Tuesday, 16 October 2018

Opak Gapit Warna Warni

opak gapit khas blitar warna warni

Opak gapit adalah salah satu jajanan lebaran yang sudah langka. Kalau mudik lebaran ada tradisi silaturahim keliling desa. Setelah itu keliling ke saudara-saudara yang masih tetangga Desa. Ritual keliling ini tidak pernah saya lewatkan. Saat itu adalah moment perburuan bagi saya. Berburu aneka suguhan makanan atau jajanan yang hanya ada saat lebaran. Salah satu target perburuan saya adalah opak gapit.

Jajanan ini sering disebut juga dengan nama opak gambir atau kue semprong. Kalau di daerah Blitar, Kediri, Malang dan sekitarnya menyebut jajanan ini opak gambir. Kalau daerah Nganjuk, Jombang, Tulungagung, Trenggalek menyebutnya opak gapit. Kalau di Surabaya saya pernah dengar orang menyebut jajanan ini dengan kue semprong. Kalau di daerah Anda, jajanan ini dikenal dengan nama apa?

Kalau di Desa, opak gapit selalu dibikin sendiri. Ada resep turun temurun antar generasi yang selalu dipertahankan. Oleh karena itu, setiap keluarga mempunyai rasa yang berbeda meskipun berada dalam satu desa atau bahkan bertetangga dekat. Ini yang saya suka. Ada beragam rasa yang bisa dinikmati. Selain itu ada 'sentuhan' tempo dulu yang membekas di hati. Saya hapal rumah mana yang opak gapit-nya enak, enak sekali atau biasa saja.

Namun sayang, beberapa tahun terakhir opak gapit mulai banyak yang hilang dari peredaran. Hal ini berjalan seiring dengan semakin banyaknya generasi seangkatan Mbah saya yang meninggal. Toples-toples lebaran di Desa bertransformasi, isinya kue nastar and the gank. Ada juga aneka blek warna warni made in pabrik. Beberapa keluarga masih mempertahankan suguhan opak gapit tapi... beli jadi. Bukan dari resep turun temurun keluarga. Suguhan lebaran sudah tak ada gregetnya.


opak gapit khas blitar warna warni

Saya maklum. Pembuatan opak gapit memang membutuhkan ketelatenan dan ketabahan. Hanya orang-orang dengan kecintaan tinggi pada kuliner ini yang sanggup membuatnya. Adonan yang sudah matang harus segera diangkat dari cetakan dan langsung dilipat saat panas. Pembuatan opak ini juga menggunakan tungku arang. Ini satu hal yang wajib karena rasanya jauh lebih enak dan adonan lebih cepat matang seluruhnya. Tungku arang ini jauh lebih panas dari kompor biasa atau kompor gas. Kebayang kan susahnya? Suoro yo, Rek. Tapi enak pas sudah matang.

Lebaran kemaren, saya dapat kejutan manis. Pas lagi silaturahim ke rumah teman eh langsung disuguhi opek gapit. Tetapi tampilannya unik. Biasanya opak gapit hanya berwarna coklat. Bentuknya panjang digulung, dilipat seperti segitiga atau bentuk segitiga agak melengkung.

Kalau opat gapit ini warna dan tampilannya berbeda. Tampil dengan aneka warna meriah yang mencolok. Hijau, pink, kuning dan ungu. Bentuknya lipatan segitiga agak melengkung dengan diameter adonan yang lebih besar. Penampakannya seperti kelopak bunga yang akan mekar. Cantik. Inovasi baru ini. Adonan opak gapit lebih tebal dari biasanya. Tidak gampang prothol kalau disentuh. Rasanya juga gurih.  

Jadi ingin makan opak gapit lagi. Hayuk ah, cari!


Foto by koleksi pribadi


Monday, 1 October 2018

Mengenal Reksadana Pendapatan Tetap dan Dana Darurat

reksadana manulife surabaya


Kopdar investarian hadir lagi di Surabaya. Kali ini adalah kelanjutan kopdar sebelumnya. Pembahasan tentang reksadana kali ini kelanjutan dari kopdar pertama. Bila kopdar investarian yang pertama membahas tentang Reksadana Pasar Uang. Pada kesempatan kali ini mengupas tuntas tentang Reksadana Pendapatan Tetap. Selain itu juga ada pembahasan tentang Dana Darurat. Eh, apa lagi ini? Tenang, nanti saya ceritakan juga di tulisan ini.


Reksadana Pendapatan Tetap

Pemateri tentang Reksadana Pendapatan Tetap adalah Pak Legowo (Pak Lek), Dirut Reksadana Manulife. Saya ceritakan ulang tentang Reksadana Pendapatan Tetap dulu, ya. Pada prinsipnya reksadana model ini sama dengan reksadana pasar uang hanya berbeda pada 'tempat' investasinya. Reksadana Pasar Uang diinvestasikan ke deposito. Sedangkan Reksadana Pendapatan Tetap diinvestasikan ke obligasi dan deposito. Untuk 'tempat' investasi ini ada ketentuan 80% dana harus diinvestasikan ke obligasi, sisanya baru ke deposito.

reksadana manulife surabaya

Reksadana Pendapatan Tetap termasuk investasi yang jangka waktunya menengah antara 3-5 tahun. Bagi Anda yang ingin berinvestasi jangka pendek 1-2 tahun lebih baik jangan ambil reksadana ini. Ambil Reksadana Pasar Uang saja. Kenapa demikian? karena sebagian besar investasinya ke obligasi. Secara garis besar obligasi ini sama dengan saham. Untung rugi lebih dinamis. Lebih fluktuatif. Tidak bisa diprediksi.

Resiko rugi Reksadana Pendapatan Tetap lebih besar daripada Reksadana Pasar Uang. Namun untungnya juga lebih besar. Sepadanlah antara resiko dan keuntungan. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin berinvestasi jangka pendek dianjurkan tidak mengambil Reksadana Pendapatan Tetap. Misalkan Anda berencana 1 tahun lagi akan mencairkan reksadana. Kuatirnya nanti pas Anda mencairkan, pas nilai obligasinya turun atau mungkin habis turun dan sedang naik perlahan. Walhasil, bukannya untung, malah gigit jari.

Pak Lek mengingatkan ada beberapa perusahaan reksadana yang mengenakan biaya untuk penarikan dana ataupun peralihan dari Reksadana Pasar Uang ke Reksadana Pendapatan Tetap atau sebaliknya. Sebaiknya baca baik-baik segala ketentuan yang ada di kontrak awal pembelian reksadana. Kalau memang ada biaya penarikan Reksadana Pendapatan Tetap hitung baik-baik. Pastikan sisa uang yang akan Anda dapatkan sudah sesuai dengan yang Anda butuhkan. Kalau di Reksadana Manulife tidak ada biaya penarikan ataupun pengalihan Reksadana Pasar Uang ke Reksadana Pendapatan Tetap atau sebaliknya.



Dana Darurat

Apa sih dana darurat itu? ini bisa dibilang tabungan yang tidak boleh diambil kecuali ada masalah yang sangat mendesak baru boleh diambil. Misalnya saja, mengalami kecelakaan atau sakit mendadak dan butuh biaya pengobatan, usaha yang tiba-tiba bangkrut dan dana untuk kebutuhan sehari-hari devisit. Atau masih banyak lagi peristiwa yang tidak direncanakan namun membutuhkan dana segera.

Besaran dana darurat tiap orang berbeda-beda. Sesuai kemauan dan kemampuan masing-masing. Namun idealnya dana darurat yang disediakan itu 5 kali pendapatan perbulan. Besar juga ya? Tenang. Kalau memang tidak ada dana besar yang bisa disimpan sekaligus masih ada cara lain.



Penyediaan dana darurat ini bisa kita cicil tabung perbulan. Bisa menggunakan tabungan biasa atau reksadana. Asal satu hal yang wajib. Disiplin nggak boleh diambil kalau nggak ada keadaan yang sangat mendesak di luar rencana. Nah, yang terakhir ini paling susah. Kalau lihat ada simpanan yang lumayan banyak biasanya suka gatel ingin ambil saja.

Bagaimana dengan Anda? Apakah sudah merasa untuk mempersiapkan dana darurat mulai sekarang?



Foto by Ugik madyo

    

Thursday, 27 September 2018

Pasar Pagi Kota Baru Driyorejo Gresik

pasar pagi kota baru driyorejo gresik
Kiri dan kanan seoanjang jalan penuh penjual.

Setiap kali berkunjung ke suatu kota, saya paling suka ke Pasar. Tunggu, yang saya maksudkan di sini adalah pasar tradisional. Bukan mall. Pasar tradisional yang masih penuh kehebohan. Penjual sayur, ikan, daging, ayam, buah, umbi-umbianan, makanan siap makan, kebutuhan pokok dan lain-lain masih campur baur tidak tertata. Justru ini yang seru. Dinamika interaksi antar penjual, maupun penjual dan pembeli sangat kuat. Mereka umumnya sudah kenal bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun. Pasar seperti ini hanya ada di Desa.

Bagaimana dengan kota yang pasarnya sudah dikonsep menjadi pasar modern? Interaksi antara penjual, maupun penjual dan pembeli tidak terlalu intens. Kurang gayeng, kata orang Jawa. Secara de facto penjual dipaksa untuk saling berdekatan. Banyak juga para penjual baru. Belum tentu antara tetangga stand bisa kenal dekat. Bisa jadi saling bermusuhan dalam diam.

pasar pagi kota baru driyorejo gresik
Pintu masuk Perumahan Kota Baru Driyorejo Gresik

Namun ada evolusi pasar tradisonal di perkotaan, yaitu munculnya pasar pagi atau pasar dadakan. Sesuai namanya, Pasar ini hanya hadir di pagi hari atau malam. Tidak ada lahan permanen yang dikhususkan sebagai pasar. Pasar hanya buka selama beberapa jam sesuai dengan kesepakatan. Dagangan di gelar di lapangan terbuka, trotoar atau jalan yang sudah ditutup. Kadang kala juga disebut sebagai pasar kaget.

