara teori digunakan untuk web yang berhubungan dengan dunia IT, perusahaan komputer, layanan jasa internet dan sejenisnya. Pada prakteknya sama dengan domain dotcom, siapa saja bisa menggunakan domain dotnet.

Inilah salah satu penyebab blog yang menggunakan dotcom atau dotnet lebih mudah berada di rangking atas search engine. Kedua domain ini dianggap mempunyai krebibilitas yang tinggi.



Blog dotcom

Akhinya, saya memutuskan untuk mentransformasi blog gratisan saya menjadi domain dotcom. Ya... saya lebih dulu membeli domainnya. Ketika saya cek, kebetulan ugikmadyo.com available. Langsung saja saya beli. Saya sudah niat domain blog harus sama dengan nama akun email, twitter dan instagram.  

Setelah itu saya baru beli hosting. Nah, disinilah saya mulai error. Saya coba belajar ‘membangun rumah‘ blog namun selalu gagal. Saya ikuti berbagai tutorial di internet namun hasilnya gagal terus. Saya berkonsultasi dengan seorang teman blogger. Dia memberi saran untuk ‘mengawinkan‘ domain saya dengan blogspot. Woila... ternyata jauh lebih mudah dan tidak ribet. 

Setelah menggunakan dotcom pagerank lebih cepat naik. Trafik pengunjung juga meningkat. Satu hal yang pasti, saya lebih Pe-De eksis di dunia blogger. Nama blog yang sama dengan akun email, twitter dan instagram bisa jadi bekal personal brand yang kuat. Klien lebih mudah menelusuri rekam jejak saya di dunia maya. Ini berarti peluang dapat kerjaan terbuka lebih luas lagi. Alhamdulillah. 

Benar kata teman saya, pakai blog berbayar gengsinya beda dibandingkan kalau pakai blog gratisan. Kalau memberi kartu nama bisa rada angkat dagu... dikit. Dikit aja... kalau banyak-banyak ntar leher pegel hehe. Ngeblog yang pada awalnya hanya sebagai gaya hidup ternyata bisa jadi salah satu channel yang menghubungkan saya ke bisnis baru. Dapat uang dari adsense, menjadi buzzer, atau menjadi endors suatu produk tidak ada dalam bayangan saya dahulu. Ternyata blog saya bisa menghasilkan uang. Seperti mimpi rasanya. 

Buat Anda yang saat ini masih menggunakan blog gratisan. Bisa segera kunjungi dotcomforme. Saat ini ada hot promo. Domain dotcom plus website blog hanya 150 ribu/tahun. Murah bingit ini... CS-nya sabar dan telaten. Bagi saya yang gaptek sangat tertolong dengan layanan ini. Bukan hanya bagi Anda para blogger. Ada juga produk khusus untuk UKM start up dan juga e-commerce. Lengkap, kan? Tak perlu kemana-mana lagi. Cukup kunjungi dotcomforme.



Foto dan ilustrasi : pinjam pakai dari koleksi Mbah Google

Friday, 23 December 2016

Treatment Komplit untuk Seluruh Keluarga di Mom n Jo

8 April 2006 Mom n Jo Spa hadir pertama kali di Jakarta. Pada awalnya membuka layanan untuk Ibu hamil dan setelah melahirkan. Ibu-ibu yang hamil biasanya mengalami rasa tidak nyaman karena perubahan hormon dan perubahan kondisi fisik. Mom n Jo memberikan treatment khusus untuk membuat nyaman para ibu hamil.

Mom n Jo Surabaya

Hingga saat ini Mom n Jo sudah hadir di Tangerang, Bandung, Surabaya, Cirebon, Medan, Bali, Makasar, Batam, Balikpapan dan Bangka Belitung. Kalau Mom n Jo Surabaya ada di Jalan Prapanca no. 36. Seluruh layanan di cabang Mom n Jo memiliki standart yang sama di seluruh Indonesia.

Selama sepuluh tahun berdiri, Mom n Jo mengalami perkembangan dalam memberikan treatment untuk pelanggan. Tidak lagi hanya untuk ibu hamil. Treatment untuk bayi, anak-anak, orang dewasa baik wanita maupun pria juga ada.

Design interior seperti rumah tinggal


Treatment yang ada di Mom n Jo antara lain: Pijat untuk ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan, pijat untuk bayi dan anak, program pengurusan dan pembentukan badan untuk para ibu yang baru melahirkan, facial istimewa, hair treatment, waxing dan nail services.

Ada beberapa treatment khusus yang merupakan layanan spesial dari Mom n Jo. Untuk Ibu yang baru melahirkan ada pijat khusus bagi yang melahirkan caesar. Ada juga treatment khusus untuk ibu-ibu yang menyusui agar air susunya banyak. Satu lagi treatment khusus yang baru launching tanggal 20 desember 2016. Treatment untuk pada pecandu gadget. Meski dikhususkan untuk anak-anak. Namun ada juga layanan untuk orang dewasa. Orang tua dan anak bisa melakukan treatment bersama. Seru, kan?

Tersedia juga aneka barang kebutuhan bayi dan anak


Saya paling suka dengan suasana Mom n Jo. Tempatnya seperti rumah. Design interior bernuansa lembut dan hangat. Bikin betah berlama-lama di sini. Sangat cocok untuk santai dan menyamankan diri sejenak. Setelah keluar dari Mom n Jo badan terasa lebih segar. Siap menghadapi dunia nyata yang sibuk dan riuh hehe.

Penataan toko yang unik
 
Foto : koleksi pribadi menggunakan ZenfoneC

Wednesday, 21 December 2016

Mom n Jo Surabaya Launching Treatment Gadget Holic

Saya menghadiri acara launching treatment untuk anak-anak yang gadget holic kemaren. Acara ini diselenggarakan Mom n Jo cabang Surabaya. Sebagai narasumber hadir psikolog Edwina Natalia, M.Psi dan Marybetts Sinclair, LMT ahli terapis dari Amerika. Acara dibuka oleh Ibu Wulan, direktur Mom n Jo Indonesia.

Ibu Wulan, direktur Mom n Jo Indonesia

Ibu Wulan berbagi pengalaman tentang salah satu anaknya yang kecanduan gadget. Kalau sedang libur dia lebih senang main game dengan gadget. Kalau diajak pergi orang tuanya dia sering menolak dan lebih memilih untuk main game di rumah. Ibu Wulan melihat kondisi yang berbahaya ini mulai melakukan berbagai cara untuk mengatasi kecanduan si anak. Pembatasan waktu penggunaan gadget mulai dilakukan. Namun setiap kali gadget diambil si anak marah-marah bahkan cenderung mengamuk. Butuh waktu bertahun-tahun hingga akhirnya si anak bisa terlepas dari kecanduan gadget.

Acara langsung dilanjutkan dengan psikolog Edwina Natalia. Beliau langsung memberi warning jangan pernah memberi gadget pada anak di usia dini. Apa sebenarnya tujuan orang tua memberikan gadget pada anak. Kalau hanya ingin anak duduk diam, lebih baik tidak usah. Tunggu hingga usia 11 atau 12 tahun. Tunggu hingga anak sudah bisa bertanggung jawab memilih yang baik dan tidak baik. Penggunaan gadget pada anak maksimal 15 menit dalam satu hari. Makjleb. Waduh... 

Ibu Edwina menuturkan bahwa penggunaan gadget pada anak yang terlalu dini dapat merusak otak bagian amigdala. Otak bagian ini bertanggung jawab atas persepsi emosi (marah, takut, sedih dan lain-lain) serta agresi pengendali. Apabila amigdala rusak dapat menyebabkan perilaku negatif psikologis dan sosial. Seperti kehilangan emosi, meningkatkan aktivitas generatif dan kebiasaan kompulsif. Secara sederhana bisa membuat anak terlalu sensitif, kehilangan empati dan tidak bisa mengontrol diri ketika marah, kecewa atau sedih. 

Edwina Natalia, M.Psi memberikan materi.

Kalau memang anak sudah terlanjur diberi gadget maka harus segera mungkin dibatasi kalau bisa dijauhkan. Semua ini membutuhkan perjuangan panjang. Hal ini terjadi karena gadget adalah benda ajaib yang mangandung banyak hal yang disukai anak-anak. Gambarnya bergerak, ada musiknya, berisi aneka game dan video yang mudah dihapus dan diunduh bila bosan. Anak-anak memang cenderung suka dengan hal-hal yang bersifat visual.      

