Friday, 22 December 2017

Trisia Anti Acne Bikin Jerawat Tak Jadi Masalah

pengalaman pakai trisia anti acne
Rangkaian produk TRISIA anti acne

Masalah selalu datang dan pergi. Masalah kecil atau besar silih berganti. Baik masalah keuangan, percintaan, keluarga, karir, pertemanan dan banyak lagi.



Eh... kalau masalah jerawat, termasuk masalah kecil atau besar ya?


Kalau saya tergantung. Kalau tuh jerawat bandel, muncul di 'tempat strategis' dan bikin mood rusak, ya... jadi masalah besar. Tapi kalau cuma seuprit dan bisa bikin tambah ngemesin *eaaaa*  ya... tak masalah lah... hehe.

Kebetulan nih, Surabaya Beauty Blogger bekerja sama dengan Trisia Cosmetics memberi kesempatan pada saya untuk mencoba tentang rangkaian perawatan jerawat produksi Trisia Cosmetics. Trisia acne series berupa sabun cuci muka, cream anti acne dan bedak tabur yang juga mengandung UV protection plus vitamin E. Ternyata menggunakan produk ini jerawat lebih cepat kering.

Formula Trisia mengandung go-sam dari Korea. Apa itu go-sam?

Go-sam adalah kandungan alami Sophora Extract yang diambil dari Bunga Sophora, yang merupakan tanaman berkhasiat dari Korea. Sophora extract mempunyai banyak khasiat. Diantaranya, mengandung anti mikroba, anti radiasi dan mempunyai kemampuan melancarkan peredaran darah.

Inilah yang membuat Trisia Anti Acne membuat jerawat lebih cepat kering. Selain itu luka bekas jerawat bisa cepat kembali normal seperti sedia kala.

Ah... jadi tenang. Urusan jerawat tak jadi masalah sekarang. Bye... jerawat ;)


Foto: koleksi pribadi menggunakan Andromax Smartfren A2

Thursday, 14 December 2017

Mercusuar Sembilangan Bangkalan Madura


Mercusuar ini berada di desa Sembilangan Kabupaten Bangkalan, Madura. Ada dua mercusuar di Pulau Madura. Satunya lagi di Saronggi Sumenep. Keduanya ini peninggalan Belanda sewaktu masih berkuasa. Bangunannya masih kokoh sampai saat ini.

Lokasi Mercusuar ini dekat dengan Bukit Jaddih. Kalau sudah sampai jalan besar yang akan masuk ke desa Jaddih. Jalan yang ada baliho besar Gua Puteh. Dari jalan besar ini ambil jalan ke kanan. Di kiri jalan nanti ada jalan kembar beraspal, JL Maritim namanya. Belok kiri dan ikuti jalan kembar ini. Jalan ini akan membawa kita langsung ke Mercusuar Sembilangan. Sepanjang jalan Maritim sangat sepi. Kanan kiri lahan kosong. Kalau sudah masuk ke jalan sempit perkampungan, ini berarti kita sudah dekat lokasi.

Apabila ragu-ragu atau takut salah jalan, bisa tanya penduduk sekitar. Namun jangan tanya Mercusuar. Tapi tanya saja lokasi 'lampu Belanda' atau 'lampu Sembilangan'. Masyarakat di sekitar lokasi menyebutnya sebagai 'lampu' bukan 'mercusuar'.

Begitu masuk lokasi Mercusuar, kita disambut deretan pohon yang teduh. Kiri dan kanan jalan banyak warung yang menyediakan aneka minuman dan rujak Madura. Aneka buah dicampur petis Madura nikmat sekali kalau dimakan kala siang yang terik.



Begitu datang kami di sambut penjaga dari TNI AL. Untuk masuk komplek gratis. Mercusuar ini termasuk dalam aset TNI AL sebagai sarana pengawasan wilayah perairan Indonesia saat ini. Kami tidak bisa masuk ke Mercusuar. Namun kami boleh jalan-jalan di dalam kompleks Mercusuar. Sewaktu saya kesana agak sepi. Ada beberapa pasangan yang melakukan pemotretan pre-wedding. Beberapa pengunjung berfoto ria. Namun kebanyakan lebih memilih nongkrong di warung. Kalau saya sih lebih memilih duduk di pinggir pantai sambil menikmati kapal yang lalu lalang.