Kalau di Surabaya sudah ada banyak. Ada beberapaya yang pernah saya kunjungi, yaitu Pasar Pagi Tugu Pahlawan, Pasar Malam Lapangan Kodam, Pasar Pagi Masjid Agung, Pasar Pagi CFD Jalan Darmo, Pasar Pagi Kota Baru Driyorejo. Nah, yang terakhir ini saya ingin berbagi cerita.

pasar pagi kota baru driyorejo gresik


Sebenarnya tiap hari di trotoar kiri dan kanan sepanjang jalan utama komplek Perumahan Kota Baru Driyorejo sudah banyak orang berjualan. Selalu penuh kalau hari minggu. Pasar pagi di lingkungan Perumahan Kota Baru Driyorejo ini hadir sekitar 5 tahun terakhir. Sebelum-sebelumnya sudah banyak penjual namun tidak terlalu banyak.

Ada yang unik di Pasar ini adalah keragaman barang dagangannya. Dari mulai alat rumah tangga sampai alat elektronik ada. Aneka pakaian dari bayi sampai lansia juga ada. Makanan ringan sampai makanan berat tersedia. Untuk harga juga beragam. Untuk konsumen menengah ke bawah lengkap. Konsumen menengah keatas juga ada. Tinggal menyesuaikan isi dompet saja.

Tunggu apa lagi? Hayuk main ke Pasar Kota Baru Driyorejo mumpung habis gajian.



Foto by Ugik Madyo
       

Wednesday, 19 September 2018

Review Drama Korea Mother Lee Bo Young

review drama korea mother drama korea lee bo young

Soo Ji seorang peneliti burung yang menambah penghasilan sebagai guru penganti di SD setempat. Pada mulanya dia hanya menjadi guru setengah hati. Dia memang tidak terlalu suka dengan anak-anak. Hingga akhirnya dia bertemu dengan Hye Na. Anak ini penampilannya dekil, bau dan selalu kelaparan. Kalau Soo Ji pulang malam sering bertemu anak ini masih berkeliaran di jalan. Soo Ji mulai mendekati Hye Na. Mengajaknya makan bareng. Menggunting kukunya. Mengajari cara membersihkan badan sendiri dan rajin berganti baju. Dia hanya ke penasaran, kenapa anak ini bisa sampai seperti ini?

Hingga suatu hari, Hye Na jatuh sakit di sekolah. Perawat klinik sekolah menemukan lebam di sekujur tubuhnya. Gadis cilik itu mengaku kalau terjatuh dari tangga. Soo Ji dan guru Song mencurigai Hye Na korban KDRT. Saat telinga Hye Na berdarah, lagi-lagi anak ini berkilah kalau terkena bola kasti saat bermain.

Soo Ji dan guru Song memutuskan untuk mengunjungi rumah Hye Na. Terlihat kalau Hye Na ketakutan namun memutuskan untuk diam. Tak sengaja Soo Ji bersitatap dengan pacar Ibunya Hye Na. Entah kenapa dia tiba-tiba merasa takut dan merinding. Naluri seorang peneliti mulai mengusik. Wanita muda ini mempunyai firasat kalau ada yang tak beres di rumah itu. Soo Ji semakin intens menjalin kedekatan dengan Hye Na, untuk mencari tahu lebih dalam tentang kehidupannya sehari-hari.

review drama korea mother drama korea lee bo young

Namun hari keberangkatan Soo Ji ke Islandia semakin dekat. Sebelum berangkat, Soo Ji ke rumah Hye Na. Dia ingin melihat untuk terakhir kalinya. Ketika Soo Ji sampai di depan rumah tersebut, dia menemukan plastik sampah yang bergerak-gerak. Ternyata isinya adalah Hye Na bercampur dengan aneka sampah. Anak kecil ini hanya mengenakan baju rumah biasa. Padahal saat itu musim dingin. Badannya gemetar karena ketakutan dan kedinginan. Soo Ji segera menggambil keputusan cepat.

Soo Ji nekat akan membawa Hye Na ke Islandia. Saat itu yang ada dalam pikiran Sang Guru hanya ingin menyelamatkan nyawa Hye Na. Kalau mau dilaporkan ke Polisi tidak ada bukti kuat yang bisa diajukan. Keesokan harinya tersiar kabar Hye Na dinyatakan hilang di laut. Ada sebelah sepatu Hye Na yang terapung. Pencarian besar-besaran dilakukan. Polisi juga mulai penyelidikan.

Sementara Soo Ji dan Hye Na memulai petualangan keluar dari kota Mooryung. Ternyata proses ke luar dari Korea tidaklah mudah. Pertama yang dilakukan adalah mencari paspor ilegal untuk Hye Na. Selain itu, Soo Ji dan Hye Na harus berpindah-pindah tempat untuk sembunyi. Tanpa tahu tentang dunia ilegal akhirnya Soo Ji 'apes'. Paspor tak didapat, uang yang sudah dibayarkan tak bisa kembali. Persediaan uang Soo Ji semakin menipis.

review drama korea mother drama korea lee bo young

Soo Ji memutuskan untuk minta uang pada Ibunya. Seorang artis terkenal, Nyonya Cha yang dengan senang hati menolongnya. Soo Ji meminta tolong asisten Ibunya untuk mencari paspor ilegal. Beliau memang sudah berpengalaman dalam urusan-urusan seperti ini. Paspor untuk Hye Na akan siap dalam dua minggu. Namun sayang, kondisi kesehatan Nyonya Cha mulai memburuk. Soo Ji memutuskan untuk mengundur keberangkatannya hingga kondisi Sang Ibu membaik.

Banyak peristiwa terjadi selama pengunduran keberangkatan ini. Soo Ji bertemu ibu kandungnya secara tak sengaja. Penyelidikan polisi Mooryung menemukan bukti kalau Soo Ji yang membawa Hye Na. Soo Ji mendapatkan tuduhan penculikan dan dirinya menjadi buronan. Pacar Ibunya Hye Na menculik anak kecil ini. Dia tahu kalau Soo Ji ternyata anak orang kaya. Selain itu, lelaki ini ingin membunuh Hye Na agar dia tidak menjadi tertuduh pelaku penganiayaan.

Selama dalam pelarian hubungan Soo Ji dan Hye Na semakin erat. Hye Na sudah menganggap Soo Ji sebagai ibu kandungnya. Dia merasa nyaman dalam pengasuhan ibu gurunya ini dan tidak mau kembali ke Ibu kandungnya. Berbagai cobaan yang datang silih berganti semakin menguatkan hubungan batin antara keduanya.

Namun sayang. Meski Soo Ji membawa Hye Na karena ingin menyelamatkan nyawanya, namun di mata hukum perbuatannya tetap dianggap sebagai penculikan. Akhirnya Soo Ji dan Hye tertangkap. Soo Ji harus masuk penjara. Sedangkan Hye Na tinggal di rumah penitipan anak milik pemerintah. Duh, nelangsa banget mulai adegan ini.

review drama korea mother drama korea lee bo young

Soo Ji 'patah hati'. Status hukumnya ini akan susah untuk mengadopsi Hye Na secara legal. Sesuai keputusan pengadilan, Soo Ji dilarang mendekati Hye Na. Soo Ji terpuruk. Sementara Hye Na memendam kesedihan mendalam. Kesedihan ini berakibat pada pola makan Hye Na yang semakin memburuk. Dia terserang anoreksia. Hye Na terlihat riang sehari-hari, namun dia dinyatakan depresi berat oleh psikiater.

Sewajarnya, Seorang Ibu akan menyayangi dengan tulus anak-anaknya. Namun kenyataannya, ada Ibu yang tega menganiaya bahkan membunuh anak kandungnya sendiri. Ada juga seorang ibu yang bukan ibu biologis. Tidak pernah melahirkannya. Namun memberikan kasih sayang yang tulus sama seperti soerang Ibu kandung. Memang ada Ibu yang ditakdirkan untuk melahirkan seorang anak, namun tidak bisa mengasuh seorang anak secara manusiawi. Sementara itu ada seorang Ibu yang tidak punya hubungan biologis namun mampu menyayangi dan mengasuh seperti seorang Ibu kandung. Sebutan Ibu melekat bukan karena hubungan darah semata, namun pada kasih sayang tulus yang diberikannya.

Itulah inti cerita yang diangkat drama Mother. Drama ini diadaptasi dari drama produksi Jepang. Saya belum pernah nonton yang versi Jepang. Belum bisa membandingkan bagus versi yang mana. Kalau mau nonton drama ini siap-siap bawa tisyu. Lumayan menguras hati. Eh iya, bagaimana dengan akhir kisah Soo Ji dan Hye? Bisakah mereka menjadi Ibu dan anak lagi? Ah, tak asyik kalau saya ceritakan di sini. Silahkan nonton sendiri. Pasti lebih seru.


Sumber foto: http://newsimg.sedaily.com/2018/02/26/1RVURKHRJZ_1.jpg

Tuesday, 11 September 2018

Selamat Tahun Baru 1440 Hijriyah

Hari ini tepat 1 Hijriyah. Tahun baru bagi umat Islam. Selamat tahun baru 1440 hijriyah. Tahun baru merupakan moment perenungan sekaligus perencanaan. Dua keadaan yang berbeda namun saling terkait satu sama yang lain.