Butuh konsistensi orang tua jika ingin menghilangkan ketergantungan gadget pada anak. Kalau melarang anak menggunakan gadget, orang tua jangan menggunakan gadget didepan atau didekat anak. Kalau memang terpaksa, sembunyi yang jauh atau tunggu hingga anak tidur. Kalau hal itu tidak dilakukan jangan salahkan anak kalau dia tidak mau 'lepas' dari gadget. Anak pasti akan mencontoh perilaku orang tuanya. 

Alihkan aktivitas anak dengan bermain atau membaca buku. Bermain yang dimaksudkan disini bermain dengan teman-temannya atau dengan orang tua. Jangan pernah menyuruh anak main sendiri sendangkan orang tua malah asyik dengan gadget. Bila ingin mengalihkan anak dengan membaca, pilihlah buku interaktif. Misalnya dengan buku yang bertekstur, ilustrasinya tiga dimensi yang bisa digerak-gerakkan. Bisa juga dengan buku yang dilengkapi dengan CD atau talking pen. Nanti kalau anak sudah betah membaca lama, Anda bisa memberi anak buku model biasa.

Turtle Neck akibat sering menggunakan gadget

Satu trik lagi dari Ibu Edwina, jangan biarkan anak tenggelam dalam dunia gadget. Ketika anak main game, dekati, tanya-tanyain tentang game yang dimainkan. Misalnya: itu ngapain kok gitu? Apa tuh? Bonusnya apaan?... dan lain-lain. Buat anak merasa tidak nyaman berlama-lama 'kencan' dengan gadget. Hal ini juga bisa membuat anak sadar bahwa dia ada di dunia nyata. Ada orang lain di sekitarnya.

Perubahan struktur tulang pada gadget holic

Sesi ke 2 diisi oleh Marybetts Sinclair, LMT, ahli terapis dari Amerika. Miss Sinclair lebih fokus pada bahaya gadget holic yang berpengaruh pada kesehatan tulang dan otot. Selama ini kita tak pernah sadar bahwa akibat penggunaan gadget posisi leher jadi melengkung. Biasa disebut turtle neck (leher kura-kura). Kalau terlalu lama menggunakan gadget posisi punggung akan membungkuk. Untuk memperbaiki struktur tulang belakang ini bisa menggunakan bola besar.

Salah satu terapi untuk memperbaiki tulang belakang melengkung

Miss Sinclair juga memperagakan berbagai posisi badan yang benar ketika menggunakan gadget dan laptop. Bagi para pengguna laptop dalam waktu lama, dianjurkan istirahat setiap 1 jam. Bangun dari duduk dan jalan kaki sejenak bisa melenturkan otot yang tegang. Apabila badan terasa tidak enak karena terlalu lama menggunakan gadget atau laptop bisa langsung melakukan terapi khusus.  Mom n Jo seluruh Indonesia melayani terapi khusus akibat gadget holic untuk anak-anak dan dewasa.

Pemenang doorprize bersama Miss Sinclair dan Ibu Edwina

Acara ini banyak pembagian doorprize dari Mom n Jo serta voucher dari 369 restoran grup. Member KEB Surabaya memborong doorprize voucher. Sebagai penutup acara adalah sesi foto bersama dan makan siang.  

Foto : koleksi pribadi menggunakan ZenfoneC

Thursday, 8 December 2016

Gagal Gaptek Kalau Sering Baca Jalantikus.com

Sebagai blogger wajib eksis di dunia maya. Ke-eksis-an menjadi poin utama yang dilihat klien sebelum memberikan kontrak kerja. Selain laptop, gadget menjadi ‘senjata’ andalan dalam bekerja. Gadget harus digunakan semaksimal mungkin untuk mendukung pekerjaan sebagai blogger. Sementara itu, perkembangan dunia gadget dan seluk beluknya sangat cepat. Dari hari ke hari ada saja perkembangan baru. Kalau tidak mengikuti perkembangan terbaru, label gatek melekat dengan sukses pada diri kita. Saya kebetulan tidak berlatar belakang IT. Itu berarti saya harus belajar ekstra keras seputar dunia gadget.



Selama ini, saya lebih suka belajar tentang gadget dari internet. Informasi yang ada lebih cepat up date. Saya juga bisa lebih fokus jika ingin mencari tahu tentang sesuatu. Tinggal ketik di search engine, enter. Lalu pilih bahan bacaan dari portal teknologi atau gadget terpercaya dan kredible. Tidak asal tulis atau copy paste. 



Rujukan saya untuk urusan gadget selama ini adalah jalantikus.com. Saya memilih portal ini karena cocok buat saya yang awam dengan urusan gadget. Setiap artikel tulisannya tidak terlalu panjang. Singkat, jelas dan padat informasi. Bahasanya sederhana dan mudah dipahami. Tidak terlalu njlimet dengan istilah-istilah teknis. Serta dilengkapi screenshot di gadget. Saya bisa mencoba langsung di gadget. Ini yang membedakan dengan portal teknologi online yang lain.  

Ada banyak informasi tentang gadget di sini. Terutama ulasan tentang berbagai aplikasi. Artikelnya detail dan selalu up to date. Pada setiap akhir artikel selalu ada nama penulisnya. Saya bisa tahu profil dan melihat artikel-artikel karyanya yang lain. Ini memudahkan saya untuk melacak profil penulisnya. Selain itu, seluruh tim redaksi juga dicantumkan dengan jelas. Kalau kita tahu latar belakang dan kapasitas penulis dan tim redaksi tentu saja ini akan menambah keyakinan kita akan isi artikelnya.



Di sini, ada rubrik khusus tentang gadget. Banyak artikel yang mengulas tentang berbagai aplikasi gadget di sini. Plus berbagai solusi kalau aplikasi tersebut bermasalah di gadget kita. Jalantikus.com juga memberikan informasi berbagai aplikasi yang bisa digunakan dengan aman dan menunjang pekerjaan. Selain itu juga diulas tentang berbagai aplikasi yang sebaiknya tidak usah diunduh. Hanya akan menambah berat kinerja gadget. Banyak juga artikel yang memuat berbagai aplikasi yang berbahaya bila terpasang di gadget kita. Masak sih, ada aplikasi yang berbahaya? Silahkan langsung meluncur ke jalantikus.com saja. Biar tidak penasaran hehe.


Saya paling suka dengan rubrik tips dan trik. Ada banyak artikel yang mengulas masalah-masalah yang biasa dialami gadget. Plus solusinya, tentu saja. Isi artikel di rubrik ini 80% panduan teknis yang mudah diikuti. Siapkan gadget ketika membuka artikel. Sambil membaca pelan-pelan sekalian dipraktekkan langsung. Kalau masih bermasalah atau ada yang kurang jelas bisa tanya ke tim redaksi. Jangan lupa sertakan screenshot tampilan di gadget. Ini akan memudahkan tim redaksi membantu permasalahan kita.



Satu lagi yang saya suka dari portal ini. Jalantikus.com sudah tersedia di google play. Ini memudahkan saya untuk bisa selalu mengikuti artikel terbaru di portal ini. Tampilannya ramah di mata. Nyaman di baca. Lebih praktis. Langsung buka saja di gadget. Kapan saja. Dimana saja. 

Untung ada jalantikus.com. Tidak ada lagi alasan untuk gaptek. Nggak perlu malu-maluin kalau punya gadget canggih tapi tidak paham penggunaannya. Meski bukan taraf ahli. Paling nggak tak malu kalau ditanya teman atau kerabat yang gadgetnya bermasalah. Syukur-syukur kalau kita bisa beresin masalahnya.         

Monday, 5 December 2016

Hobi dan Pekerjaan Jalan Beriringan dengan Acer Switch Alpha 12

Sebenarnya tidak ada bayangan sama sekali kalau hobi yang saya kerjakan bisa menghasilkan uang. Malah bisa jadi pekerjaan sampingan yang saya tekuni sampai sekarang. Bermula iseng ikut-ikutan bikin blog. Saya jadi kecanduan nge-blog sampai sekarang. Blog pertama saya di multiply.com. Awalnya hanya berisi curhat nggak penting. Ternyata banyak teman blog yang penulis profesional. Akhirnya saya mulai belajar menulis dengan baik dan benar. 