Mercusuar Sembilangan dibangun tahun 1879 oleh Z.M. Willem III untuk mengawasi perairan Laut Jawa dan sekitarnya. Menurut cerita yang pernah naik ke Mercusuar, Pulau Sumatra dan Kalimantan bisa terlihat dari puncak.

Tinggi Mercusuar ini sekitar 78 meter. Ada 16 lantai dari bawah hingga puncak. Setiap lantai, terdapat dua jendela di dinding depan dan belakang. Pada setiap lantai terdapat tangga berbentuk melengkung setinggi 3 meter. Tangga ini berwarna hitam. Di setiap ujung bawah tangga ada besi dengan motif sederhana.

 Komplek rumah dinas para petugas jaga Mercusuar

Bagaimana kalau ada kerusakan diatas dan harus diperbaiki? Bagaimana berbagai alat atau bahan bangunan dibawa keatas? Para penjaga kan juga butuh kopi, camilan atau aneka logistik untuk melancarkan tugas penjagaan. Masak semua kebutuhan itu harus dipanggul ke lantai 16. Huaaa... lemes.

Tenang... ternyata ada lift khusus untuk barang. Pada bagian tengah Mercusuar terdapat lubang pipa besi diameter 2 meter. Ini nih lift-nya. Meskipun pengoperasiannya masih secara manual. Lumayan lah... daripada nggendong hehe.

Meski Mercusuar ini di bangun pada Jaman Belanda namun masih berdiri kokoh dan terawat hingga saat ini. Jadi.. tennag saja kalau mau jalan-jalan ke sini.

Wednesday, 29 November 2017

Bukit Jaddih atau Gua Puteh Bangkalan Madura

Danau biru

Jalan-jalan kali ini sengaja milih ke Madura. Ada banyak obyek wisata baru yang menarik di sana. Salah satunya adalah Gua Puteh di Bangkalan. Tempat ini lebih terkenal dengan sebutan Bukit Jaddih.

Pada awalnya lokasi ini adalah tempat penambangan batu kapur yang biasanya digunakan untuk pondasi atau dinding rumah di Madura. Lalu dipercantik dan dikelola secara serius untuk tempat pariwisata. Sampai saat ini pun penambangan batu putih masih aktif dilakukan.

Kolam renang di area bawah

Lokasi penambangan ini dimiliki oleh tiga orang. Maka itu, tempat ini dibagi menjadi tiga area. Bawah, tengah dan atas. Bila akan ke area bawah dari pintu masuk ambil jalan ke kiri. Ada papan petunjuk menuju kolam renang. Jalan masuk ke area bawah agak tersembunyi, diapit dua tebing tinggi. Pada area bawah terdapat kolam renang yang cukup luas untuk dewasa dan anak-anak. Mobil bisa langsung parkir di dekat kolam renang.



Kalau area tengah dari pintu masuk area bawah belok ke kanan. Ikuti penunjuk jalan ke arah Danau Biru. Jalannya sempit dan menurun agak curam. Ada penjaga yang nanti akan mengatur mobil keluar masuk area tengah ini. Tempat parkir ada di atas dan di pinggir danau biru. Banyak spot foto bagus di sini. Pengunjung juga bisa mengitari danau menggunakan rakit dari bamboo (getek).

Naik getek keliling danau biru

Sebenarnya ini bukan danau. Bekas penambangan batu kapur berbentuk seperti kubangan. Air hujan tertampung dalam kubangan ini. Lalu oleh pemilik area dibentuk seperti anjungan di tengah danau lengkap dengan tangga dan jalan menuju ke anjungan tersebut. Air di danau ini jernih sekali. Tapi jangan coba-coba untuk berenang. Airnya ‘panas’ maklum saja air kapur. 