Perenungan perlu dilakukan sebagai langkah evaluasi diri. Apa yang sudah dilakukan selama satu tahun kemaren? Apa saja perencanaan yang sudah sukses dilakukan? Apa saja yang masih belum berhasil dilakukan? Apa saja kendalanya? Dari berbagai pertanyaan ini akan bisa ditemukan kelebihan dan kekurangan kita. Bukan hanya pengakuan namun yang terpenting adalah keikhlasan untuk menyadari atas segala kesalahan yang sudah dilakukan. Hal terakhir ini yang sulit dilakukan.

Tetapi harus dilakukan. 
Jika tidak bisa, 
maka tak akan mungkin bisa membuat perencanaan untuk 
satu tahun ke depan. 

Baiklah. Memulai tahun baru lebih baik dengan melakukan perencanaan. Apa saja yang akan dilakukan. Ada yang berpendapat untuk membuat rencana dengan target setinggi mungkin. Ini untuk membuat diri sendiri semangat mengeluarkan kemampuan hingga batas maksimal. Kalau saya pribadi lebih suka membuat rencana yang serealistis mungkin. 

Hanya kita yang paling tahu kemampuan maksimal, yang bisa kita kerahkan. Apa gunanya membuat berderet-deret rencana namun hanya sedikit yang terealisasi. Bukan berarti saya pesimis. Tidak. Namun harus ada keseimbangan dalam membuat rencana. Seimbang antara mimpi dan realitas. Kalau saya, ketika membuat sebuah rencana sudah termasuk bikin mind maping proses realisasi rencana-rencana tersebut. Sudah ada di kepala apa saja yang harus saya lakukan agar rencana-rencana ini terealisasi. Biasanya saya tulis rinci. Mulai Step 1 hingga sampai ke goal.

Kalau seandainya di tengah jalan nanti ada halangan yang membuat rencana saya gagal total. Ya, sudah. Harus dicari jalan yang lain. Bisa jadi sangat jauh dari mind mapping yang sudah saya buat. Ya, mau bagaimana lagi. Allah Subhanahu Wata'alla yang berkuasa mengeksekusi rencana kita. Yang penting kan, proposal sudah diajukan. Rencana sudah dibuat. Kerja keras berikhtiar mewujudkan rencana tersebut sudah dilakukan. Bagian terpenting adalah prosesnya. Penuh pembelajaran. Urusan hasil berhasil atau tidak, ya hak prerogatif Allah Subhanahu Wata'alla yang menentukan.     

Apakah sudah membuat rencana-rencana untuk tahun depan? Semoga rencana-rencana kita sinkron dengan rencana Allah Subhanahu Wata'alla. Aamiin. 


Photo by Ugik Madyo


Friday, 31 August 2018

Resensi Buku Pergi, Kemana Takdir Akan Membawa Pergi?

review buku tere liye review buku pergi

Judul : Pergi
Penulis : Tere Liye
Editor : Triana Rahmawati
Penerbit : Republika Penerbit 2018

Buku ini dibuka dengan adegan baku tembak di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat. Lokasi tepatnya di sebuah gudang kontainer Stasiun Kereta Api. Bujang beserta sahabat-sahabatnya (Salonga, White, si kembar-Yuki dan Kiko) berusaha merebut kembali sebuah alat deteksi serangan siber. Alat ini dicuri oleh keluarga El Pacho. Namun sayang, misi di Meksiko ini gagal total. Padahal anak buah El Pacho sudah dilumpuhkan semuanya, tiba-tiba muncul sosok bertopeng. Seorang pria yang menyamar seperti Zorro berhasil mengalahkan Bujang dengan telak dan mengambil alat tersebut. Mereka terpaksa kembali dengan tangan hampa. Alih-alih marah. Bujang justru penasaran dengan sosok Zorro itu.

"... Orang bertopeng itu bilang ke Bujang, Adios, Hermanito." Salonga mengusap dahinya, diam sejenak.(Hal. 44)  

Hermanito artinya my little brother. Padahal Bujang anak tunggal. Ayahnya, Samad hanya menikah dengan Midah, Mamaknya. 'Zorro' fasih berbahasa Indonesia. Sosok asing itu juga tahu nama aslinya. Bagaimana mungkin bisa tahu nama asli Bujang? Hanya 7 orang yang tahu nama asli Bujang, termasuk Ayah dan Mamak. Lima orang sudah meninggal. Hanya tinggal dua orang, Salonga dan Tuanku Imam. Kedua orang ini juga tidak tahu siapa sosok 'Zorro' ini.

Bujang yakin sosok 'Zorro' ini bagian masa lalunya. Kenapa baru muncul sekarang. Kenapa juga orang itu mengincar alat deteksi serangan siber milik Keluarga Tong? Ada banyak misteri yang harus dipecahkan Bujang. Pada saat bersamaan ada banyak masalah yang menimpa keluarga Tong. Bujang saat ini adalah seorang Tauke Besar. Pucuk pimpinan di Keluarga Tong. Salah satu keluarga penguasa shadow economy di Asia Pasifik.

Ada 8 keluarga penguasa shadow economy di dunia ini. Keluarga Tong di Indonesia, Keluarga El Pacho di Meksiko, Keluarga Yamaguchi di Jepang, Keluarga Lin di Macau, Keluarga Otets di Rusia, Keluarga Master Dragon di Hongkong dan satu lagi di Miami Florida. Mereka semua mempunyai latar belakang yang sama. Pada mulanya adalah para mafia bisnis ilegal di 'dunia kegelapan'.

Seiring berjalannya waktu mereka mulai merambah bisnis legal. Perbankan, properti, pertambangan, transportasi, retail dan hampir semua jenis usaha mereka miliki. Keluarga mafia bertansformasi menjadi keluarga konglomerat. Tidak hanya dunia usaha yang mereka kuasai, politisi dan penegak hukum juga dalam 'genggaman' mereka. Delapan keluarga penguasa ini mempunyai kesepakatan tidak akan saling menggangu wilayah kekuasaan masing-masing.

Namun sayang, Keluarga Master Dragon melanggar kesepakatan ini. Mereka berusaha menguasai keluarga shadow economy yang lain. Bujang hampir saja terbunuh oleh sniper kiriman keluarga dari Hongkong ini. Bujang marah besar, dia mulai menyusun strategi untuk 'menghukum' Keluarga Master Dragon. Pada saat yang sama, Bujang juga harus segera merebut kembali alat deteksi serangan siber.

Bujang susah payah menyelidiki masa lalunya. Ternyata 'Zorro' adalah kakak tirinya Diego Samad. Anak yang disembunyikan di Meksiko. Bahkan Ayahnya, Samad tidak pernah tahu dengan kelahiran Diego. Bujang cukup terguncang dengan masa lalu Ayahnya yang baru muncul sekarang. Sementara itu konflik dengan keluarga Master Dragon semakin memanas. Bujang tidak saja harus mempertahankan eksistensi Keluarga Tong. Dia juga harus mempertahankan nyawanya yang diujung tanduk.

"Kehidupanmu ada di persimpangan berikutnya. Dulu kamu bertanya tentang definisi pulang, dan kamu berhasil menemukannya... Ada pertanyaan penting berikutnya yang menunggu dijawab. Pergi. Sejatinya kemana kamu akan pergi?... Bersama siapa? Apa kendaraanya?... Kemana tujuannya? Apa sebenarnya tujuan hidupmu? Itulah persimpangan hidupmu sekarang, Bujang... Kamu akan pergi kemana, Nak?" (Hal. 86)

Ucapan Tuanku Imam terus terngiang. Bujang mengalami dilema. Ada banyak pertanyaan yang terus bergayut dibenaknya. Sementara itu masalah antara 7 keluarga penguasa Asia Pasifik semakin memanas. Konflik dengan Keluarga Master Dragon membawa perubahan besar pada 7 keluarga shadow economy. Keadaan tidak akan sama lagi seperti sebelumnya. Setelah semua konflik ini berakhir dia akan 'pergi' kemana? Semua pertanyaan akan terjawab di akhir buku. Tak seru kalau saya ceritakan semua di sini.

Buku ini merupakan kelanjutan dari Buku Pulang. Namun jangan kuatir. Jika Anda belum pernah membaca Buku Pulang tidak akan terganggu keasyikannya. Pembaca tetap bisa menikmati karena buku ini rangkaian ceritanya 'berdiri sendiri'.

Pada awalnya, saya agak terganggu dengan sudut penceritaan orang pertama dalam buku ini. Tetapi lama kelamaan bisa menikmatinya. Jalan cerita cenderung lebih lambat dari pada buku genre petualangan Tere Liye lainnya. Kalau menurut saya, bila disajikan dengan alur cerita yang cepat seperti Buku Negeri Para Bedebah mungkin akan lebih menghanyutkan. Alur cerita yang cepat membuat pembaca penasaran untuk bergegas sampai di akhir cerita. Karakter tokoh Bujang hampir mirip dengan Thomas di Buku Negeri Para Bedebah. Muda, cerdas, petarung hebat, mempunyai masa lalu kelam dan jago menyusun strategi. Eh, di tengah cerita ternyata muncul si Thomas. Surprise yang menyenangkan.

Bagi Anda yang menyukai buku perpaduan action dan petualangan akan suka dengan buku ini. Meski bumbu romantis juga ada, namun tak berlebihan.