Lalu saya mulai menulis buku. Awalnya nulis bareng dalam satu buku. Akhirnya berani menulis sendiri satu buku utuh. meskipun baru buku untuk anak-anak. Seru juga nge-blog. Bisa dapat hadiah kalau menang lomba atau giveaway. Bisa bikin buku dan dapat uang yang lumayan. Awalnya hobi jadi pekerjaan sampingan. Sampai sekarang saya masih tetap menjalankan hobi ini. Menulis blog maupun menulis buku. Selain karena cinta juga karena uang... eh, saya bukan matre tapi ini kebutuhan. 

Setelah menikah, saya resign dan bekerja freelance di rumah. Suami minta saya jadi asisten pribadi beliau. Segala urusan administrasi kerja, komunikasi dengan kolega atau klien menjadi tanggung jawab saya. Pekerjaan suami lebih banyak di ‘lapangan’. Seringkali lokasinya di luar kota. Dan... suami selalu minta saya ikut. Saya yang biasanya anteng dengan PC di rumah. Harus menyesuaikan diri dengan keadaan. 

Dilengkapi kickstand yang bisa diatur sudutnya hingga 165 derajat


Untunglah ada notebook Acer Switch Alpha 12. Notebook 2 in 1 yang tipis dan ringan. Tidak bikin bahu pegel kalau harus berjalan jauh sambil bawa tas. Selain itu juga hemat batre. Bisa sampai 8 jam. Kalau menemani suami ke lokasi proyek paling susah cari colokan. Kalau pun ada biasanya diutamakan untuk mesin-mesin yang ada. Tak perlu risau dengan notebook ini. Kalau suami sibuk dengan pekerjaannya. Saya bisa mlipir ke tempat teduh, pangku notebook dan lanjut ngetik naskah atau nge-blog. 

Kalau sudah begitu saya bisa anteng berjam-jam tanpa mengganggu suami kerja. Apa nggak panas tuh paha jadi meja berjam-jam? Tenang... notebook Acer Switch Alpha 12 menggunakan pendingin Acer LiquidLoop. Berupa pipa berisi cairan pendingin untuk menstabilkan suhu. Notebook tidak akan cepat panas. Selain itu notebook Acer Switch Alpha 12 juga tidak memiliki ventilasi udara. Tak ada hawa panas yang keluar. Meski tak ada meja dan harus memangku notebook lama tetep asyik. Saya tetap bisa ngetik dengan nyaman. 



Satu lagi yang saya suka dari notebook ini. Kalau membuat naskah atau artikel kan harus riset dulu, nih. Seringkali harus buka banyak web, buka video, adakalanya harus download e-book atau video. Nah, notebook Acer Switch Alpha 12 kinerjanya kencang dan hemat energi. Kok bisa? Ya iyalah kan ada prosessor Intel Core i Series generasi ke 6. Notebook ini level-nya lebih tinggi dibanding produk sejenis yang menggunakan prosesor Intel Core M. Istimewa kan? 

Ada alasan lain saya kuat berjam-jam ‘kencan’ dengan notebook ini. Layarnya sudah ditanam teknologi Blue Light shield yang membantu mengurangi emisi cahaya biru pada layar. Ini nih yang bikin mata tidak cepat lelah kalau ngetik lama. Notebook Acer Switch Alpha 12 sudah dilengkapi pena digital active pen. Saya bisa menggambar kalau sedang blank tidak dapat ide.

Keyboard ada lampu backlit. Tetap bisa ngetik saat cahaya redup. 


Ada satu lagi keistiwaan notebook satu ini. Notebook Acer Switch Alpha 12 sudah dilengkapi port USB type C dengan USB 3.1 gen 1. Dengan port ini, kita bisa mendapatkan transfer data yang kecepatannya hingga 5 Gbps. Ini berarti lebih cepat 10 kali lipat lebih kencang dibandingkan port USB 2.0. Selain itu juga bisa digunakan untuk men-charge gadget kita kalau kehabisan baterai. Cocok sekali kan buat saya yang sering susah cari colokan listrik. 

Oh iya... Hampir lupa. Pada awal tulisan ini, saya menyebutkan kalau notebook Acer Switch Alpha 12 adalah notebook 2 in 1 kan? Maksudnya? notebook hybrid ini sekaligus juga tablet. Serius? Kok bisa? Bisa. Tinggal lepas keyboard docking yang dilengkapi dengan engsel magnet. Pelepasan ini cepat dan aman. Tinggal klek. Notebook jadi tablet. Mau notebook atau tablet sama-sama asyik digunakan.  

Untunglah ada notebook Acer Switch Alpha 12. Hobi nulis dan pekerjaan tetap bisa jalan beriringan. Salah satu tak perlu mengalah. Keuntungan buat saya. Bisa dapat dua sumber pemasukan. Alhamdulillah...   



#acerswitchableme #acerindonesia #acerswitchalpha12

Saturday, 3 December 2016

Shop and Drive, Pertolongan Pertama Ketika Aki Mobil Bermasalah

Selama ini, kalau urusan mobil atau motor saya tinggal naik saja. Tahu beres. Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat pelajaran berharga. Saya harus tahu soal permesinan. Yah... paling nggak sedikit tahu pengetahuan dasar mengatasi mobil bermasalah. Sewaktu akan pergi mobil susah distater lah lama-lama tidak nyala sama sekali. Untung kejadiannya di rumah. Untung meski suami sedang pergi masih ada adik. Alhamdulillah. Saya tidak seberapa panik. 

  

Beberapa hari sebelumnya mobil sempat susah distater. Namun hanya sebentar langsung bisa nyala. Lah kok sama sekali tak hidup sekarang. Adik cek sana, cek sini. Dia menyimpulkan sepertinya aki mobil yang bermasalah. Adik segera pinjam mobil tetangga yang kebetulan mereknya sama. Adik menyambungkan aki mobil tetangga ke mobil kami. Langsung hidup mobil kami. Waduh, ini hari minggu jam 8 malam pula. Mana ada bengkel yang buka. Padahal Besok pagi, Adik saya ada acara di Kantor dan harus berangkat jam 5 pagi.



Tetangga menyarankan kami untuk telepon shop and drive 1500015. Sewaktu adik menghubungi shop and drive ditanya kronologi peristiwa mogoknya mobil. Petugasnya juga bertanya merek mobil dan type-nya. Ternyata kami bisa beli aki dan langsung akan dibantu pemasangannya. Alhamdulillah. Wajah adik saya langsung cerah. 

Sekitar 30 menit bala bantuan shop and drive datang. Ternyata lokasi bengkelnya dekat dengan rumah. Petugasnya ramah dan sabar meladeni banyak pertanyaan saya. Mohon maklum, namanya juga mak-mak kepo yang pengen belajar tentang urusan mobil dan tetek bengeknya. Siap-siap kalau seandainya... seandainya... (amit-amit jangan sampe) aki soak pas saya sendirian.

       GS Maintenance Free NS40Z

Kami diberi dua pilihan aki, yaitu GS Maintenance Free NS40Z atau GS Hybrid NS40Z. Terima kasih Mas petugas sangat tidak pelit memberi penjelasan. Kalau GS Maintenance Free NS40Z bebas perawatan, tanpa menambah air aki, daya start tinggi dan bebas korosi/ karat. Aki ini didesain khusus untuk iklim tropis Indonesia. Aki jenis ini biasa disebut aki kering. Sedangkan GS Hybrid NS40Z termasuk jenis aki basah. Kita harus rajin cek air aki. Tetapi tenang saja. Pada GS Hybrid NS40Z ada indikator elektrolit. Kita lebih mudah mengetahui kondisi permukaan air dan daya setrum aki. 

GS Hybrid NS40Z


Saya sih inginnya milih GS Maintenance Free NS40Z. Tinggal pasang dan pakai. Tidak ribet harus rajin ngecek aki. Namun apa daya harganya lebih mahal. Kondisi darurat. Budget biaya tidak mencukupi. Jadi ya saya lebih memilih GS Hybrid NS40Z. Setelah ini disiapkan anggaran khusus. Biar nanti suatu saat bisa ganti aki kering.