Mungkin Anda bingung lihat foto danaunya berwarna hijau tapi kenapa namanya danau biru? Ini karena faktor bahasa. Warna hijau dalam bahasa Madura adalah biru. Kalau warna hijau sebenarnya dalam bahasa Madura adalah hijo daon


 Penambangan masih aktif dilakukan di area atas. 


Lanjut ke area terakhir yaitu area atas. Jalan menuju area atas dekat dengan jalan menuju Danau Biru. Kalau mau ke danau pilih jalan yang menurun, nah...  ke area atas ambil jalan yang menanjak. Jalannya lumayan curam dan berbatu. Hati-hati bagi yang menggunakan mobil matik. Saya sempat tersendat di tengah tanjakan.

Penambangan masih aktif dilakukan di area atas. Lumayan tidak nyaman mendengar suara bising mesin pemotong batu kapur. Kita bisa naik ke tebing yang paling tinggi. Pengelola sudah membuatkan jalan yang nyaman ke atas. Bagi yang tidak pernah tracking tidak ada masalah. Saya tidak sempat naik ke tebing paling atas. Begitu melihat Danau Biru dari atas, saya segera ingin turun hehe.

Kita bisa naik sampai ke tebing paling atas

Untuk masuk ke tiap area kita dikenakan tarif 5.000 rupiah. Kalau parkir tergantung tukang parkirnya sih. Kalau pas kita keluar dan tukang parkir lagi sibuk ngurusi mobil lain ya... gratis. Ini yang saya alami hehe. Oh iya, kalau ke sini lebih baik bawa makanan dan minuman yang cukup. Jarang penjual dan stock jualannya juga sedikit.

Kalau mau ke sini pilihannya harus menggunakan mobil pribadi. Tidak ada angkutan umum yang masuk ke Bukit Jaddih. Saran dari beberapa teman yang asli Madura, jangan naik motor. Memang lokasi wisata ini di pelosok desa. Jalan menuju ke sana melewati banyak tanah kosong yang sepi. Kuatirnya nanti 'dicolek' begal. Kalau naik mobil, alhamdulillah aman.



Akses jalan ke Bukit Jaddih dari Surabaya cukup mudah dari Surabaya. Bisa lewat jembatan Suramadu atau naik kapal lewat Pelabuhan Kamal. Saya mencoba lewat Kamal dengan menggunakan kapal. Kalau dilihat dari google map, jarak tempuh lewat Kamal lebih dekat. Bisa lebih cepat. Namun ternyata lebih lama karena harus antri masuk kapal hehe. Ini yang saya tidak perhitungkan. Antrian masuk kapal ternyata lama karena satu kapal sedang dalam perbaikan. Ketika pulang, saya sengaja lewat Bangkalan via Jembatan Suramadu. Meski lebih jauh tetapi bisa di tempuh dengan cepat. Jalannya lebar dan tidak macet. Walhasil bisa ngebut kita.

Satu lagi, kalau searching di google map pastikan betul Gua Poteh yang Bukit Jaddih lokasinya di Desa Jaddih. Karena ada dua Gua poteh. Satunya di daerah Arusbaya. Sangat jauh jarak keduanya. Kalau dari Jembatan Suramadu ambil jalan ke arah Bangkalan. Setelah itu lurus saja, nanti melewati Bebek Sinjay sampai ketemu pertigaan. Kalau ke Gua Puteh Bukit Jaddih belok kiri. Sedangkan kalau ke Gua Puteh Arosbaya belok kanan.

Mumpung long weekend. Yuk.. mari halan-halan ke Bukit Jaddih.

Foto: koleksi pribadi menggunakan Asus Zenfone5   

Monday, 27 November 2017

ASI Booster Tea Teman Ibu Menyusui Saat Galau ASI Sedikit

asi booster tea

Beberapa waktu lalu, saya menghadiri acara Surabaya Oxytocin Journey di Fruts Cafe. Acara apa sih ini?... Ini adalah acara meet up komunitas pendukung ASI Best Bunda yang disponsori oleh ASI Booster Tea.