Foto by Ugik Madyo


Thursday, 23 August 2018

Masjid Depan Pelabuhan Kamal Madura, Masjid Baitul Amal

masjid pelabuhan kamal madura

Dari pertama kali berkunjung ke sini, saya selalu menyebut masjid ini sebagai masjid Pelabuhan Kamal. Sebenarnya lokasi masjid ini tidak di dalam Pelabuhan Kamal Madura. Namun berada pas di depan pintu masuk dan keluar Pelabuhan Kamal. Mudah dikenali. Menara bercat hijau dan kuning terang akan langsung terlihat. Sebenarnya nama aslinya adalah Masjid Baitul Amal.

Masjid ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Dahulu kecil bangunannya. Sederhana. Hanya satu lantai. Sudah banyak berubah. Banyak renovasi yang dilakukan, yang tampak Masjid dua lantai berdiri megah sekarang. Dahulu, ada makam penduduk sekitar di sebelah kiri masjid. Pada saat perluasan masjid, lahan makam terpakai. Sudah banyak makam yang dipindahkan. Namun, masih ada beberapa nisan di pojok kiri halaman.

masjid pelabuhan kamal madura


Setelah sholat, saya paling suka duduk-duduk di teras lantai 2. Anginnya sejuk. Meski siang hari panas menyengat namun anginnya tetap sejuk. Kalau capek perjalanan dari Surabaya bisa istirahat di sini. Meluruskan punggung sejenak. Lebih sering sih ketiduran. Saking segarnya menikmati angin sepoi-sepoi. Tidak banyak pengunjung pada siang hari. Lebih tenang. Eh, iya. Meskipun di dalam masjid masih terasa sejuk. Banyak jendela terbuka di sekeliling dinding masjid. Jendelanya tinggi dan lebar. Sirkulasi udara bebas keluar masuk.

Satu lagi yang saya suka di masjid ini ada di dinding dekat tangga yang menuju tempat wudhu wanita. Ada lukisan timbul aneka tumbuhan. Lukisannya detail. Sederhana namun menawan. Secara keseluruhan interior masjid ini sederhana namun tetap elegan. Ciri khas interior Madura tetap ada namun tidak berlebihan.        

masjid pelabuhan kamal madura



Foto: koleksi pribadi


Wednesday, 15 August 2018

Sego Macan Karangan Surabaya, Tempat Cozy dan Makanan Enak

sego macan surabaya

Selama ini yang sudah kondang adalah sego kucing. Biasanya dijual di tempat angkringan. Porsinya sedikit. Kalau saya pribadi minimal beli harus dua porsi. Bagaimana dengan sego macan? Sesuai dengan namanya. Porsi nasi dalam lebih banyak. Tapi ya nggak banyak banget. Sego (nasi) macan porsinya sekitar 1,5 kali lebih banyak dari sego kucing. Lumayan. Bisa mengenyangkan.

Lokasi warung sego macan ini ada di pinggir Jalan Raya Menganti Karangan. Ada di sebelah kiri kalau dari arah pertigaan lampu merah Unesa (Universitas Negeri Surabaya) ke arah Kedurus. Konsep tempatnya seperti warung tradisional. Gerai makanan didominasi dengan kayu dan bambu. Tempat duduk pengunjung didominasi dengan kayu. Cukup sederhana. Hanya meja kursi memanjang dari kayu yang dipelitur terang.

sego macan surabaya


Konsep warung ini model terbuka. Ada kipas angin di ruangan. Lumayan sejuk kalau mau nongkrong lama di sini. Namun agak bising. Selain suara musik yang selalu mengalun, kendaraan lalu lalang tak pernah berhenti. Maklum, lokasinya memang persis di pinggir jalan. Meski agak bising tapi masih bisa ngobrol dengan nyaman. Tapi ya nggak bisa ngobrol rahasia yang perlu harus berbisik.

Ada banyak variasi makanan di sini. Saya akan bahas satu persatu. Mulai dari menu utama. Nasi macan ini dibungkus daun pisang. Sebelum disajikan akan dipanasi dulu. Konsep sego macan ini mirip dengan nasi bakar. Satu bungkus nasi sudah dilengkapi aneka topping. Ada sambel teri, sambel klotok, telur asin bumbu pedas dan orek tempe. Bagi Anda yang bukan termasuk pecinta pedas silahkan memilih orek tempe. Masih terasa pedas tapi nggak pedas banget. Meski sudah ada aneka topping pedas masih disediakan sambel terpisah. Bebas ambil sebanyak-banyaknya.

sego macan surabaya

Untuk lauk pauk bisa ambil sendiri nanti dipanasin dulu baru disajikan. Ada banyak lauk pauk. Usus, hati ampela, cecek, telur puyuh, kulit ayam, brutu (bagian pantat ayam) disajikan per-tusuk seperti sate. Selain aneka tusuk-an seperti di angkringan ada juga aneka tusuk-an frozen food. Aneka sosis, nuget, ayam fillet dan aneka bakwan. Ada juga bukan menu tusuk, yaitu lele goreng, kepala ayam dan sayap ayam yang dibumbu kecap atau digoreng. Ada juga roti Jhoni dan aneka mie instan. Lengkap. Tinggal pilih sesuai selera.

Bagaimana dengan minuman? Tenang saja. Menu minuman lengkap di sini. Ada aneka kopi yang diracik dengan istimewa. Ada juga aneka juice dan minuman hangat. Minuman andalan di sini adalah es kunir asem dan es beras kencur. Seger sampai tetes terakhir.


Harga
- Sego macan Rp 7.000/bungkus
- Aneka lauk Rp 2.000 - 8.000/biji
- Aneka minuman Rp 3.000 - 10.000/porsi

Buka  jam 17.00 - 01.00

Contact: 0897-0971-897/0896-9688-5228


Foto: koleksi pribadi

Saturday, 11 August 2018

Ayam Geprek Enak Bu Etik Surabaya

ayam geprek enak di surabaya

Ayam geprek sedang hits saat ini. Banyak kedai baru yang menyediakan ayam geprek bermunculan. Namun dari sekian banyak kedai itu hanya beberapa saja, yang menyediakan ayam geprek enak. Saya sudah coba beberapa tempat. Baru ketemu beberapa ayam geprek enak di Surabaya. Salah satunya ini yang sedang saya tulis kali ini.

Baru datang di dunia pergeprekan. Namun pembuatnya sudah puluhan tahun malang melintang di dunia perkulineran. Bu Etik sudah membuka jasa katering sejak tahun 2000-an. Sebenarnya ayam geprek ini varian baru. Katering beliau menyediakan berbagai varian nasi kotak, nasi bungkus dan nasi kuning. Juga melayani pemesanan tumpeng. Baik tumpeng minimalis ataupun tumpeng lengkap. Menu terbaru adalah ayam geprek dan sego sambel.

Katanya, Ayam geprek enak dimakan dengan sambel pedas. Itu kata orang. Kalau kata saya nggak perlu sambal pedas. Nanti bisa merusak cita rasa ayam geprek. Aih. Ini sih cuma ngeles. Untung sambelnya dibuat dadakan di sini. Jadi enak. Nggak perlu kuatir kepedesan. Bisa pesan sesuai kemampuan mulut dan perut.

ayam geprek enak di surabaya

Ayam geprekny aenak. Kriyuk di luar tapi lembut dibagian daging ayam yang dalam. Bumbu ayam gurihnya pas. Merasuk sampai daging bagian dalam. Harganya juga tidak mahal. Hanya Rp 10.000/porsi. Eh, iya porsinya termasuk besar. Saya kekenyangan ketika makan. Ada tambahan lauk tempe goreng, tahu goreng dan terong goreng plus serundeng lezat. Lengkap.

Buka setiap hari dari jam 10.00 - 21.00 WIB.
Alamat: Jalan Karangan Gang 4 Gang Tengah no 9 Surabaya
Pemesanan : 0813-3364-9446

Foto: koleksi pribadi

Sunday, 5 August 2018

Nasi Pecel SPBU Wiyung Surabaya


Pagi buta mendadak kelaparan. Hawa dingin malam hari di musim kemarau seringkali bikin kelaparan. Halah... modus. Kok ya pas masakan semalam habis semua. Mulailah gerilya di dapur. Ada tumpukan mie instan. Waduh. Makan mie instan lagi? Nggak lah. Eh, mendadak ingat warung pecel langganan yang buka mulai jam 4 pagi. Ya wis lah. Nanti habis sholat subuh langsung ke sana.

Saya nekat menembus hawa dingin menggigit tulang pagi-pagi. Halah. Sinetron banget. Demi... demi perut yang sudah berontak. Keroncongan. Lokasi warung nasi pecel ini pas sebelumnya SPBU Wiyung. Ada di depan bengkel dan reparasi arloji. Penjualnya suami istri setengah baya. Sebenarnya sih nggak bisa di bilang warung. Jualannya di teras bengkel. Hanya ada etalase tempat makanan serta meja panjang dan kursi-kursi plastik. Meski lokasinya di depan bengkel tapi tempatnya selalu bersih.


Yang saya suka di sini adalah peyek dan sambal pecelnya. Peyeknya digoreng tipis dan lebar. Renyah dan berbumbu. Kalau komposisi bumbu sambel pecelnya pas. Pedesnya juga pas. Tiap porsi nasi pecel akan mendapatkan lauk serundeng, kering tahu tempe, tahu bali dan peyek. Kalau lauk tambahannya ada telur dadar, telur bali bulat, ayam goreng, opor ayam, daging goreng dan sate jerohan. Harga masing-masing lauk tambahan sesuai dengan harga bahan mentah di pasaran.