Ada satu lagi produk aki yang dimiliki shop and drive yaitu GS Premium 580-24C. Aki jenis ini diperuntukkan khusus untuk mobil mewah dan mobil sport. Keistimewaan aki ini selain kapasitasnya lebih besar, segera setelah diisi accu zuur aki langsung bertenaga optimal.

GS Premium 580-24C


Oh iya... kita bisa membeli aki secara online di shop and drive. Kita tinggal buka web-nya lalu pilih merek kendaraan yang Kita miliki. Klik buy. Lalu tinggal tunggu aki diantar. Pembelian aki online hanya bisa pada hari senin - jum’at jam 08.00 - 17.00. Diluar jam itu Kita bisa langsung menghubungi 1500015. Shop and drive buka 24 jam.  



Mau yang lebih praktis lagi? Males telepon. Gampang. Buat yang mempunyai ponsel android bisa download aplikasi shop and drive di google play. Asyik, kan? Asyik banget. Tinggal buka aplikasi. Pilih aki. Masukkan data. Klik. Tinggal tunggu petugas shop and drive. 


Untung ada shop and drive. Saya tidak perlu panik lagi kalau aki mobil bermasalah. Tinggal call shop and drive 1500015. Masalah aki mobil beres.          

Wednesday, 30 November 2016

Staedtler Pensil Terbaik untuk Anak dan Aman Digunakan


Saat ini kita memasuki era digital dimana gadget dan laptop menjadi barang familiar untuk anak-anak. Menulis dengan mudah hanya dengan menekan tuts. Menggambar juga bisa dengan mudah menggunakan pensil elektronik. Namun bagi anak-anak yang baru belajar memegang benda. Bila menulis dengan pensil terbaik itu asyik. Maka menggambar dengan pensil warna bagus menjadi aktivitas yang seru. Ada sensasi baru yang menjadi pengalaman tak terlupakan buat mereka.

Menggambar atau mewarnai adalah kegiatan yang disukai anak-anak. Apalagi kalau pencil warnanya dengan gambar cantik  ceria seperti ini. Staedtler Luna Triangular Coloured Pencil batang pencil berbentuk segitiga adalah pensil warna yang nyaman untuk anak-anak. Tangan-tangan kecil mereka tidak akan cepat lelah meski menggambar lama. Staedtler pensil terbaik untuk anak balita yang dalam tahap belajar memegang. Aneka warna cerah Staedtler Luna bisa merangsang kreativitas anak. Yang lebih penting aman digunakan anak-anak minimal umur 3 tahun.



Semua pensil warna bagus Staedtler dilapisi dengan ABS (Anti Break System) yang membuatnya tidak mudah patah. Mata pensil lunak dan empuk. Semua itu bisa meminimalisir resiko bisa melukai anak-anak. Kertas gambar juga tidak akan mudah robek meski ditekan kuat anak-anak. Semua pensil warna Staedtler mempunyai beberapa pilihan jumlah warna, yaitu 48, 36, 24, 12 dan 12 pensil pendek. Selain itu ada juga dueto 12 pensil dengan 24 warna. Pada bagian atas dan bawah mempunyai pilihan warna yang berbeda.

Selain pensil warna berbentuk segitiga ini juga ada pensil warna yang batangnya berbentuk bulat biasa. Untuk masalah komposisi warna tidak ada perbedaan. Hanya bentuk batang pensilnya saja yang berbeda. Ada satu lagi produk Staedtler yang asyik. Pensil warna magic yaitu pensil warna watercoloured. Pensil warna bagus yang memiliki efek cat air. Warnanya lebih cerah dan alami. Arsiran warna juga lebih pekat. Pensil warna watercoloured dalam setiap kemasannya mendapat bonus kuas. Gambar setelah diwarnai lalu diusap dengan kuas basah. Woula... gambar berubah seperti gambar cat air.



   

Pada awalnya, Staedtler hanya membuat pensil hitam untuk menulis. Pensil ini dibuat pertama kali di dunia oleh Friederich Staedtler pada tahun 1662. Pensil pertama Staedtler ini diberi nama tradition. Bagi yang lahir tahun 70an atau 80an pasti sangat akrab dengan pensil ini. Pensil sejuta umat yang selalu ada di toko buku dan alat tulis.



Setelah terjadi revolusi industri pada tahun 1835, John Sebastian Staedtler (generasi ke-3 Staedtler) mendirikan pabrik pensil pertama di dunia yang terletak di kota Nuernberg, Jerman. Pabrik pensil ini diberi nama JS Staedtler. Sejak saat itu Staedtler lebih gencar memasarkan produknya. Bahkan hingga ke luar Jerman. Untuk wilayah Indonesia, Staedtler didistribusikan oleh PT ASABA yang memiliki perwakilan distributor dan sub-distributor di seluruh Indonesia. Tak heran jika kita sangat mudah mencari seluruh produk Staedtler.

Kantor dan Pabrik Staedtler di Jerman

Kembali ke masalah pensil Staedtler. Seiring dengan perkembangan teknologi pembuatan pensil Staedtler sellau mengalami penyempurnaan. Lalu dibuatlah pensil terbaik dengan merek Mars Lumograph yang memiliki 7 grade kehitaman. Kalau lihat gambar dibawah ini Anda pasti tidak asing lagi dengan penampakan pensil ini. 

Bagian terpenting sebuah pensil Staedtler adalah lead atau lebih dikenal dengan sebutan mata pensil. Bagian ini terbuat dari campuran graphite dan tanah liat. Pensil 2B memiliki tingkat pencampuran yang sempurna antara graphite dan tanah liat dibandingkan dengan grade pensil yang lain. 



Oh ya... ada produk pensil terbaru andalan Staedtler yaitu Staedtler Noris Triangular  dengan grade 2B. Pensil ini batangnya berbentuk segitiga yang sangat nyaman digenggam sehingga jari tidak akan mudah lelah. Hadir dengan 6 pilihan warna yang lucu-lucu, yaitu biru, pink, hijau, kuning, putih dan abu-abu.


Pensil Staedtler Noris Triangular sangat dianjurkan untuk anak yang baru belajar menulis abjad, angka ataupun menggambar.

Kelebihan pensil terbaik Staedtler Noris Triangular adalah:
1. Mudah digenggam (ergonomis)
2. Berbentuk segitiga
3. Pas dan nyaman di tangan
4. Anak tak mudah lelah
5. Memiliki lead yang empuk untuk menulis
6. Aman untuk anak
7. Bersertifikat FSC 100% wood

Pensil Staedtler Noris Triangular dengan aneka warna ini memiliki karakater lucu yang mewakili setiap warna. Anak-anak akan suka dengan karakter-karakternya. 


    Meski saat ini masuk era digital namun masih banyak anak-anak yang memilih untuk menulis atau menggambar dengan pensil. Ada sensasi berbeda ketika tangan memegang pensil atau pensil warna. Tulis ini, tulis itu, coret sana, coret sini, tambah warna ini atau warna itu. Hal-hal yang terlihat sederhana dan sepele ini tanpa sadar bisa memacu kreativitas anak lebih kuat dan lebih tinggi lagi. Semoga Staedtler selalu berinovasi dengan produk-produk baru yang seru dan mengasyikkan. 

Tuesday, 29 November 2016

Here Comes Asa: Terjun ke Dunia Bisnis Karena Terpaksa



Judul : Here Comes Asa
Jenis : drama keluarga
Kategori : dewasa
Stasiun TV : Waku Waku Japan Channel
Jam Tayang:
Senin - Sabtu -> 20.40 - 20.80 WIB
Minggu -> 10.00 - 12.00 (langsung 6 episode)

Saya tertarik menonton drama ini karena dalam iklan pre-penayangan disebutkan "Ini adalah kisah tentang pendiri Universitas Wanita pertama di Jepang." Penasaran... Saya selalu tertarik dengan drama atau film yang berlatar kisah nyata. 

