Skip to main content

Posts

Nasi Campur ala Bangkalan Madura

Saya bertemu nasi campur ini secara tidak sengaja. Lebaran tahun lalu, saya dan keluarga melakukan perjalanan ke Sumenep. Sengaja berangkat pagi-pagi. Biar tidak terjebak macet 'Pasar tumpah'. Surabaya ke Sumenep lumayan jauh. Sekitar empat jam perjalanan menggunakan mobil pribadi.

Perjalanan ini lewat jembatan Suramadu, agar cepat dan langsung masuk ke kota Bangkalan. Rencana kami memang akan sarapan dulu di Bangkalan. Ternyata masih banyak tempat makan yang tutup. Mungkin masih terlalu pagi. Untunglah ada satu depot makan di sebelah kanan jalan yang buka. Ramai kendaraan yang parkir di depannya. Ya sudahlah, berhenti di sini saja. Daripada nanti terus malah gak ketemu tempat makan yang buka.

Hanya tersedia tiga menu makanan di sini. Nasi rawon, nasi sate dan nasi campur. Berhubung kemaren sudah makan nasi rawon, maka kami memilih nasi sate dan nasi campur. Selama ini selalu mencicipi sate Madura ala Surabaya. Kalau sate Madura ala Bangkalan belum pernah hehe. Kalau nasi cam…
Recent posts

Martabak Mie Jaman SD

Jaman saya sekolah dasar tahun 80-an. Di setiap depan sekolah selalu ada jajanan ini. Jajanan favorit hampir semua anak-anak. Murah, enak dan mengenyangkan. Cocok dimakan pas jam istirahat atau pulang sekolah. Terutama pulang sekolah. Ini jam kritis perut lapar.

Ternyata, sampai sekarang jajanan ini masih ada. Namun bedanya, sudah tidak ada lagi penjual martabak mie di depan sekolah. Malah adanya di penjual gorengan di kampung atau pinggir jalan. Mulai agak susah sih mencari makanan ini. Perlu mata yang jeli kalau pas lewat penjual gorengan.

Jajanan ini sederhana dalam bahan maupun penyajiannya. Kulit martabak terbuat dari adonan terigu kalis yang ditipiskan. Biasanya adonana kulit ini ditipiskan dengan menggunakan pantat piring seng. Lalu diisi dengan mie bihun goreng. Setelah cukup isinya, kulit ditutup rapat lalu digoreng. Angkat segera setelah berwarna keemasan. Gitu saja.

Untuk isian serupa dengan isian pastel. Mie bihun goreng ditambah irisan tipis wortel. Ada juga yang hanya b…

Lontong Kupang Surabaya

Ada simpang siur berita tentang asal muasal makanan tradisional Lontong Kupang. Konon kabarnya, makanan ini asli dari Surabaya. Ada lagi yang menyebut kalau aslinya dari Sidoarjo. Kalau saya sih tak mempermasalahkan hal ini. Surabaya dan Sidoarjo dekat jaraknya. Penjual lontong kupang ada banyak baik di Surabaya ataupun Sidoarjo. Sentra makanan khusus lontong kupang ada di Sidoarjo.

Kalau saya memakai judul lontong kupang Surabaya. Ada alasannya. Sependek pengetahuan saya, tempat pengepul terbesar kerang sebagai  bahan baku utama kupang lontong ada di daerah Kenjeran. Bahan baku utama? ya. Kupang ini adalah sejenis kerang laut yang ukurannya kecil. Kira-kira kurang dari 1 cm. Kerang-kerang kecil ini biasanya hidup di daerah laut dangkal. Makhluk laut kecil ini banyak yang bermukim di daerah Pantai Kenjeran.

Sebenarnya apa sih lontong kupang? Begini ritual pembuatannya. Bumbu petis yang diuleg dengan cabai dan bawang putih goreng. Lalu lontong dipotong-potong. Kemudian kerang berbumbu…

Sop Kembang Tahu atau Sop Penganten

Saya ketemu makanan ini di sebuah resepsi pernikahan di Solo. Salah satu hidangan tradisional daerah Solo. Biasanya hidangan ini dihadirkan sebagai hidangan pembuka di pernikahan traditional adat Solo. Ini lah kenapa makanan ini lebih dikenal dengan nama sop penganten. Meski saya sudah sering ke Solo namun baru kali ini bertemu masakan ini.

Sop penganten ini berupa daging cincang berbumbu yang diletakkan di tengah kulit pangsit besar. Diatasnya ada jamur kuping dan wortel yang dicincang halus, kacang polong, jagung manis dan irisan tipis bakso atau sosis. Kemudian disiram kuah sop bening.

Untuk rasa, sama seperti sop khas Jawa Tengah. Kuahnya bening. Bumbunya sangat ringan. Merica terasa tipis dilidah. Beda sama masakan Suroboyo yo rek. Jangan kaget kalau makan sop ini. Namun untuk isiannya terasa gurih bumbunya. Bahkan kulit pangsitnya juga terasa berbumbu.