Acaranya dikonsep dengan gaya piknik yang santai. Kita duduk lesehan di karpet rumput sambil ngemil dan minum. Plus chit chat singkat dengan 'tetangga' kanan kiri. Eh, meski berkesan santai tapi saya mendapat banyak ilmu baru di acara ini.

asi booster tea

Kita sering mendengar anjuran pemerintah untuk ibu ibu yang baru melahirkan, agar memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Lalu melanjutkan pemberian ASI hingga si anak berumur 2 tahun. Hal tersebut bukan saja program pemerintah Indonesia saja. WHO menganjurkan para ibu agar menyusui bayinya selama 2 tahun. Hmm... sebenarnya anjuran ini sudah tertulis di Al-Qur’an. Tuh kan, anjuran ini sudah dari jaman old. 

Pada beberapa kasus Ibu yang ASI tidak bisa keluar. Ada yang berusaha melancarkan ASI dengan minum obat tertentu atau menggunakan cara tradisional. Daun katuk sudah lazim kita dengar bisa melancarkan ASI. Biasanya dimasak sayur bening atau di rebus lalu dimakan dengan nasi sebagai 'kulupan'. Ah ribet... mom jaman now pasti pikirannya gitu. Ada nih yang nggak pake ribet. ASI booster tea. Tinggal seduh dengan air, langsung glek... minum sampai habis. Bahannya dari herbal semua, antara lain: habbatusauda, fenugreek, fennel, anise, alpinia powder, moringa, cinna dan verum powder. Menurut Li Partic, sang founder ASI Booster Tea bisa menaikkan produksi ASI hingga 900%.




Menurut pengalaman teman-teman dan saudara yang berhasil memberikan ASI 2 tahun resepnya adalah positive thinking. Ini ada beberapa resep tambahan dari mereka:

  • Sejak hamil tanamkan niat yang kuat. Cari tahu sebanyak-banyaknya tentang manfaat ASI, baik untuk anak maupun Ibu yang menyusui. Dalam agama Islam, setiap tetes ASI akan mendapat pahala dari Allah. Kalau semangat mulai kendor ingatlah segala kebaikan ASI yang sangat dibutuhkan untuk anak. 
  • Usahakan Ibu jangan stress. Produksi ASI diperngaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Prolaktin berfungsi untuk mengeluarkan ASI dari payudara. Sedangkan Oksitosin berfungsi untuk mengeluarkan ASI dari payudara. Kedua hormon ini harus saling berkerja sama. Percuma ASI diproduksi banyak tetapi ASI susah keluar.  
  • Berdamai dengan kondisi badan. Kalau badan sudah terasa capek lebih baik istirahat dulu jangan dipaksakan beraktivitas. Hindari sungkan minta bantuan suami atau keluarga untuk mengerjakan pekerjaan domestik atau menjaga si kecil. Perlu dipahami, meminta bantuan dan memanfaatkan itu jauh berbeda hehe.   
  • Dilarang keras pantang menyerah. Kalau ada kendala menyusui tidak usah panik. Cari tahu sumber masalahnya. Banyak prakter dokter, rumah sakit ataupun klinik bidan yang menyediakan konselor laktasi. Jangan pernah malu bertanya bila ada masalah selama proses menyusui. Kalau ada yang menyuruh nambah sufor karena anak kelihatan kurus tanggapilah dengan sabar. Tarik nafas dalam, senyum lalu jelaskan dengan singkat dan dengan bahasa yang sopan serta sikap yang santun. Yang satu ini nih akan menguras emosi. Terutama kalau datangnya dari orang tua atau mertua. Stock sabar di gudang hati jangan sampe menipis. Kalau tinggal sedikit segera saja borong yang yang banyak hehe. 
  • Saring betul-betul mitos dan kawan-kawannya. Kita hidup dengan tradisi yang kental. Selama hamil dan menyusui ada banyak mitos yang beredar. Tanggapi dengan pikiran jernih jangan cuma pakai hati. Timbang secara logika masuk akal nggak. Kalau nggak masuk akal ya sudah di iyain aja tapi tidak usah dilakukan. Daripada stress mikirin mitos mending fokus pada proses menASIhi saja.
  • Jangan takut makan. Ini nih yang point penting. Menyusui itu biasanya sering lapar. Yang sudah tak apa makan saja. Ntar gemuk. Apa kabar diet? tenang diet baik-baik saja. Dia lagi gaul sama banyak orang diluar sana hahaha. Kurangi nasi, perbanyak sayur, buah dan protein. Plus rajin olah raga ringan. Misalnya, jalan pagi sambil gendong si kecil keliling kampung. Nah, lumayan nih. Bisa membakar banyak lemak. Kalau mau diet ketat nanti sajalah setelah anak umur 2 tahun. Demi... demi anak tercinta. Ikhlas hehe.   
Kalau memang tidak ada kondisi klinis yang dialami Sang Ibu, yang mengharuskan stop memberi ASI. Insyaa Allah ASI akan lancar hingga 2 tahun.