Drama seri ini berlatar belakang Jepang sebelum restorasi Meiji. Asa adalah salah satu anak keluarga Imai. Saudagar penukar uang terpandang di Kyoto. Lazimnya di masa itu, anak-anak para saudagar dan bangsawan sudah dijodohkan sejak masih kecil. Asa dan Hatsu (kakaknya) sudah dijodohkan dengan sesama anak saudagar penukar uang di Osaka sejak umur 6 tahun. Saudagar penukar uang fungsinya sama dengan bank pada masa itu. Keluarga Imai adalah salah satu saudagar yang memegang peranan vital perekonomian di Kyoto.

Meski drama ini dimulai sejak Asa sejak kecil. Namun titik awal drama ini dimulai saat Asa menikah dengan Shinjiro dari keluarga Kano-ya. Asa menikah saat usianya remaja. Asa yang tomboy dan selalu ingin tahu tentang banyak hal mulai mengalami banyak benturan. Dia harus bekerja keras menyesuaikan diri dengan keluarga suami.  

Pada masa itu perempuan kelas atas yang bekerja dianggap tabu. Namun Asa terpaksa menentang 'norma' ini. Putra pertama Kano-ya meninggal dunia. Suami Asa sebagai putra kedua tidak mau mengurusi bisnis keluarga. Dia lebih suka bermain Shamisen dan kongkow-kongkow happy bersama teman-temannya. Sementara anak bungsu Kano-ya masih berumur 8 tahun. Padahal Kano-ya berada diambang kebangkrutan. Pada masa awal Meiji banyak terjadi perubahan di dunia bisnis. Tuan Kano-ya kondisi kesehatannya mulai menurun karena usia yang sudah tua. Asa terpaksa turun tangan.

Sebelum menikah, Asa sudah mendapatkan dasar-dasar pelajaran bisnis dari sang Kakek. Asa terpaksa nekat menentang norma wanita bekerja demi memenuhi janji pada sang Ayah. Pada saat sebelum menikah Tuan Imai memberi pesan pada kedua putrinya agar menjaga keluarga mereka baik-baik. Maksud 'menjaga' di sini bukan hanya merawat keluarga tapi juga memastikan agar seluruh anggota keluarga bisa terus bahagia dan berkecukupan sandang pangan papan. 

Ayah mertua dan suami memahami keputusan Asa. Mereka mendukung penuh Asa bekerja di perusaan keluarga. Pada awalnya, Ibu mertua dan para pekerja Kano-ya tidak setuju bila ada pemimpin wanita. Setelah melihat Asa yang cepat dan tepat dalam berhitung mengunakan simpoa, mereka mulai agak setuju. Kepemimpinan Asa diakui secara penuh setelah dia berhasil menagih hutang sebuah keluarga samurai yang terkenal 'sulit'. Bertahun-tahun pekerja Kano-ya tidak berhasil menagih hutang ke mereka. Asa yang sedari kecil terkenal berani dan gigih menunjukkan jati dirinya yang asli.

Era Meiji membawa perubahan. Pengaruh negara barat mulai masuk ke Jepang. Para pedagang diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan negara-negara di Luar Jepang. Pembangunan infastruktur jalan dan kereta api sudah dimulai. Bisnis penukaran uang berjalan stagnan. Shinjiro membawa kabar kalau batu bara sedang banyak dibutuhkan. Asa berinisiatif membuka tambang batu bara. Dia nekat membeli gunung tambang batu bara di Kyushu. Apalagi Asa mengenal Tuan Godai Sang Raja Tambang di Jepang. Insting bisnis Asa ternyata tepat. Keluarga Kano-ya berjaya kembali. 

Kesuksesan Asa di bidang bisnis tidak membuat hatinya bahagia sepenuhnya. Rumor buruk di masyarakat beredar kencang. Asa mendapat julukan istri yang berjenggot. Asa lebih dikenal sebagai putra keempat Kano-ya. Asa juga tak kunjung hamil. Ibu Mertua berencana mengambil selir untuk suaminya. Untung saja Sang Suami dan Ayah Mertua menolak tegas rencana itu. Semua kesedihan Asa berakhir ketika dia hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Gosip di luar berhenti dengan sendirinya. Asa bisa fokus mengurusi bisnis Kano-ya lagi dengan tenang. 

Saat ini Here Comes Asa masih tayang. Masih panjang cerita kehidupan Asa. Saya sangat penasaran bagaimana bisnis Kano-ya selanjutnya? Apakah berhasil sesuai dengan rencana-rencana Asa atau gagal? Saya akan setia menonton hingga tayangan ini berakhir. Ceritanya seru setiap episode.            

Foto diambil dari http://idn.wakuwakujapan.tv/id/program/detail/wj0000002073

Monday, 28 November 2016

Tempe Dhebog

Tempe Dhebog' sudah siap diolah

Tempe adalah makanan khas masyarakat Indonesia. Semua lapisan masyarakat sangat akrab dengan makanan ini. Tempe sifatnya fleksibel, bisa diolah menjadi berbagai macam makanan. Bisa juga dicampur dengan aneka bahan. Inilah yang menjadikan tempe terkenal di semua kalangan.

Di Indonesia, tempe dikerjakan secara tradisional. Pengerjaan manual dengan tangan-tangan pekerja keras berhati mulia. Ini mungkin yang menambah kelezatan rasa tempe. Bahan baku tempe bisa dengan kedelai lokal ataupun kedelai impor yang bentuknya lebih besar. Selama proses fermentasi kedelai dengan ragi dibungkus menggunakan daun pisang atau plastik. 

Kebetulan, saya sedang bertandang ke sebuah desa terpencil di Trenggalek. Saya ketemu dengan tempe yang dibungkus dengan dhebog’ (kulit batang pisang). Ibu penjualnya memang tidak pernah menggunakan bungkus plastik. Selain mahal. Rasa tempe jadi kurang sedap. Beliau biasanya menggunakan bungkus tempe dengan daun pisang. Untuk menekan biaya produksi. Daun pisang tinggal ambil di pekarangan rumah, kebun, sawah atau beli ke tetangga dengan harga yang sangat murah. Seringkali malah diberi gratis. 

Kalau musim angin kencang atau persediaan daun pisang tidak ada, maka Sang Penjual akan menggunakan dhebog‘ (kulit batang pisang). Proses pembuatan bungkus dhebog' sangat mudah. Kulit batang pisang dipisah satu persatu. Lalu dicuci bersih. Setelah itu, dipotong-potong sesuai kebutuhan. Langsung digunakan untuk membungkus kedelai yang sudah dicampur dengan ragi tempe. Rasa tempe sama sedapnya jika menggunakan daun pisang. 

Satu lagi yang unik. Harga jual tempe dhebog‘ ini fleksibel. Tergantung siapa yang beli. Ini berdasarkan pengamatan saya selama antri beli. Saya diberi harga Rp 1000,-/biji. Ada seorang Ibu mengangsurkan Rp 1000,- dapat 5 biji. Ternyata Ibu ini seorang janda dengan 4 anak yang masih kecil-kecil. Seorang anak kecil beli Rp 500,- mendapat 2 biji. Ada juga seorang anak tanggung yang malah diberi tempe gratis. Ternyata kedua orang tua anak ini yang bekerja di Malang baru saja di PHK, dia tinggal di desa ini hanya bersama neneknya .

Berkah... berkah... Semoga Ibu penjual tempe ini mendapatkan banyak pahala dan rejeki berlipat-lipat lebih banyak dari Allah. Aamiin.



Ini penampakan tempe dhebog yang sudah di goreng. Komposisi kedelainya padat. Seperti tempe Malang. Saya tidak menggunakan bumbu macam-macam. Saya siapkan garam yang dilarutkan ke air. Sebelum tempe digoreng saya rendam sebentar di situ. Rasanya sudah enak hanya dengan bumbu garam saja. Gurih nikmat. Bikin tak bisa berhenti makan pada kunyahan pertama. Apalagi kalau hujan-hujan begini. Nikmat... 


Saturday, 26 November 2016

Sayur Lodeh a.k.a Sayur Nangka


Bagi masyarakat Indonesia, sayur ini adalah makanan sejuta umat. Meski dengan nama dan variasi yang berbeda. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur terkenal dengan sebutan sayur lodeh. Sedangkan di Jawa Barat, Sumatera dan luar Jawa lainnya dikenal dengan sebutan sayur Nangka. 