Harga mulai Rp 13.000/porsi
Buka setiap hari jam 04.00 - 07.30 WIB

Foto : koleksi pribadi



Monday, 30 July 2018

3 Cara Memilih Reksadana Bagi Investor Pemula

Kalau ada kata investasi yang terbayang adalah uang bisa jadi berlipat-lipat banyak. Iyes. Tidak salah memang. Namun juga tidak seluruhnya benar. Ada banyak cara untuk berinvestasi. Bisa dengan deposito di bank, beli properti atau beli emas. Investasi bukanlah seperti sulap. Uang seratus ribu ditaruh di kotak lalu sim salabim jadi ratusan juta. Halooo. Itu cuma ada di sinetron. Yang namanya suatu tindakan pasti ada resikonya. Investasi itu juga mempunyai resiko.  


cara memilih reksadana

Image investasi selama ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya. Mereka yang mempunyai banyak uang lebih, bisa dibilang begitu. Namun sekarang ada investasi model baru yang bisa dilakukan semua orang. Hanya dengan uang raturan ribu bahkan bisa dengan puluhan ribu saja. Serius? Ya. Semua itu bisa terjadi bila berinvestasi di reksadana. Namun sebelum saya bahas lebih jauh tentang investasi reksadana, ada satu hal yang pasti. Jika berinvestasi dengan reksadana pastikan bisa dipahami secara logika. Kalau ada tawaran reksadana pastikan untuk selalu berfikir kritis. Masuk akal nggak sih, dengan uang segini, dalam waktu sekian, dapat hasil segini.

Low risk low return
High risk high return
No risk no return

Tiga kata diatas adalah pedoman dasar yang harus dipahami terlebih dahulu oleh para investor pemula. Kenapa pemula? biasanya golongan ini yang paling bernafsu untuk ingin segera mendapat untung besar. Uang banyak. Mulai berinvestasi pada reksadana pada dasarnya harus dilakukan secara bertahap. Sedikit dahulu. Pelan-pelan. Nggak langsung ujug-ujug dapat uang banyak. Hal ini di sampaikan oleh Bapak Legowo Kusumonegoro (Pak Lek) Presiden Direktur MAMI (Manulife Asset Management Indonesia) pada acara Kopdar Investarian tanggal 28 Juli 2018 di Bangi Kopi Surabaya.

Para investor pemula biasanya banyak yang terburu nafsu untuk mendapatkan uang yang banyak. Jauh berlipat-lipat kali dari jumlah uangnya. Berinvestasi pada reksadana itu juga perlu belajar. Investasi sedikit dahulu sambil belajar lebih dalam tentang reksadana. Kalau sudah mulai paham bisa ditambahkan sedikit demi sedikit investasinya. Pelan-pelan saja. Nanti kalau sudah berada di tahap 'paham betul' silahkan investasi dalam jumlah besar. 

reksadana manulife


Proses pembelajaran ini harus dilakukan para investor pemula. Pahami juga dengan teliti bagaimana track record kinerja Manager Investasi. Nanti baru menyesal kalau ternyata reksadananya bodong. Jumlah tertinggi korban penipuan investasi bodong tahun 2017 ada di Jawa Timur. Wuuih. Jangan sampai predikat ini terus melekat. Isin, rek. Pada kesempatan kali ini Pak Lek berbagi ilmu untuk memilih tempat berinvestasi dengan bijak. Waspada sebelum berinvestasi. Bukan berarti curiga melulu, namun harus berhati-hati sebelum membeli. 

Saya sudah menyinggung tentang Manager Investasi diatas. Apa atau siapa sih ini? Begini. Pada model investasi reksadana ada dua penggelola. Bank Kustodian dan Manager Investasi. Bank Kustodian tugasnya mencatat data para investor dan jumlah uang yang investasikan. Sedangkan Manager Investasi tugasnya mengelola uang yang diinvestasikan. Uang yang kita investasikan nanti akan dikelola hingga menghasilkan untung buat para investor. Misalnya: didepositokan, dibelikan obligasi atau dibelikan saham.


reksadana manulife surabaya

Pada tahap ini paham kan, kenapa kita harus tahu track record kinerja Manager Investasi? Tenang saja, pihak Bank Kustodian juga melakukan pengawasan yang ketat pada pihak Manager Investasi. Kalau pihak Manager Investasi mulai 'bandel' pihak Bank Kustodian akan 'menjewernya'. Kalau sudah dijewer tapi Manager Investasi tetap saja bandel maka Bank Kustodian akan melaporkan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Otomatis pihak OJK akan melakukan penelitian dan memberi peringatan. Kalau masih tetap bandel maka ijin Manager Investasi akan dicabut. 

Baiklah, sekarang bagaimana memilih reksadana yang bagus biar tidak terperosok pada investasi bodong? Berikut ini saya ringkaskan dari penjelasan Pak Lek:

1. Periksa reksadana di OJK.
Langkah pertama sebelum berinvestasi adalah periksa dulu reksadana ini sudah terdaftar di OJK atau belum. Caranya gimana? gampang. Langsung cek di website ojk.go.id. Kalau memang tidak terdaftar lebih baik nggak usah investasi di reksadana tersebut. Jangan tergiur dengan iming-iming untung besar yang ditawarkan. 

2. Periksa track record Manager Investasi Reksadana
Bagaimana memeriksanya? Kita kan bukan detektif. Bukan pula yang selalu mengikuti perkembangan ekonomi. Coba tanya teman atau saudara. Ada nggak yang pernah investasi di reksadana itu. Kalau ternyata nggak ada yang pernah investasi di sana bagaimana? Tenang. Untunglah kita hidup di abad milenia. Telusuri saja di internet. Setiap hal baik atau buruk akan meninggalkan jejak. Periksa juga siapa saja 'petinggi' di Reksadana tersebut. Mumpuni dibidangnya atau tidak.

3. Periksa kemantapan hati.
Ada ungkapan, kalau ragu-ragu lebih baik tinggalkan. Uji coba dulu kemantapan hati ini. Coba beli reksadana sedikit dulu. Jumlah minimal yang diperjualkan. Pelajari laporan bulanan yang dikirimkan pihak reksadana. Perhatikan perkembangannya. Tes respon customer service dan bagian marketing. Nilai pelayanannya. Termasuk responsif atau tidak. Nilai juga kinerja mereka dalam melayani kebutuhan Anda. 
Kalau sekiranya mulai mantap. Tambah sedikit lagi reksadana Anda. Amati perkembangannya selama beberapa bulan. Kalau terasa nyaman, silahkan dilanjutkan. Kalau masih belum juga ada kemantapan hati, ya sudah berhenti saja. Tarik dana Anda. 

reksadana manulife


Ternyata banyak sekali pelajaran baru yang saya dapatkan pada kopdar investarian Surabaya kali ini. Saya juga baru tahu kalau ternyata bisa beli reksadana secara online. Duh, kemana saja kamu, Gik? hehe. Saya memang belum begitu paham soal reksadana. Jadi penasaran gimana sih bisa beli reksadana secara online. Teman sebelah lagi asyik buka klikmami.com saya ikutan nimbrung. Dia coba-coba daftar. Eh, ternyata gampang. Lalu kami lihat-lihat fitur laporan transaksi dan cara pembelian. Ternyata gini ya. Simple. Nggak perlu ribet harus datang ke kantornya dan antri segala. 

Senangnya. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Eh iya, pada kesempatan kali ini ada juga sesi Mbak Yuniari Nukti memberikan tips dan trik biar sering menang lomba nulis blog. Saya tulis dalam postingan berikutnya ya.


Foto: koleksi pribadi dan Grup Ning Bloger Suroboyo   

       

Wednesday, 25 July 2018

Nasi Babat Jalan Kedurus Jagal Surabaya

nasi babat enak di surabaya

Cuaca Surabaya sedang panas dingin nggak jelas. Siang panas cetar membahana. Malam dingin menggigit. Kalau siang rasanya mager. Kalau malam bikin laper. Kalau cuaca dingin enaknya makan yang panas berkuah atau serba sambal pedas. Untunglah di Surabaya banyak makanan enak dan murah bertebaran. Tersedia 24 jam. Tak ada matinya. Beberapa hari ini makan yang berkuah terus. Rasanya ingin yang kering dan bersambal.

Sego sambel (nasi sambel) nikmat ini. Kalau nasi bebek sudah. Saya ingin nasi babat dengan sambal yang mantap saja kalau gitu. Lama nggak makan nasi babat. Sebenarnya nasi babat langganan saya ada di Jalan Demak. Namun dingin-dingin begini malas kalau jauh-jauh. Ya wis lah, yang dekat saja. Saya dan suami meluncur ke Jalan Kedurus.

Ada nasi babat enak di daerah Jalan Kedurus.  Meski begitu, warung ini nggak pernah sepi dari pengunjung. Untung pas saya ke sini, pas tidak banyak pembeli. Lebih nyaman, bisa makan santai sambil ngobrol-ngobrol. Warungnya kecil dan tempatnya nylempit masuk gang. Kalau dari Jalan Gunungsari lokasinya ada di sebelah kiri. Setelah Polsek Karangpilang ada gang dengan plang SMK PGRI 14. Masuk saja. Warung ini ada di depan agak ke kanan rumah pemotongan sapi (jagal) Kedurus. Dekat dengan pos getek (perahu) penyeberangan (nambangan) yang ke arah Jalan Jambangan. Mobil bisa masuk gang ini. Cukup untuk simpangan mobil dua arah.

nasi babat enak di surabaya


Wis rek urusan lokasi. Kembali ke makanan. Selain babat, tersedia juga aneka jerohan di sini. Biasanya kalau pesan satu porsi nasi babat sudah termasuk jerohan. Kecuali kalau mau pesan lauk babat saja. Babat goreng empuk dan tidak bau apek. Begitu juga dengan aneka jerohan juga empuk. Semua lauk digoreng kering. Sambalnya mentahan yang diuleg tidak terlalu halus. Pedas mantap. Eh iya, porsi nasinya tidak terlalu banyak. Plus bonus serundeng. Ini memang ciri khas sego sambel Madura. Selalu ada serundeng.