Selamat pantang menyerah Ibu. Kesakitan dan kelelahan dalam proses menyusui. Insyaa Allah akan mendapat banyak pahala dari Allah. Mungkin tak sekarang atau esok. Mungkin nanti atau bertahun kemudian. Entahlah. Hanya Allah yang Tahu. Semoga makin bnayak Ibu yang menjadi pejuang ASI 2 tahun. Aamiin.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Andromax Smartfren E2

Wednesday, 15 November 2017

Cantik, Sehat dan Bahagia bersama Viva Cosmetics

viva cosmetics
Kemasan Viva Queen nan elegan

Saya sudah akrab dengan Viva dari kecil. Peralatan dandan Ibu banyak yang menggunakan viva. Saya berkenalan pertama kali dengan pembersih wajah dan bedak juga dengan Viva. Tak terasa sudah 55 tahun kosmetik ini hadir di Indonesia. Saat ini bukan hanya wanita Indonesia saja yang dipercantik. Viva Cosmetics sudah merambah ke pasar luar negeri. Penjualannya tidak saja secara offline, namun bisa juga beli secara online di sini.

Kemaren, saya mendapat kesempatan hadir di Hall Vitapharm, yang berada di pabrik pembuatan Viva Cosmetics bersama beauty blongger Surabaya. Kami disambut dengan ramah oleh Bapak Danny Wibisono, marketing manager PT Vitapharm. Beliau menceritakan cikal bakal berdirinya PT Vitapharm sebagai produsen Viva Cosmetics. Pada mulanya pabrik pembuatan ada di Jalan Karet Surabaya lalu pindah ke Jalan Panjang Jiwo yang lebih luas hingga sekarang ini.

viva cosmetics
Kita juga diajak berkeliling untuk melihat pembuatan lipstik, bedak, lotion, quality control dan proses penyimpanan barang sebelum dikirim ke konsumen. Selama berkeliling di Pabrik, kami tidak diperkenankan untuk mengambil foto.

Untuk pembuatan lotion semuanya menggunakan mesin otomatis. Beberapa pekerja terlihat serius mengontrol selama proses produksi. Kalau di bagian produksi masih banyak tenaga manusia yang mengerjakan. Seneng banget melihat aneka lipstik beraneka warna. Rasanya pengen dicoba satu-satu haha.

Jalan-jalan kita berlanjut ke quality control (QC). Standar Viva Cosmetics sangat tinggi. Produk yang ada di tangan pelanggan diusahakan tanpa cacat sedikit pun. Mulai dari label, kemasan, isi, dan packaging sangat diperhatikan. Semua bagian tersebut ada QC tersendiri.

Waktu di bagian QC lipstik, kami melihat lipstik yang sengaja diberi beban untuk menguji kelenturannya. Sebagian besar dari rombongan melongo campur deg-degan. Kalau patah atau terlalu lembek akan di buang. Huaaa sayang banget.

