Skip to main content

Ngeblog itu Nulis yang Bikin Bahagia

Selamat Hari Blog Nasional!!

Saya berkenalan dengan dunia blog secara tidak sengaja. Seorang teman baru saja pulang dari travelling. Dia bercerita kalau mampir ke kebun tulip. Saya ingin lihat foto-fotonya. Lalu dia mengirimkan link blog-nya di multiply (MP).

Teman saya ini banyak cerita tentang dunia blog. Kok seru ya kayaknya. Akhirnya saya rajin tanya cara membuat blog. Lalu saya bikin blog di MP.

Isi blog-nya tentang apa? campur-campur. Dari puisi, foto jalan-jalan, curhat konyol, curhat seru sampai curhat melow alay gak jelas. Duh, malu sendiri kalau ingat isi blog jaman itu. Untung saja multiply sudah hilang sekarang. Jadi ya nggak malu-malu amat lah hehe. Eh tapi... dari blog pertama ini saya jadi kenal banyak penulis dan fotografer senior. Beliau-beliau nih tidak pelit ilmu. Selalu ramah kalau ditanya dan meladeni pertanyaan saya yang njelehi dengan sabar. Alhamdulillah... dapat banyak ilmu baru.

Semenjak pindah ke blogspot. Saya bertekad bulat tidak ada lagi curhat personal. Niat awal sih. Ingin jadi blogger professional. Apa daya... rencana manusia kadang tidak sama dengan rencana Allah. Beberapa kali saya terpaksa harus cuti ngeblog.

Ya sudahlah. Yang penting tetap nulis di blog. Mengutip pernyataan Ibu Ratu Jodha di grup WA Kumpulan Emak Blogger Surabaya, nulis di blog itu suka-suka. Mau nulis banyak atau sedikit tak ada masalah.

Tulisan saya tulis juga pakai azas suka-suka. Yang penting bahagia. Jangan sampai ngeblog malah jadi beban yang bikin hati merana dan tekanan jiwa. Halah... halah...

Mohon maaf kalau berantakan tulisannya. Ngetik cepet-cepet pakai ponsel mumpung ada waktu longgar. Yang penting kan nulisnya bikin bahagia. Ahaaay

Blog pertama. Masih disimpan screenshot-nya buat kenang-kenangan :D





Comments

  1. Aku nggak bisa ngebayangin, misal ngeblog jadi beban ... hmmm.
    Tapi alhamdulillah so far enjoy ya mbak kita-kita ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak e bakal posing mbak... kebnayakan beban hehe

      Delete
  2. Ngeblog kudu dibikin asyiqueee
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bebek Kayu Tangan Bratang Gede Surabaya

Bebek goreng kremes plus sambel pencit (mangga muda)
Kalau ke Surabaya tidak makan bebek rasanya kurang afdol. Satu lagi tempat makan olahan bebek goreng favorit saya. Bebek goreng kremes kayu tangan di Jalan Bratang Gede no. 68 Surabaya. tempat ini langganan saya sejak jaman masih kuliah. Sampai sekarang saya masih singgah ke sini.

Tersedia bebek goreng kremes dan bebek bakar. Saya lebih suka yang goreng kremes. Selain bebek empuk dan renyah. Biasanya saya makan plus tulangnya yang juga empuk. Kriuk-kriuk dikunyah. Sajian kremesnya ini yang bikin nagih. Kalau dimakan dengan nasi hangat dan sambel, sedap nian.

Satu lagi yang istimewa. Sambal pencit. Aslinya sambal bajak atau biasa disebut juga sambal matang yang dicampur dengan serutan mangga muda. Sensasi pedas asam ini yang membuat bebek kremes kayu tangan lebih segar.

Tempatnya tidak terlalu besar. Namun selalu ramai pengunjung. Nyempil diatara deretan toko dan aneka tempat makan di sepanjang jalan Bratang Gede. Interior tempatnya…

Iwel-Iwel

Iwel-iwel adalah makanan tradisional Indonesia yang beredar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan ini termasuk langka karena jarang ada di pasar tradisional atau lapak khusus jajanan pasar. Di Jawa Timur hanya muncul pada upacara tujuh bulanan ibu hamil, aqiqah dan selapanan bayi yang baru lahir. 
Konon, iwel-iwel sudah ada sejak jaman para wali. Berasal dari kata waliwalidayya. Penggalan dari doa untuk orang tua Rabbighfirlii waliwalidayya... Namun karena lidah orang Jawa susah melafalkan, jadinya iwel-iwel. Anak yang dalam kandungan atau yang sudah lahir diharapkan menjadi anak sholeh/sholehah dan selalu mendoakan orang tuanya. Wuih, hanya sebuah kue sederhana ternyata dalam banget filosofinya. 
Ada juga sejarah iwel-iwel versi lain. Iwel-iwel berasal dari bahasa jawa kemiwel. Dalam bahasa Indonesia berarti menggemaskan. Mungkin ini sebagai doa agar anak yang dikandung atau yang sudah lahir akan menjadi anak menggemaskan. Presentasi dari bayi yang sehat, normal tak kurang suatu apapu…

Belanja Kain Kiloan di Pasar Ampel Surabaya

Kawasan Ampel Surabaya selama ini identik dengan Masjid Ampel dan Sunan Ampel. Padahal disana ada wisata belanja dan wisata kuliner yang bikin ketagihan. Pasar Ampel berada di kawasan kampung Arab Surabaya Utara. Pasar ini berada di dalam gang-gang kecil yang ada di kawasan kampung Ampel. Antara toko dan rumah biasa bercampur jadi satu.
Pada awalnya hanya beberapa penjual makanan dan aneka toko yang menjual perlengkapan ibadah. Mereka berjualan untuk melayani kebutuhan yang beribadah di Masjid Ampel. Seiring perjalanan waktu, pengunjung masjid Ampel semakin banyak. Aneka barang dan makanan semakin beragam. Maka kampung Ampel menjelma menjadi pasar besar. 
Aneka jenis kuliner tersedia di sini. Masakan indonesia lengkap. Namun yang paling dominan adalah masakan timur tengah. Wajarlah, kampung kampung Ampel ini juga terkenal sebagai kampung Arab. Banyak tersedia nasi kebuli, nasi magali, kambing guling, lontong bumbu, pukis Ampel, uthuk-uthuk, kopi Arab, dan teh rempah. Lain waktu saya aka…