Sop penganten ini cocok sebagai hidangan pembuka. Segar dan hangat. Menghangatkan perut. Selain itu cukup mengganjal perut samb…

Mendoan yang Selalu Bikin Kangen

Saya pertama kali kenal makanan ini ketika pertama kali datang ke Jogjakarta jaman masih kuliah. Pertama kali datang di stasiun Lempuyangan dalam kondisi kelaparan. Seorang teman tiba-tiba datang sambil membawa bungkusan daun pisang. Ternyata isinya tempe goreng yang masih hangat. Namanya mendoan.

Saat itu saya merasa ini adalah tempe goreng yang paling nikmat sedunia *nyengir. Mungkin itu efek kelaparan. Eh, ternyata tidak. Setelah itu saya makan mendoan ya tetap enak. Berkali-kali makan meski dalam kondisi tidak kelaparan ya tetap enak. Sejak Saat itu setiap saya ke Jawa Tengah selalu berburu mendoan.

Apa sih mendoan itu? Pada penampakannya, mendoan adalah Tempe goreng tepung. Tempe yang di goreng dengan tepung. Atau ada juga yang menyebut tempe goreng selimut. Namun ada perbedaannya. Biasanya kan digoreng garing. Kalau mendoan digoreng setengah mateng. Jadi tepungnya masih kelihatan putih.

Apa tempenya mateng? Tenth saja. Ini rahasianya. Tempenya berbeda dengan tempe goreng biasa.…

Putu Ayu Jajanan Tradisional nan Lezat

Bagi yang tinggal di Surabaya tidak akan asing dengan makanan ini. Jajanan tradisional yang banyak bertebaran di Surabaya. Biasanya dijajakan berkeliling di kampung-kampung. Jaman saya masih kecil, Bapak penjual berkeliling sambil memanggul segala perlengkapan putu. Seperti Bapak penjual rangin. Alat yang digunakan untuk memanggul adalah bilah bambu panjang yang kuat dan lentur.

Sekarang berbeda. Bapak penjual putu menggunakan gerobak sepeda. Area penjualan bisa lebih luas lagi. Ada ciri khas pedagang yang menjual putu ini. Selalu ada bunyi siulan tuuuuu yang melengking. Bunyi ini keluar dari cetakan bambu yang terkena uap panas. Cetakan bundar lonjong ini yang biasanya digunakan untuk membuat putu. Jadi gampang e, rek. Kalau ada penjual keliling ada bunyi tuuuuuu tiada henti. Ya itulah penjual putu.

Dari dulu saya tahunya jajanan ini namanya putu. Kemungkinan diambil dari bunyi tuuuuu dari cetakan bambu. Tapi nggak tahu asal kata 'pu' darimana. Sekarang, juga ada tambahan …

Cheese Egg Cake yang Enak Banget

Pas lagi hujan-hujan. Pas lapar dan sudah mengarah ke kelaparan. Pas malas makan nasi. Pas Mamas Go-jek datang ngantar makanan. Pas dibuka. Bau keju langsung menguar. Pas... ada cheese egg cake dari Rumah Keju Naobie. Duuuh pengen rasanya tak cium-cium cake mungil-mungil ini. Engkau penyelamat perutku...Halah. Mulai lebay. Hehe

Alhamdulillah... rejeki di kala hujan. Berawal ketika saya ikut suatu lomba di sebuah komunitas bloger. Kebetulan hadiahnya lebih banyak dari peserta yang ikut. Ya sudahlah. Akhirnya kita undi hadiahnya dibagi rata. Saya dapat dua hadiah. Salah satunya pastry dari Mbak Vicky. Cuma waktu itu nggak tahu pastry berupa apa. Saya cuma ditanya Mbak Vicky alamat rumah.

Dan... cheese egg cake yang datang. Bagi saya pecinta keju ini rejeki nomplok. Saya langsung WA Mbak Vicky terima kasih banget. Kayaknya beliau juga nggak nyangka kalau saya pecinta keju hihi.


Ya sudah. Saya mau bahas cheese egg cake ya... Saya dapat dua kotak. Tiap kotak berisi 6. Ada dua rasa ini ful…

365 Cerita dan Aktivitas Penuntun Akhlak Islami

Judul Buku : 365 Cerita dan Aktivitas Penuntun Akhlak Islami
Pengarang : Dian K dan Tethy Ezokanzo
Ilustrator : Doni Rakhman
Penerbit : Qibla BIP Gramedia
Tahun : 2018, cetakan pertama

Dari pertama lihat buku ini saya memendam hasrat. Semoga bisa punya buku yang tergolong paket lengkap ini. Ilustrasinya juga cakep-cakep. Nggak ngebosenin. Saya yang sudah tuwir aja suka pake banget. Apalagi anak-anak.