Nasi Babat standar Rp 16.000/porsi. Kalau mau nambah lauk, ya tambah lagi harganya. Buka setiap hari mulai jam 19.00 - habis. Biasanya jam 01.00-an sudah tutup.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Smartfren Andromax
   

Monday, 23 July 2018

Review Drama The Most Beautiful Goodbye

review the most beautiful goodbye
Sumber: https://www.kdramapal.com/wp-content/uploads/2017/12/The-Most-Beautiful-Goodbye-In-The-World.png

Beberapa minggu belakangan, saya berkutat dengan banyak angka dan huruf. Hari ini, kepala sudah nggak kuat buat mikir lagi. Ya wis lah, istirahat dulu. Mau keluar rumah malas. Puanas, rek. Yo wis lah nonton drama Korea saja. Ubek-ubek rekaman Chanel Sony One dari seminggu yang lalu. Tetiba ada iklan Drama The Most Beautiful Goodbye. Saya paling tertarik adegan tiga generasi sedang di kebun. Sepertinya sedang membuat makanan dalam jumlah besar. Seorang wanita menyuapi pria muda dan lelaki tua di sebelahnya. Nyuapinnya sambil bercanda. Bagus nih, kayaknya.

Ternyata hanya 4 episode. Habis, lah dalam sehari. Asyek. Drama ini fokusnya adalah satu keluarga tiga generasi. Nenek, anak lelaki, menantu dan dua cucu. Sang Nenek sakit Demensia. Pada awalnya tinggal di panti jompo lalu dibawa pulang ke rumah. Sang Ibu (Kim In Hee) yang merawat Nenek. Mulai dari memandikan, urusan buang hajat, menyuapi, mengajak jalan-jalan dan ngobrol hingga seluruh perawatan badan. Meski Ibu adalah anak menantu. Namun beliau merawat Nenek dengan sabar. Sering kali Nenek mangamuk dan berhalusinasi. Bahkan In Hee disebut sebagai 'wanita jahat'. Namun jika dalam kondisi sadar, Nenek sangat sayang pada Bu In Hee. 

Suatu ketika, Bu In Hee kesakitan ketika buang air kecil. Beliau cerita pada Sang Suami (Jung Cheol) yang seorang dokter. Pak Jung mengira ada masalah dengan kandung kemihnya. Bu In Hee memeriksakan diri ke rumah sakit tempat praktek suaminya. Dari pemeriksaan ini baru diketahui kalau Bu In Hee sakit kanker ovarium dan sudah menyebar ke organ-organ lain. Pak Jung sangat terpukul. Sebenarnya sudah lama istrinya mengeluh sakit pada perutnya. Selayaknya ibu-ibu yang lain. Kalau badan merasa sakit tidak pernah dianggap serius. Pak Jung merasa bersalah karena sebagai dokter tidak segera menyadari hal ini. 

Pak Jung memutuskan untuk mengoperasi istrinya. Ketika dilakukan operasi ternyata kanker sudah menyebar ke paru-paru, hati dan seluruh organ pencernaan. Operasi dibatalkan. Kanker tidak jadi diangkat. Pak Jung shock. Beliau ingin merahasiakan dari istri dan anak-anaknya. Namun dr Yoon, sahabatnya tidak setuju. Seluruh keluarganya berhak tahu kalau istrinya sedang kritis. Bu In Hee diperkirakan hanya bisa bertahan dua atau tiga bulan lagi.

review the most beautiful goodbye
http://d263ao8qih4miy.cloudfront.net/wp-content/uploads/2017/12/mostbeautifulgoodbye-teaser15.jpg

Akhirnya Pak Jung memberitahu anak sulungnya, Yeon Soo. Sama seperti Sang Ayah, Yeon Soo shock. Reaksi anak lelakinya, Jung Soo lebih parah lagi. Dia histeris. Si bungsu ini paling bermasalah di rumah. Dia harus mengulang sekolah. Dua kali gagal tes masuk universitas. Kesukaannya mabuk dan keluyuran. Saat ini dia sedang mempersiapkan tes ketiga. Jung Soo merasa terpukul karena belum bisa membahagiakan Ibunya. Belum bisa memberi uang tiap bulan seperti kakaknya, yang sudah menjadi wanita karir sukses. Dia merasa belum bisa menjadi kebanggan ibunya. Pak Jung tetap ingin istrinya tidak tahu kalau dia dalam kondisi kritis. Kondisi ini menyadarkan Jung Soo. Dia berubah menjadi anak baik dan penurut. Pria muda ini belajar keras agar bisa lulus ujian masuk universitas. Dia juga lebih sering menemani ibunya di rumah.

Pada saat seperti ini, Pak Jung dikeluarkan dari rumah sakit karena masalah manajerial. Beliau terpaksa pindah ke klinik kecil di pinggir kota dengan gaji rendah. Namun Pak jung merahasiakan masalah pekerjaan ini pada keluarganya. Yeon Soo meninggalkan apartemennya dan pindah ke rumah keluarga. Dia resign dari kantor. Dia ingin merawat Ibunya hingga akhir hayat. Selama ini Yeon Soo tidak pernah menyentuh pekerjaan rumah tangga. Semua sudah dikerjakan Ibunya. Gadis muda ini bekerja keras belajar menyetrika, memasak dan semua pekerjaan rumah lainnya.       

Kondisi Bu In Hee semakin melemah. Dokter angkat tangan. Pak Jung merawat sendiri istrinya di rumah. Suatu malam, Bu In Hee bangun karena kesakitan. Beliau mual hebat dan muntah darah. Beliau menyadari ada yang berbeda dengan tubuhnya. Setiap kali bertanya pada suaminya, tidak pernah ada jawaban. Hingga pada suatu saat, Pak Jung tak tega melihat istrinya yang susah payah merawat Ibunya. Padahal, Bu In Hee seharusnya istirahat total. Pak Jung memberitahu tentang kondisi kesehatan istrinya yang memburuk. Bu In Hee marah besar. 

Pada awalnya Bu In Hee menolak mengakui kalau dia akan meninggal. Untunglah Beliau bisa cepat berdamai dengan keadaan. Beliau mengajari Yeon Soo memasak dengan 'galak'. Yeon Soo tidak pernah marah karena dia tahu, semua itu demi kebaikannya. Pada titik ini semua menyadari betapa besar peran Sang Ibu dalam kehidupan mereka. Semua hal keperluan mereka sudah dipersiapkan oleh Ibu dari ujung rambut hingga ujung kaki.

review the most beautiful goodbye
https://4.bp.blogspot.com/-5fmHKePT6SA/WoeizHjSIVI/AAAAAAAAK
c/RAkRQpKBzgUiWvcFeQwBJOA9HDTlSrUMACLcBGAs/s1600/3.jpg


Ada satu adegan Bu In Hee memberikan sebuah kotak besar pada Pak Jung. Isinya adalah sertifikat rumah, surat-surat berharga dan 3 buku tabungan. Bu In Hee meminta sang suami menyimpan kotak itu. Nanti kalau Beliau sudah meninggal, Sang Suami biar tidak kebingungan mencari-cari.

"Itu buku tabunganmu. Asal kau pakai sewajarnya, bisa kau gunakan sampai kau mati nanti. Beruntung kamu punya banyak uang. Buku tabungan yang kuning buat pernikahan Yeon Soo. Yang putih buat biaya Jung Soo kuliah. Jangan coba-coba kamu ambil uang mereka." ucap Bu In Hee.

Pak Jung hanya terdiam mendengar penjelasan istrinya. Beliau tidak menyangka Sang Istri sudah mempersiapkan segala keperluan sejak lama. Pak Jung semakin kalut. Beliau takut membayangkan apa yang terjadi kalau istrinya meninggal nanti.

Mulai adegan Bu In Hee mengetahui kalau sedang sekarat hingga akhir bikin nangis terus. Bu In Hee sambil menahan sakit mempersiapkan suami, anak-anak, adik ipar dan adiknya agar bisa mendiri. Beliau melakukan berbagai cara agar anak-anak dan suaminya tidak hidup menderita setelah Beliau meninggal nanti. Sampai segitunya seorang Ibu. Tidak memikirkan sakitnya, Beliau malah sibuk memikirkan keluarganya. Yang selalu menjadi pikirannya adalah Sang Ibu Mertua. Bu In Hee khawatir kalau anak-anak dan suaminya akan tersiksa jika merawat Nenek setiap hari.

Ada ucapan Yeon Soo yang sangat menohok disela perbincangannya dengan Jung Soo.

"Anak-anak adalah manusia yang egois. Tidak memikirkan Ibu yang sedang kesakitan karena kanker tapi malah sibuk mikir, apa yang akan terjadi dengan hidupku setelah Ibu tidak ada."

Ya, mereka sebenarnya merasa belum siap ditinggalkan Ibu. Mereka baru sadar kalau selama ini sangat tergantung pada Ibu. 'Tiang penyangga' rumah mereka sebenarnya adalah Ibu. Begitu 'tiang penyangga' ini tidak ada, rumah terancam roboh bahkan bisa hancur berantakan. Hal ini yang sangat tidak diinginkan Bu In Hee. Beliau ingin 'rumahnya' tetap berdiri kokoh.