Sayur Nangka isinya hanya nangka muda saja. Kalau sayur lodeh isinya bervariasi. Umumnya memang hanya nangka muda (tewel) saja. Ada juga yang berisi nangka muda dicampur dengan kacang panjang. Kadangkala sayur lodeh isinya manisah dicampur dengan tahu, tempe dan krecek/cecek (kulit sapi). Kalau di luar Jawa dan Jawa Barat umumnya hanya menggunakan nangka muda saja. 

Sayur lodeh selalu menggunakan santan kelapa. Namun kadar kekentalannya berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang kental sekali tapi juga ada yang encer. Kalau di wilayah Jawa Tengah, Sumatera, Jawa Timur bagian barat dan selatan biasanya sayur lodeh sangat kental santannya. Kuahnya terasa legit. Gurih nikmat. Rasanya dominan santan kelapa dan rempah bumbu komplit. Bagi Anda yang sobatan dengan kolesterol atau hipertensi dianjurkan makan secukupnya saja. Jangan sepuasnya. Bahaya!

Di Surabaya, ada sebutan lodeh Suroboyo. Sayur lodeh dengan isi nangka tua (tewel) dengan santan sangat encer. Santan kelapa hanya digunakan sebagai pelengkap. Luah lodeh Surabaya encer. Santan kelapa hanya sedikit. Asal terasa santan di lidah. Itu saja. 

Foto : koleksi pribadi menggunakan Asus Zenfone5

Thursday, 24 November 2016

Resensi Buku Negeri Para Bedebah


Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke 7 Februari 2014

Buku ini berkisah tentang Thomas atau Thom. Seorang konsultan keuangan ternama dari Indonesia yang kondang di kancah Internasional. Dia yang memilih keluar dari keluarga besar karena tidak mau mengelola perusahaan Keluarga. Ironisnya, Dia mendapat tugas untuk menyelamatkan salah satu perusahaan milik Om-nya.

Lalu kenapa dia mau? karena Sang Kakek tercinta yang memintanya ups.. ralat. Memohon lebih tepatnya. Thom diasuh oleh Sang Kakek sejak kedua orang tuanya meninggal. Apalagi Sang Tante jatuh sakit gara-gara kasus yang menimpa suaminya. Hanya Kakek dan Tante yang dianggap keluarganya di dunia ini.

Bank Semesta milik Om Liem kalah kliring. Senin pagi akan diumumkan secara resmi. Setelah itu kemungkinan akan terjadi rush besar-besaran. Hal ini akan berakibat Bank Semesta bangkrut. Thom hanya punya waktu 2 hari agar 'pengumuman' itu tidak terjadi. Bagi Thom yang jenius dengan uang berlebih, relasi banyak di kalangan pejabat tingkat atas serta pengalaman segudang sebagai konsultan bisnis diatas kertas mudah saja membereskan masalah ini.

Namun kenyataannya sangat sulit. Banyak kepentingan yang bermain, intrik serta strategi busuk saling kait mengait. Apalagi ada penghianat yang selalu mengintai pergerakan Thom. Bukan hanya otak yang berjalan. Seringkali tangan harus memukul, kaki harus menendang. Bahkan beberapa kali kematian diambang pintu. Sepanjang buku ini, kita diajak Thom berpetualang layaknya James Bond.

Thom tentu saja kaget dengan semua kenyataan ini. Untunglah Sang Kakek sudah mendidiknya menjadi manusia tangguh sejak kecil. Begitu banyak pengetahuan dan kemampuan yang dijejalkan pada Thom sejak belia. Sang Kakek sengaja membekali Thom agar bisa menyelamatkan diri dalam keadaan berbahaya. Kematian kedua orang tua Thom membawa trauma mendalam bagi orang tua ini. Beliau merasa gagal menjaga keluarganya. Semua hal yang diajarkan Sang Kakek sepertinya hanya hal-hal ringan biasa. Seperti misalnya, pengetahuan tentang tumbuhan beracun, mengendarai kapal, rasi bintang untuk menentukan arah mata angin dan banyak lagi. Ternyata, semua pelajaran dari Sang Kakek sangat berguna untuk menyelamatkan diri selama dua hari ini.
   
Buku ini beralur cepat dan tidak membosankan. Saya membaca dalam sekali buka dan tanpa sadar begadang sampai dini hari. Banyak informasi yang membutuhkan penelitian mendalam. Salut pada Penulis. Membaca buku ini seperti mengikuti kuliah ekonomi. Saya merasa kalau cerita dalam buku ini seperti kisah Bank Century. Tapi tak mungkin lah. Ini kan novel fiksi ☺.

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang konsultan bisnis yang banyak berkutat dengan buku-buku, jurnal, selalu anteng di depan laptop, berpenampilan kalem dan berdandan rapi klimis bisa berlaga layaknya James Bond. Penasaran?... Silahkan Anda baca sendiri agar tidak penasaran. Kalau saya ceritakan semua di sini tidak asyik rasanya hehe.

Foto : koleksi pribadi

Friday, 11 November 2016

Resensi Buku Hujan


Judul : Hujan
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan 1 Januari 2016

Hujan-hujan begini cocoknya bikin resensi buku tentang hujan. Sebenarnya agak merinding ketika membaca buku ini. Penulis menceritakan tentang kehancuran bumi. Saya lebih suka menggunakan kata menceritakan daripada 'meramalkan'.

Pertemuan
Gempa bumi dahsyat telah mempertemukan dua anak, Lail dan Esok. Terjebak di terowongan kereta bawah tanah dan lolos dari terowongan bersama membuat keduanya saling terikat. Gempa bumi membuat Lail kehilangan kedua orang tuanya. Seorang anak tunggal yang selama ini selalu dalam perlindungan dan pelayanan Ibu harus bertahan hidup seorang diri. Bagaimana dengan Esok? Seluruh saudara Esok meninggal dunia, sementara Ibunya hilang.

Esok digambarkan sebagai sosok yang cerdas, mandiri, serba bisa dan mampu cepat beradaptasi. Hidup sebatangkara di pengungsian membuat Lail sangat tergantung pada Esok. Mereka jadi bersaudara. Esok perlahan mendidik Lail untuk mandiri dan tangguh. Penulis menceritakan dengan apik perkembangan emosi dan karakter Lail.

Seiring waktu kedua anak ini bisa menikmati irama hidup di pengungsian. Lail dan Esok sudah dapat menerima kenyataan kalau seluruh keluarga mereka sudah meninggal. Namun sebuah kabar mengejutkan datang. Ibu Esok ternyata masih hidup, meski kondisinya sakit parah. Mereka bertiga hidup bersama sebagai keluarga baru. Lail dianggap anak sendiri oleh Ibu Esok.

Cinta
Lail dan Esok harus berpisah ketika remaja. Esok mendapatkan beasiswa di jurusan teknik sebuah universitas terkemuka di Ibukota. Sedangkan Lail memilih masuk sekolah asrama. Keduanya jadi jarang bertemu. Esok sibuk melakukan berbagai penelitian di kampusnya. Dia telah menjadi anak angkat walikota. Banyak proyek pembangunan kota yang melibatkan dirinya. Semakin lama Lail dan Esok sangat sulit bertemu. Namun, Esok selalu menemani Lail berziarah di lubang terowongan setiap tahun. Pada hari yang sama ketika Ibu Lail dan saudara-saudara Esok tertimbun ketika gempa.

Hubungan kakak adik sejak kecil lambat laun berubah menjadi cinta dewasa. Lail memendam perasaan itu tanpa ingin Esok tahu. Hanya sahabatnya Maryam yang tahu isi hati Lail. Hubungan Lail dan Esok semakin merenggang dengan kehadiran anak Walikota yang cantik jelita. Lail mengesampingkan perasaannya pada Esok. Dia lebih memilih untuk memposisikan dirinya sebagai adik Esok. Gadis remaja ini berkonsentrasi pada pekerjaannya sebagai relawan untuk mengubur sosok Esok.  

Bumi
Seiring waktu bumi semakin rusak. Setiap negara berusaha untuk merekayasa cuaca demi kepentingan negaranya sendiri. Musim dingin panjang di negara sini. Sementara musim panas panjang di negara sana. Kekeringan dan kekurangan pangan menjadi permasalahan global.