Buku ini berisi cerita setiap hari selama 365 hari. Setahun. Setiap bulan ada tema besarnya. Januari tentang akhlak baik. Februari tentang keimanan. Maret tentang saling menyayangi. Kalau April? beli bukunya sendiri. Semua temanya menarik sampai bulan Desember. Nggak seru kalau semua saya ceritakan di sini hehe.


Pada setiap bulan ada cerita menarik yang berbeda setiap harinya. Banyak cerita menarik yang seru-seru. Ada komik, cerita pendek, kisah para khilafah dan sahabat-sahabat Nabi Muhammad Shalallahu Allaihi Wassalam, pantun, sajak, hadist, ayat dan doa pendek yang mudah dihapal anak-…

Hidup Sehat itu Mudah Dengan Dokterbabe Dot Com

Mungkin kita pernah dengar celetukan orang sakit jaman sekarang kok aneh-aneh. Usia pengidap penyakit menahun ada beberapa yang semakin muda usianya. Pengidap stroke dahulu berumur diatas 50 tahun. Sekarang? Ada beberapa pasien yang berusia akhir 30 tahunan atau awal 40 tahunan sudah mengalami stroke. Begitu juga dengan penyakit jantung ataupun kanker. Semakin banyak yang masih berusia muda.
Ngeri? pasti. Hal ini juga bisa dijadikan peringatan untuk kita agar lebih memperhatikan kesehatan diri sendiri dan keluarga. Berbagai langkah pencegahan sebelum penyakit datang harus dilakukan sedini mungkin. Hidup sehat itu mudah. Untunglah, kita hidup dijaman internet saat ini. Berbagai informasi tentang kesehatan, penyakit, dan berbagai hal tentang dunia kesehatan sudah banyak beredar. Hanya tinggal ketik info yang dibutuhkan lalu klik. Muncul semua informasi mengenai hal tersebut.
Namun… ini yang perlu diperhatikan. Tidak semua informasi yang beredar di internet itu benar adanya. Banyak juga…

Nasi Penyetan Cak Zaenal

Surabaya adalah surganya sego (nasi) penyetan atau sego sambel. Dari kali lima sampai depot hadir tersebar di seluruh penjuru Surabaya. Banyak warung kaki lima yang rasanya enak. Kalau ingin berburu kuliner sego sambel di Surabaya jangan pernah gengsi makan di kali lima. Apalagi kalau makan harus sambil doprok (duduk) di trotoar. Kalau masih pake gengsi dijamin bakal rugi besar.

Kenapa begitu? mayoritas sego sambel atau sego penyetan di Surabaya yang enak-enak justru jualan kali lima. Tenang. Meski kelas kaki lima. Banyak yang bersih tempat jualan dan sekitarnya. Sego sambel dan sego penyetan ini sama saja. Saudara kembar iki, rek. Sego plus lauk gorengan dikasih terong, tahu, tempe dan sambel yang pedes.


Salah satunya ini. Sego penyetan Cak Zaenal. Meski di banner tempat jualannya sejak dulu kala hanya tertulis penyetan Cak Zaenal. Saya langganan makan di sini sejak dulu kala. Jaman awal beliau buka. Begitu nyoba pertama, saya langsung setia susah pindah ke penyetan lain hehe.

Lokas…

Pertanyaan yang lebih baik tidak usah ditanyakan

Judulnya kok ambigu ya? Mohon maaf. Setelah diotak-atik judul ini yang paling pas di hati. Halah. Ya wis lah selesai bahas judul. Dimulai pembahasannya... Jreng... Jreng... Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang ramah taman, sopan santun, baik hati dan tidak sombong. Meski kadang kala penuh basa basi sing nggatelno ati.

Kenapa basa-nya dibilang basi? Soalnya basa ini sering kali berwujud pada pertanyaan-pertanyaan yang bikin gemes pengen garuk-garuk tembok beton begitu mendengarnya.

Apakah pertanyaan itu? Eh ralat, rek. Apakah pertanyaaa-pertanyaan itu? Jawabannya adalah...
Kok basa ku koyok jawab pertanyaan ulangan ae yo rek *garuk-garuk irung.

1. Kok bisa jatuh?
Setting nya nih. Ada orang jatuh dari tangga. Kondisi masih kemeng-kemeng bin linu-linu. Orang kedua datang. Tergopoh-gopoh, gupuh kabeh. Langsung tanya "Kok bisa jatuh sih?"
Kalau misalnya Anda jadi yang jatuh trus ditanya seperti itu. Mau jawab apa?
Bisa jadi dijawab begini: Ya embuh. Aku bukan dukun. Kalau…

Mie Pangsit Jakarta Rombong Hijau 34

Surabaya mendung dan hujan silih berganti sejak pagi. Enaknya makan yang panas-panas nih. Bakso? bosen. Pengen yang lain. Pilihan jatuh ke mie pangsit Jakarta. Kebetulan di daerah dekat rumah ada yang enak, bersih dan murah. Mie Pangsit Jakarta rombong hijau. Kenapa jadi ada 34?