Thursday, 19 July 2018

Bakso Pak Djo Manyar Tirtoasri Surabaya

bakso enak di surabaya

B-A-K-S-O

Makanan sejuta umat ini kayaknya. Penganjal perut yang lapat. Pagi, siang, sore, malam atau dini hari tetap cocok makan bakso. Baik sedang musim panas atau musim dingin bakso tetap selalu nikmat disantap. Dimana saja bakso selalu hadir menggoda mata. Bakso enak selalu diserbu para pecintanya.

Kemaren, saya ada acara di daerah timur kota Surabaya. Selepas acara, kami kelaparan. Mulailah perburuan makanan yang bisa memuaskan lidah. Sepanjang jalan kok menunya nggak ada yang menarik. Tiba-tiba salah seorang teman nyeletuk "m-bakso, yuk..." Yang lain langsung menjawab kompak dan kencang "hayuuuk."

bakso pak djo surabaya


Kalau sudah urusan dengan bakso, kami langsung sepakat bulat. Sebulat pentol bakso. Sempat mikir lama tempat makan bakso yang nggak terlalu ramai dan bisa buat ngobrol nyaman. Maklum sudah masuk jam makan siang. Seorang teman mengajak ke Pak Djo Manyar Tirtoasri. Eh, belum pernah dengar tempat ini. Saya sudah lama tidak beredar di daerah Surabaya Tengah.

Tempat ini lumayan nylempit di daerah perumahan Manyar Tirto. Pas pojok gang buntu. Tenang... gampang ketemu kok, rek. Tempat parkirnya lumayan lapang. Dijamin nggak susah parkir. Tempatnya nyaman. Konsepnya seperti rumah. Bangunan ini pada awalnya memang rumah tinggal. Tempat makan bisa milih di dalam ruangan atau di teras. Konsep tempat ini terbuka. Meski di dalam ruangan tapi masih bisa lihat pemandangan di luar dengan leluasa. Penataan meja dan rapi. Satu hal yang saya sukai di sini adalah kebersihannya. Meski banyak pengunjung lantai dan meja selalu bersih. Begitu pengunjung pulang meja langsung dibersihkan. Nggak pakai lama. Pengunjung yang baru datang bisa langsung duduk.

bakso enak di surabaya
Ruang bagian dalam


Begitu datang, kami langsung menuju meja 'persediaan'. Pilih-pilih isian bakso yang diinginkan. Sekalian pesan minumannya. Kalau mau cepat, tersedia berbagai pilihan paket bakso. Ada 8 menu paket dengan harga beragam. Paket bakso campur biasa Rp 16.000/porsi. Untuk isian bakso tersedia bakso biasa, bakso urat, bakso telur puyuh, bakso telur ayam kampung, bakso kotak, tahu goreng, siomay, dan gorengan. Harga sesuai dengan isian yang kita pesan, ya.

Suasana di sini tidak terlalu bising. Meskipun ramai pengunjung namun masih bisa ngobrol nyaman. Banyak orang yang datangtapi nggak sampai yang harus antri tempat duduk. Sewajarnya saja. ruangan tidak terlalu panas. Meski di dalam ruangan hanya ada kipas angin di atap, udara tetap terasa sejuk. Semua ruangan terbuka. Angin bisa leluasa keluar masuk. Kalau ingin kumpul bersama teman sambil ngobrol lama bisa di sini.      



Foto: kolesi pribadi menggunakan Smartfren Andromax

Saturday, 7 July 2018

Nasi Bebek Purnama, Konon Kabarnya ini yang Asli

nasi bebek enak di surabaya

Beberapa bulan silam ngobrol-ngobrol sama suami tentang bebek enak di Surabaya. Lanjut lagi obrolan ke warung bebek kaki lima yang enak di Surabaya. Mulailah kami 'mendaftar' dimana saja. Ternyata kok panjang ya daftarnya. Kebanyakan lah kok warung bebek purnama. Tetiba suami nyeletuk, konon kabarnya ada warung bebek purnama yang asli di daerah Jalan Dinoyo. Depan bekas gedung bioskop Dinoyo.

Kebetulan beberapa hari kemudian kami lewat daerah Jalan Dinoyo. Ketemu. Gampang ternyata jujugane, rek. Lokasinya ada di pojok pertigaan jalan Dinoyo dan Jalan Pajajaran. Sebelah Jalan Pandegiling. Kalau dari arah Pasar Keputran ada di sebelah kanan. Tapi... bebek sudah habis. Padahal masih jam 9 malam. Ya wis lah. Kapan-kapan kalau lewat sini mampir lagi. Pas kebetulan lewat daerah sini lagi, kebetulan masih jam 8. Kami mampir. Lah kok habis lagi. Mungkin karena malam minggu banyak pengunjung yang datang. Ya wis lah. Balik kucing. Belum jodoh.

Kemaren dari siang muter-muter di daerah tengah kota Surabaya untuk berbagai urusan. Sekitar jam 4 semua urusan sudah selesai. Pas pulang sengaja ambil rute daerah Padegiling dan Dinoyo. Kami sampai di daerah Dinoyo sekitar jam 5. Alhamdulillah sudah buka. Baru buka. Warung ini buka mulai jam 5 sore. Ya wis lah mampir.

nasi bebek purnama surabaya


Tempat ini sama seperti warung kaki lima biasa. Pakai tenda terbuka. Hanya tertutup kain banner di depan. Ada tiga set meja kayu panjang. Lokasinya di sebelah Mie Pangsit Gajah Mada. Jangan kaget kalau makan di sini tiba-tiba ada mobil penuh sayur parkir di sebelah warung. Maklum lokasinya memang dekat Pasar Pandegiling. Lahan sebelah warung ini biasanya untuk tempat parkir atau bongkar muat para pedagang.

Nggak pakai lama nasi bebek pesanan datang. Porsi nasinya banyak. Serundengnya juga banyak. Asyeeek. Bebek gorengnya garing sampai daging bagian dalam. Kami cuma pesan nasi bebek standart. Harnganya Rp 20.000/porsi. Tanpa tambahan lauk yang lain. Kalau mau nambah jerohan, kepala atau ceker boleh saja. Tapi nambah harganya, ya. Sambel sudah tersedia di meja. Boleh ambil sepuasnya. Gratis. Ini nih yang paling disukai suami. Beliau penyuka pedas. Bisa bebas ambil sebanyak-banyaknya.

nasi bebek enak di surabaya
Mbak e lagi bikin serundeng

Bagi saya, yang juara di sini serundeng dan sambelnya. Pecinta serundeng, di sini tempatnya. Gurihnya pas. Tidak terlalu asin. Teksturnya kering tidak berminyak. Sambalnya menggunakan sambal matengan. Sambal bajak kata orang Surabaya. Pedes. Pakai banget. Tapi tenang saja. Terasa pedas pas masuk ke mulut. Begitu tertelan sensasi pedasnya langsung ilang. Nggak bikin perut mules juga. Bagi para pecinta pedas pasti paham maksud saya. Cuma ya minyaknya menggenang. Kalau mau ambil sambel ditiris aja dulu.

Alhamdulillah. Akhirnya kesampaian juga makan di sini. Nggak kuatir ngiler lagi hahaha.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Smartfren Andromax


Tuesday, 3 July 2018

Kare Kambing Sopongiro Jalan Karah Surabaya

kare kambing enak di surabaya
Kedai Kare Kambing tampak samping

Saya sering lewat jalan Karah. Kare Kambing Sopongiro Mas Jumain selalu ramai. Penasaran ingin mencicipi? Pastinya. Berhubung saya tidak suka daging kambing ya wis lah lewat saja. Tapi lama-lama kok penasaran. Gimana sih enaknya? Sampai banyak orang yang datang setiap hari. Tiba-tiba Suami yang nggak suka kambing blas ngajak mencicipi kare kambing ini. Ternyata penasaran juga beliau.

makanan enak di surabaya
Jerohan sapi banyak dan empuk


Ya wis lah. Kita incipi bareng. Pas sampai ke tempat ini sore setelah ashar. Ternyata sudah habis. Ya wis lah besuk saja. Suami maunya datang pagi supaya nggak terlalu ramai. Ternyata benar. Pagi hari lebih nyaman. Selain pengunjungnya belum banyak juga tidak panas di dalam kedai. Interior tempat ini dengan cita rasa tradisional. Meja kursi panjang terbuat dari kayu. Lebih fleksibel. Kalau sedang banyak pengunjung masih bisa kebagian tempat duduk. Meski tempat makannya tak terlalu luas masih bisa menampung orang banyak. Eh iya, khusus untuk pengunjung yang menggunakan mobil bisa parkir di belakang kedai. Lewat samping kedai ini kalau mau masuk parkirnya.

kuliner enak di surabaya

Baik lah. Ini dia yang ditunggu-tunggu. Ternyata porsinya besar. Isi kare bukan hanya daging tapi lebih banyak jerohannya. Selain hati dan paru, ada juga babat dan usus. Semuanya jerohan sapi. Daging dan jerohannya empuk. Tidak perlu usaha keras untuk menggigit. Lumer di mulut. Apalagi kalau dicampur dengan kuahnya. Sedaaap. Kuahnya kental. Komposisi santan dan rempah bumbunya pas. Gurih. Nikmat hingga tetes terakhir. Pas makan ini saya jadi ingat soto Betawi. Tampilan dan rasanya mirip.

Oh ya, Buat yang punya kolesterol dan darah tinggi lebih baik cukup makan satu porsi saja di sini. Jnagan juga sering-sering. Dua minggu sekali sepertinya cukup. Kare Kambing Sopongiro Mas Jum buka setiap hari dari jam 09.00 sampai habis.