Akhirnya muncul pemberitaan bahwa telah terjadi kerusakan cuaca global. Diperkirakan akan terjadi cuaca sangat ekstrim di seluruh belahan bumi. Banyak ahli meramalkan bumi akan semakin rusak dan manusia akan punah. Para pemimpin dunia berkumpul untuk merencanakan upaya penyelamatan bumi. Mereka akan membuat sebuah pesawat raksasa yang membuat spesies-spesies unggulan dari bumi. Pesawat ini akan berada diangkasa hingga bumi dianggap sudah normal kembali. Esok menjadi salah satu tim inti pembuat pesawat ini.

Pada bagian ini, saya mulai agak bete. Kenapa ceritanya jadi Hollywood gini? Ah, sudahlah. Abaikan pendapat saya. Anda pasti penasaran bagaimana akhir nasib bumi? Bagaimana hubungan Esok dan Lail selanjutnya? Bocoran sedikit saja. Ternyata eh ternyata Esok juga memendam cinta pada Lail. Tapi kan ada si cantik jelita anak Pak Walikota. Esok juga banyak hutang budi pada Pak Walikota. Hmm... Silahkan baca sendiri. Tidak seru kalau saya ceritakan di sini hehe.

Sunday, 16 October 2016

Soto Segar Boyolali



Kami yang tinggal di Jawa Timur selama ini terbiasa dengan soto Lamongan atau soto Madura. Kuahnya berbumbu 'lengkap' dan berlemak. Pertama kali mencicipi soto versi Jawa Tengah terasa ringan melayang. Kuahnya bening, sedikit lemak dan berbumbu ringan. Kalau menurut saya pribadi rasanya mirip sop.

Nah, sewaktu mudik balik lebaran yang lalu, Suami mengambil jalan pintas lewat Boyolali. Sepanjang jalan Boyolali-Solo banyak banyak spanduk soto segar Boyolali. Lama-kelamaan, saya jadi penasaran. Kayak apa sih soto segar ini. Ya sudahlah, berhenti sejenak demi menuntaskan rasa penasaran ini.

Hmm... porsinya bikin galau nih. Separuh porsi soto Lamongan atau soto Madura. Mangkuknya juga imut. Ukuran porsinya kalau dibandingkan, dari porsi kecil sampai besar. Soto Kwali, Soto segar Boyolali dan soto Lamongan versi Jawa Timur.

Soto segar ini isinya sederhana. Nasi putih, Kecambah panjang dan seledri lalu disiram kuah. Sebagai pelengkap daging sapi rebus yang dipotong sedang. Kuahnya bening, tidak berwarna kuning dan bumbunya ringan mirip seperti kuah sop. Sama seperti kuah soto versi Jawa Tengah yang lain. Daging sapi yang mencuri perhatian. Empuk dan bumbunya meresap ke seluruh bagian daging. Nikmat banget digigit. Bikin nagih. Sayang, hanya dikasih 3 biji hehe.

Sebagai pendamping soto segar ada beberapa lauk pilihan yang sudah disediakan di meja. Pada setiap meja sudah disediakan deretan piring dengan tudung saji warna warni. Ada tempe mendoan, sate puyuh masak coklat, sate usus, sate jeroan (hati dan ampela), tahu tempe bacem. Silahkan pilih sesuai selera. Nikmat...

Harganya cukup murah. Soto segar saja tanpa tambahan lauk Rp 8.000,-/porsi. Lauk tambahan harganya beragam, Rp 1.000 - 3.000,00. Lumayan... murah dan enak. Kalau lewat Boyolali bisa mampir lagi, nih.

Foto: koleksi pribadi menggunakan Asus Zenfone4S


Thursday, 13 October 2016

Oshin: Pelajaran Tentang Wirausaha di Hampir Semua Episode (Bagian 2)

Judul : Oshin
Jenis : Drama
Produksi : NHK 
Pemain : Ayako Kobayashi, Yuko Tanaka, Nobuko Otawa
Tayang : Channel WakuWakuJapan 
Hari : Senin - Sabtu jam 20.00 - 20.20 WIB 
Tayang ulang : 
Minggu mulai jam 15.00 WIB langsung 6 episode
Senin mulai jam 09.00 WIB langsung 6 episode


Oshin dan Gen (Genji) berjualan di Pasar Jalanan


Toko Tanokura menjadi salah satu korban krisis Jepang. Banyak pelanggan lari karena tak bisa membayar tagihan, bahan kain menumpuk tak terjual. Tak ada penjualan sama sekali. Oshin kembali menata rambut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara Ryuzo memilih bekerja sambil menunggu resesi reda, lalu memulai usaha kembali. Lama-lama Oshin pusing dengan utang yang semakin banyak. Mereka harus membayar kain yang sudah diambil Toko. Pabrik tidak menerima pengembalian barang. Harus dibayar cash. Tak bisa disalahkan Pabrik juga butuh uang.

Oshin nekat menjual persediaan kain di Pasar Jalanan. Di sini Oshin berjumpa dengan Ken, preman penguasa Pasar Jalanan. Dari sosok Ken, Oshin belajar bahwa seorang wirausaha harus bernyali besar. Berani menghadapi siapa saja. Meski dalam keadaan takut sekalipun harus tetap pasang 'tampang' berani.

Oshin mendapatkan pelajaran baru. Pembeli di Pasar sangat sensitif terhadap harga. Oshin harus memutar otak agar bisa menjual barang semurah mungkin. Oshin memilih untuk mengambil untung sedikit namun memperbanyak jumlah barang yang dijual. Meski begitu Oshin tetap jujur. Dia akan bilang kondisi barang yang sebenarnya. Kalau memang kain import dari luar negeri, dia akan jual lebih mahal. Kejujuran Oshin ini yang membuat pelanggan makin sayang padanya. Kain dagangannya cepat habis.

Seluruh penjualan kain bisa menutup semua hutang. Sedikit sisa uang dijadikan modal untuk membuka usaha baru baju anak. Oshin menjahit sendiri baju-baju anak tersebut. Ryuzo melihat prospek yang bagus dan akhirnya turut membantu usaha Oshin. Ryuzo sangat ahli dalam bidang tekstil. Oshin mendapatkan banyak pelajaran baru dari Ryuzo. Oshin belajar tentang inovasi produk dan strategi pemasaran.

Sebelum membuat baju anak Ryuzo mengajari tentang bahan kain, model, ukuran baju hingga siapa dan kalangan mana pasar yang dituju. Oshin jadi paham perbedaan baju untuk kalangan menengah atas dan kalangan bawah. Bahan kain dan modelnya harus dibuat berbeda untuk menentukan harga juga. Tergantung pada selera pelanggan yang akan dituju. Usaha baju anak berhasil dengan baik. Mereka bisa mendirikan pabrik dalam waktu setahun. Namun sayang, pabrik belum beroperasi gempa datang menghampiri. Pabrik, toko dan rumah Tanokura habis terbakar. Gen meninggal. Ryuzo, Oshin dan Yu (anak pertamanya) berhasil selamat. Harta yang mereka punya tinggal baju yang menempel di badan. Pembangunan pabrik menggunakan hutang. Habis semua harta Ryuzo dan Oshin. Mereka harus mulai dari nol lagi.


Oshin dan Ny. Hasegawa
Sumber: http://i1.ytimg.com/vi/VHMu2pJcOno/0.jpg

Ryuzo memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya di Saga. Ryuzo dan Oshin menjadi petani. Meski sudah bekerja keras di ladang, namun mereka berdua masih dianggap hidup menumpang. Ladang yang mereka garap selama ini memang milik Tuan Besar Tanokura. Hanya bertahan beberapa tahun hidup di Saga. Oshin tak tahan. Kematian anak keduanya (Ai) dan tangannya yang lumpuh sementara membuat Oshin membuat keputusan besar. Oshin lebih memilih hidup mandiri daripada menadahkan tangan terus pada keluarga Tanokura. Oshin memilih kembali ke Tokyo sementara Ryuzo tetap bertahan di Saga.    