No 34 adalah kunci rahasia agar mudah mencari lokasi mie pangsit Jakarta ini. Kok gitu? lokasinya memang nyempil di gang jalan tembusan menuju ke SMPN 34 Surabaya. Sebelum Perumahan Pratama ada gang menuju arah Balas Klumprik dan Bangkingan. Nah, masuk gang itu saja. Di sebelah kanan ada deretan warung kaki lima. Nanti ada banner Mie Pangsit Jakarta plus ada gambar anak perempuan. Rombong pangsit berwarna hijau terang. Nah di situ itu tempatnya.

Dari pertama kali saya coba, saya langsung jatuh cinta. Mie-nya kalau dimakan polosan tanpa kuah sudah terasa enak. Bumbunya meresap merata. Kuah mie gurih. Tidak terasa terlalu banyak vitsin dan bumbu penyedap. Porsinya juga cukup mengenyangkan.

Bagaimana harganya? 8…

Tidak Berani Berucap yang Buruk

Beberapa waktu silam suami tidak bisa mengantar saya. Kebetulan tempat acara dilalui bemo (angkot). Lagian kalau dibandingkan lebih murah naik bemo daripada naik taxi online. Ya sudah lah. Nge-bemo saya.

Ternyata, perjalanan saya naik bemo ini dipertemukan dengan Bapak sopir yang baik dan sabar. Dari beliau ini saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Tentang beratnya konsekuensi ucapan.

Sebagian ucapan adalah doa. Mungkin banyak muslim yang sudah tahu dengan hak ini. Namun berapa banyak yang benar-benar paham.

Sabar...
Akan saya lanjutkan lagi tentang pelajaran dari pak sopir kalau saya sudah bisa buka laptop.
Ngetik di ponsel kalau lama pegel tangan hehe

THR Surabaya, Kenangan yang Terlupakan

Satu lagi tempat wisata yang menjadi icon Surabaya. Taman Remaja Surabaya namun lebih terkenal dengan sebutan THR. Taman Hiburan Rakyat (THR) yang sebenarnya ada di area belakang. Merupakan komplek pertunjukan kesenian Ludruk, Wayang Orang dan ada gedung khusus untuk Srimulat. Namun banyak orang yang mengenal seluruh komplek hiburan ini sebagai THR. Kalau ditanya TRS banyak yang tidak tahu.

Tahun 80-an tempat ini menjadi pusat hiburan masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Setiap sabtu minggu atau masa liburan selalu penuh pengunjung. Bagi yang pernah tinggal di Surabaya tahun 80-an banyak kenangan terpatri di sini.

Taman mini untuk anak-anak
Meski pamornya sudah mulai memudar saat ini. Namun THR masih setia menjadi tempat hiburan uwong Suroboyo. Meski sabtu minggu sudah tidak seramai dahulu. Namun masih ada beberapa pengunjung yang hadir di sini. Saat ini lebih banyak acara lomba dan pentas seni untuk anak-anak TK dan SD.

Saya terakhir ke sini SMP kelas 3. Tidak banyak perubahan. Aneka…

Ijah vs Nyonyah: Mendadak Ngefans Bapak Penjual Sayur

Selesai sudah makan malam heboh ala keluarga nyonyah. Ijah mencuci peralatan makan kotor. Tuan dan anak-anak sudah kabur ke depan televisi. Nyonyah masih asyik dengan ponsel di meja makan.

Ijah         : Nyah, daging, ayam, ikan sudah pada habis. Stock sayuran dna buah juga menipis. Tinggal telor saja buat sarapan besuk.
Nyonyah : Ya udah besok kamu belanja.
Ijah         : Apa nggak sekarang aja, Nyah. Mumpung supermarket depan masih buka.
Nyonyah : Nggak. Besok beli di tukang sayur aja.
Ijah         : Tumben.
Nyonyah : Hei, Jah. Penjual sayur keliling itu dagangannya selalu baru tiap hari. Fresh. Itu bagus buat kesehatan. Lagian, kalau kita beli sama mereka. Itu sama aja kita menaikkan pendapatan mereka. Kalau mereka banyak yang beli. Makin sejahtera lah mereka.

Ijah mendekati Nyonyah di meja makan sambil me-lap kedua tangannya.
Ijah          : Gitu ta, Nyah?
Nyonyah : Iyaaaa
Ijah          : Kartu kredit udah deket limit ya, Nyah.
Nyonyah : Nggak lah
Ijah          : Masaaaa?
Nyonyah…