Kare kambing campur biasa dibandrol dengan harga Rp 18.000,-/porsi. Kalau nambah jerohan atau ingin lauk tertentu saja harganya berbeda. Lebih baik tanya dulu saja harganya sebelum memesan. Nggak usah pakai gengsi. Bapak penjualnya baik dan ramah. Selamat menikmati. Buat pencinta jerohan, please jangan terlena. Secukupnya saja hehe.

 

Sunday, 13 May 2018

Taman Bungkul Setelah Bom Surabaya Meledak

taman bungkul setelah bom surabaya
Taman Bungkul area tengah

Salah satu taman di Surabaya yang asyik buat nongkrong ya ini, Taman Bungkul. Selain taman ini nyaman dan indah, lokasinya juga strategis. Fasilitas penunjang juga lengkap untuk anak-anak hingga manula. Makanan dan minuman banyak 'bertebaran' di seluruh penjuru. Plus... ini nih yang bikin betah nongkrong di sini. Wi-Fi gratis.

Kebetulan hari ini saya, suami dan teman-teman jualan di belakang Taman Bungkul. Eh lah kok pas bom meledak di Surabaya. Car Free Day (CFD) dibubarkan. Jualan jadi sepi. Ya sudahlah, saya akhirnya jalan-jalan keliling Taman Bungkul. Foto-foto ini saya ambil sekitar 1 jam setelah 3 bom Surabaya meledak. Dan... sik ruame, rek.

setelah bom surabaya meledak
Kondisi satu jam setelah bom Surabaya meledak

Orang-orang masih lalu lalang. Ada yang lagi makan dengan nikmat. Orang jalan-jalan dengan santai. Anak-anak masih asyik main. Para penjual juga tetap menunggu dagangannya tanpa wajah tegang atau takut. Hanya acara panggung di lapangan tengah Taman Bungkul dibubarkan. Nggak ada yang panik atau heboh bom. Wong Suroboyo pancen TOP. Saya pun jadi ikutan tenang jalan-jalan keliling. Lanjut ah, jalan-jalannya.

Sejarah Taman Bungkul

Pada awalnya taman ini adalah pelengkap dari kompleks makam Mbah Bungkul. Salah satu pemuka agama Islam di Surabaya yang bernama asli Ki Ageng Supo. Selama hidupnya, beliau lebih dikenal dengan nama Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul. Dahulu, taman ini digunakan sebagai tempat istirahat para peziarah. Tak begitu terawat dengan baik. Tanaman ya hanya sekedarnya. Bisa dibilang agak spooky karena pengaruh aura makam. Maklum, taman ini lokasinya persis di depan kompleks makam. Lampu penerangan juga tidak banyak. Saya masih ingat jaman dulu kalau diajak Bapak lewat sini pas malam hari nggak wani noleh ngiri blas, rek.



Penampilan Taman Bungkul mulai berubah sejak Bu Risma menjadi wakil walikota Surabaya. Seperti juga taman-taman kota yang ada di Surabaya. Semua dipoles cantik dengan aneka tanaman dan berbagai fasilitas penunjang yang membuat betah pengunjung. 21 Maret 2007, Taman Bungkul diresmikan sebagai taman kota Surabaya. Salah satu tempat tujuan wisata yang sayang dilewatkan hingga saat ini.

Pemkot Surabaya benar-benar memanjakan pengunjung Taman Bungkul Surabaya. Tak heran kalau sedang main ke sini bisa lupa waktu. Taman ini buka 24 jam. Nggak ada matinya kehidupan di sini. Baik pengunjung maupun para penjual.

1. Arena Bermain Anak

Ini nih tempat favorit anak-anak. Lokasinya ada di sebelah kiri pojok bagian belakang Taman Bungkul. Berdekatan dengan kamar mandi dan area pujasera. Kalau capek bermain tinggal ngacir ke warung makan. Minum sebentar, cemal cemil lalu balik lagi... main hehe. Area ini selalu ramai. Baik siang atau pun malam. Biar saya bukan anak-anak tetapi ini termasuk area favorit saya. Banyak penjual jajanan dan minuman keliling berkumpul di sini. Kalau malas ke area pujasera tinggal panggil mas atau mbak penjual. Eh iya, di area ini juga ada air mancur tinggi, yang biasanya dibuat main air anak-anak. Para ibu lebih baik bawa baju ganti. Daripada anaknya nanti kecewa nggak bolek main air.

taman bungkul surabaya


2. Panggung Terbuka

Area ini berada di bagian depan, tengah. Berhadapan langsung dengan jalan Darmo. Ada tempat duduk permanen bertingkat dari batu di sekelilingnya. Berbagai acara sering diadakan di sini. Tempat ini nyaman di gunakan kalau malam hari. Pagi sampai sore lumayan panas. Agak tidak nyaman kalau duduk-duduk di sini dalam waktu lama.


3. Arena Skateboard dan Sepeda BMX

Ini nih area ABG. Anak muda nyawa dobel berkumpul di sini. Mohon maaf kalau saya menyebut begini. Kalau melihat mereka main skateboard atau free style sepeda BMX rasanya ngeri-ngeri sedap. Aneka sirkuit cukup menantang ada di sini. Beberapa komunitas biasanya berlatih sore atau malam hari. Area ini juga tidak pernah sepi. Lokasinya ada di sebelah kanan belakang Taman Bungkul. Berdekatan dengan rawon kalkulator yang sudah kondang.

taman bungkul setelah bom surabaya meledak


4. Wi-fi gratis

Ada jaringan Wi-Fi gratis yang disediakan oleh telkom. Lumayan cepat kata teman. Namun saya kalau pas ke Taman Bungkul selalu pas ramai. Jadinya ya pas nyoba selalu lemot.

5. Jogging Track dan Terapi Batu

Bagi Anda yang ingin olah raga ringan dengan lari-lari kecil atau jalan kaki di sini juga bisa. Ada jogging track memutar keliling Taman Bungkul. Cukup jauh. Area ini membentang dari pojok ke pojok. Area pas di pinggir luar Taman Bungkul. Sambil jogging atau jalan kaki bisa sambil menikmati Taman bunga atau jalan raya. Nggak akan terasa kalau dua atau tiga kali putaran. Apalagi banyak orang yang lari atau jalan kaki setiap pagi dan sore. Nggak akan terasa capek karena banyak temannya.

Pada beberapa bagian jogging track ada jalur berbatu. Jalur ini yang biasanya digunakan pengunjung untuk terapi pijat kaki. Habis lari atau jalan buka sepatu dan rasakan sensasi senut-senut sedap diatas jalur kerikil ini. Sedap-sedap ngilu.

taman nyaman di surabaya


6. Mobil Perpustakaan

Bagi Anda yang suka membaca. Tenang di sini juga ada fasilitas yang memanjakan kesukaan Anda ini. Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Perpustakaan Surabaya menyediakan mobil perpustakaan keliling. Mobil biru dengan banyak buku ini biasanya parkir di di sebelah pojok kiri depan Taman Bungkul. Lokasinya di pojokan Jalan progo. Dekat dengan mobil pengurusan SIM dan parkir motor. Namun mobil perpustakaan ini hanya ada hari Sabtu dan minggu pagi-siang.

Banyak tumpukan buku di mobil ini. Kalau bingung cari buku yang kita inginkan bisa minta tolong Mbak atau Mas petugas. Mereka ramah-ramah dan siap membantu mencari buku yang kita inginkan. Tapi ingat yo rek, buku ini cuma dipinjam untuk dibaca di tempat jangan dibawa pulang.

Mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan kota Surabaya

7. Area Parkir Luas

Kalau berkunjung ke sini tidak usah bingung soal parkir. Luas. Jlentrekan. Motor dan mobil berapa saja bisa. Bahkan bis juga bisa. Tapi bis biasanya parkir di belakang atau jalan Darmo Kali. Motor bisa parkir di sisi kanan, kiri dan belakang Taman Bungkul. Semua parkir resmi dengan juru parkir berompi. Sedangkan mobil bisa parkir di belakang Taman bungkul atau jalan-jalan di sekitarnya. Kalau di belakang Taman Bungkul masih parkir resmi. Sedangkan parkir di jalan-jalan sekitar tidak resmi. Tapi jangan kuatir tarifnya masih sama dengan parkir resmi. Kecuali minggu pagi event Car Free Day (CFD). Parkir tidak resmi biasanya lebih mahal.


8. Pujasera di Belakang Taman Bungkul

Capek jalan-jalan. Capek olah raga. Capek main. Makan dulu. Biar badan seger. Tenang, rek. Ada deretan makanan di area belakang Taman Bungkul. Lengkap dari makanan ringan sampai berat, dari yang kering sampai basah ada semua. Berkuah maksudnya. Basah nyemek-nyemek juga ada. Mayoritas makanan di sini adalah nasi pecel, nasi campur, nasi sambel penyetan, soto, rawon, bakso, siomay.

Kalau yang khas ada warung Trenggalek, bebek hitam dan rawon kalkulator. Warung Trenggalek ini masakannya dominan pedas. Ada aneka lauk pauk dengan cita rasa Jawa Bagian selatan. Lokasinya ada di tengah agak ke kiri. Kalau Bebek Hitam satu lokasi dengan warung Trenggalek. Sedangkan warung rawon kalkulator ada di pojok sebelah kiri. Sebelahan dengan area skateboard.  

makanan enak di surabaya
Area pujasera dekat dengan area parkir


Foto: koleksi pribadi menggunakan Smartfren Andromax E2