Oshin berangkat ke Tokyo bersama Yu. Dengan bantuan Nona Kayo, Ny. Hasegawa dan Ken, Oshin bisa kembali berjualan di Pasar. Kali ini dia berjualan jajanan anak-anak. Tanpa modal yang banyak, Oshin memilih memanfaatkan keahlian memasaknya. Pelanggan Oshin kali ini anak-anak yang tidak biasa menyuarakan saran dan kritik. Oshin berusaha keras untuk memuaskan pelanggan kecilnya. Oshin belajar untuk memahami selera anak-anak yang jauh berbeda dengan lidahnya sebagai orang dewasa. Oshin mendapatkan pelajaran bahwa pelanggan anak-anak menuntut kesabaran yang tinggi dan juga ketelatenan. 

Kios makanan Oshin yang sudah laris terpaksa ditutup. Oshin ingin menghindari konflik dengan istri Ken yang cemburu padanya. Oshin memutuskan pulang ke rumah Ibunya di desa Yamagata. Dia singgah ke Kagaya. Nona Kayo malah menyuruhnya membuka usaha di Kagaya. Nona Kayo meminjamkan sebuah toko yang tidak terpakai dan juga pinjaman lunak untuk modal. Setelah melihat kondisi sekitar Oshin memutuskan untuk membuka kedai makan masakan rumah yang murah. Pelanggannya adalah para buruh kasar pelabuhan, nelayan dan pelaut. Semua pelanggannya laki-laki. 

Pada masa ini Oshin belajar bahwa kepuasan pelanggan bukan berarti senyum ramah dan kata-kata lembut nan manis. Pelanggannya saat ini sangat berbeda dengan pelanggannya di Tokyo. Pelanggan sekarang banyak pria yang kasar dan suka menggodanya. Oshin tetap mengutamakan kepuasan pelanggan namun hanya urusan makanan. Kalau urusan pelayanan dia menjadi penjual yang galak dan tegas. Cara ini manjur. Para pelanggan pria segan dan hormat padanya. Oshin juga harus menghadapi preman wilayah. Namun Oshin tak gentar. Dia sudah cukup mendapatkan bekal menghadapai preman dari Ken. 


Persahabatan Oshin, Kayo dan Kota.
Awalnya mereka terlibat cinta segitiga, namun akhirnya mereka menjadi sahabat sejati seumur hidup.
Sumber: https://i.ytimg.com/vi/PM78qx8EcPc/hqdefault.jpg

Kedai makan Oshin semakin ramai. Dia dibantu oleh Nona Kayo dalam operasioanal setiap hari. Para pelanggan yang mabuk sering kali menyulitkan Oshin dan Nona Kayo. Setelah menimbang banyak hal, Oshin memilih untuk menutup kedai dan beralih usaha lain. Meski hidup terpisah dengan Ryuzo, Oshin tetap seorang nyonya Tanokura. Dia harus menjaga nama baik Tanokura. 

Kota, sahabat lamanya menawarkan Oshin untuk pindah ke Ise dan memulai usaha baru disana. Oshin dan Yu berangkat ke Ise berbekal alamat rumah Ny. Kameyama, Bibinya Kota. Ny. Kameyama (kalau di drama Oshin teks bahasa Inggris bernama Hisa) adalah seorang saudagar ikan di pantai Ise. Beliau mempunyai banyak kapal dan nelayan. Semenjak suaminya meninggal, Ny. Kameyama mengelola sendiri usahanya. 

Oshin disuruh Ny. Kameyama berjualan ikan keliling. Pada hari pertama berjualan Ny. Kameyama berucap "Aku tidak akan mengajarimu cara berjualan keliling. Kamu harus cari sendiri cara yang pas untuk dirimu. Setiap orang akan berbeda cara berjualan yang pas dengan dirinya. Berjualan keliling itu pekerjaan yang sangat susah. Kalau kamu sukses berjualan keliling ini. Kamu pasti akan sukses jadi pengusaha."

Oshin hanya dipinjami gerobak untuk berjualan. Ny. Kameyama menjual ikan dengan harga murah pada Oshin. Terserah nantinya akan dijual dengan harga berapa. Setiap pagi Oshin ke Pantai untuk membeli ikan yang baru turun dari perahu nelayan. Kemudian dia akan mendorong gerobak berkeliling dengan Yu diatasnya. Oshin berjalan 12 km untuk menjajakan ikannya setiap hari.         

Oshin, Yu, Ny. kameyama dan Kota. Oshin berjualan ikan keliling menggunakan gerobak
Sumber: https://jonathanseidmanblog.files.wordpress.com/2016/06/oshin-2.png?w=504&h=346

Pada hari pertama, ikannya tidak ada yang laku. Dia memutuskan untuk membagi-bagikan ikan gratis. Seminggu pertama, masih sedikit ikan yang terjual. Persaingan penjual ikan keliling sangat ketat. Sudah banyak penduduk asli yang berjualan ikan keliling. Oshin yang orang asing sangat sulit untuk meraih pembeli.

Oshin memutar otak untuk beryahan hidup. Dia memulai strategi pelayanan pelanggan paripurna. Oshin menempatkan pembeli sebagai sebaik-baiknya raja. Dia menempatkan dirinya sebagai pelayan yang betul-betul melayani raja. Setiap kali ada pembeli Oshin bertanya 'ikan ini akan dimasak apa'. Maka Oshin akan memotong ikan sesuai dengan kebutuhan pembeli. Tidak hanya urusan ikan. oshin akan membantu dan memenuhi kebutuhan pembelinya dalam hal apapun.

Ada pembeli yang mengerjakan ladangnya sendirian. Setiap kali musim tanam dan panen, Oshin akan meminggirkan gerobaknya dan membantu di ladang. Ada pembeli yang anaknya tinggal di kota, Oshin senang hati mengantarkan titipan barang untuk anak pembelinya. Apabila ada pembeli ikan yang mengadakan upacara atau perayaan di rumahnya, maka Oshin akan menyediakan pesanan ikan yang dibutuhkan plus membantu memasak. 

Para pembeli itu akhirnya menjadi pelanggan yang loyal pada Oshin. Semakin hari semkain banyak pelanggan yang 'direbut' hatinya. Banyak penjual ikan keliling yang resah dan mengadukan hal ini pada Ny. Kameyama. Wanita tua ini menanggapi dengan bijak. "Inilah yang namanya persaingan. Bersainglah yang sehat. Kalau kalian tidak ingin pelanggan lari. Berbuatlah lebih baik dari Oshin. Jaga pelanggan jangan sampai lari." Para saingan pun tutup mulut dan memilih bekerja lebih keras lagi.

Kerja keras Oshin membuahkan hasil. Oshin sudah menguasai mayoritas pasar ikan di Ise dalam waktu dua tahun. Ryuzo yang gagal bertani di Saga memutuskan untuk menetap di Ise. Pelanggan Oshin semakin banyak. Ny. Kameyama mengusulkan agar Oshin membuka toko dan berhenti jualan ikan berkeliling. Oshin menyetujui usul tersebut. Sudah ada Ryuzo yang akan membantunya untuk mengantarkan pesanan pelanggan. Sementara Oshin menjaga toko sambil mengasuh Yu.  
    

Oshin sangat mencintai Ibunya.
Sumber: http://i1.ytimg.com/vi/wFXCGp4HB8Y/0.jpg


Toko Ikan Murah Tanokura semakin ramai. Usaha ikan berjalan dengan lancar. Fuji, Ibu Oshin sudah singgah di Ise. Oshin merawatnya hingga beliau meninggal. Oshin sangat mencintai ibunya. Apapun akan dia lakukan demi untuk membahagiakan Sang Ibu. 

Minggu ini, Oshin sudah mampu membeli kulkas dan sepeda angin. Yu sudah masuk SMP. Hitoshi (anak kedua Oshin) dan Nozomi (anak tunggal Nona Kayo) mulai masuk SD. Saya masih setia menonton setiap hari. Pasti masih banyak pelajaran yang bisa saya peroleh dari tayangan ini.

Shin Tanokura (Oshin) dan nama-nama yang lain memang hanya nama fiktif. Namun, keseluruhan cerita drama ini adalah kisah nyata Kazuo Wada. Pengusaha wanita Jepang pendiri jaringan supermarket Yaohan. Tahun 90-an, supermarket Yaohan mempunyai 450 outlet di 16 negara. Sayang, Yaohan akhirnya bangkrut dan harus di jual. Meski Yaohan bangkrut, kisah dan perjuangan Kazuo Wada dalam drama Oshin tetap menjadi legenda. (Tamat)