Lokasi terakhir yang kita kunjungi adalah gudang penyimpanan. Ada dua area yaitu dingin dan suhu ruangan. Khusus lipstik dan pensil alis harus dimasukkan ke ruang dingin. Ruangan ini AC harus tetap menyala 24 jam. Hal ini dilakukan agar kualitas kedua barang tersebut tetap bagus seperti saat keluar dari ruang produksi.

viva cosmetics
tacap dulu biar tambah chantek :D


Puas keliling pabrik, kami kembali ke Hall Vitapharm. Saya kaget. Berbagai peralatan kosmetik lengkap tertata rapi di meja kami. Memang ada sesi beauty class tapi saya nggak nyangka akan menggunakan make up lengkap aneka warna. Kami diajari make up koreksi wajah. Cara memancungkan hidung, membuat pipi jadi tirus, mata lebih lebar dan banyak lagi. Kayak make up para artis gitu lah. Dandan lengkap itu ternyata seru juga. Lihat wajah kelihatan cantik rasanya jadi bahagia.

viva cosmetics
Produk Viva dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Eh, kita juga diajari berbagai trik dan tips agar kulit wajah selalu sehat. Cantik aja kalau nggak sehat tentu nggak bikin bahagia, kan? Viva Cosmetics mempunyai rangkaian produk tidak hanya untuk mempercantik. Namun juga perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki agar wanita selalu sehat kulitnya. Nah pas kan. Sudah cantik, sehat pula. Bahagia lah jadinya.

viva cosmetics
games rias wajah dalam 10 menit


Disela-sela sesi acara awal hingga makan siang ada game seru. Merias wajah namun dengan peralatan make up yang harus rebutan dulu. Alhasil. Aneka model riasan tercipta dengan peralatan tak lengkap. Seru. Game yang menantang kreativitas dan imajinasi liar.

Setelah makan siang ilmu baru kembali hadir. Sesi workshop membuat foto yang eye catching di instagram bersama Mochamad Risky. Banyak pelajaran baru tentang membuat foto diri dan obyek di instagram. Ternyata berbeda dengan cara kita mengambil foto untuk kepentingan fotografi. Banyak trik dan tips dibagikan di sini.

workshop beauty fotography
praktek foto obyek oleh Ce Mindy

Kunci utama bikin foto yang bagus adalah pencahayaan. Sebisa mungkin jangan ada bayangan di foto kita agar terkesan profesional. Idealnya memang menggunakan lampu tambahan. Seperti di studio. Jangan hanya mengandalkan blits dari kamera. Tetapi kalau memang tidak punya cukup duit nggak perlu gesek kartu kredit. Kita bisa menggunakan lampu meja belajar yang bohlamnya berwarna putih. Bisa juga menggunakan bantuan styrofoam karena pantulan cahayanya lebih halus. Hindari juga penggunaan alumunium foil karena pantulan cahayanya lebih tajam. 

Saking asyiknya acara ini sampai molor 1 jam selesainya. Padahal masih banyak pertanyaan yang belum tuntas. Acara ini ditutup 'paksa' MC mbak Olivia eaaa. Ibu Anna, Kepala Unit Promosi Viva Cosmetics melepas kami dengan senyum hangat. Sampai jumpa... Semoga kita bisa berkumpul lagi di lain waktu.


Foto koleksi pribadi menggunakan Smartfren AndromaxE2

Monday, 30 October 2017

Ngeblog itu Nulis yang Bikin Bahagia

Selamat Hari Blog Nasional!!

Saya berkenalan dengan dunia blog secara tidak sengaja. Seorang teman baru saja pulang dari travelling. Dia bercerita kalau mampir ke kebun tulip. Saya ingin lihat foto-fotonya. Lalu dia mengirimkan link blog-nya di multiply (MP).

Teman saya ini banyak cerita tentang dunia blog. Kok seru ya kayaknya. Akhirnya saya rajin tanya cara membuat blog. Lalu saya bikin blog di MP.

Isi blog-nya tentang apa? campur-campur. Dari puisi, foto jalan-jalan, curhat konyol, curhat seru sampai curhat melow alay gak jelas. Duh, malu sendiri kalau ingat isi blog jaman itu. Untung saja multiply sudah hilang sekarang. Jadi ya nggak malu-malu amat lah hehe. Eh tapi... dari blog pertama ini saya jadi kenal banyak penulis dan fotografer senior. Beliau-beliau nih tidak pelit ilmu. Selalu ramah kalau ditanya dan meladeni pertanyaan saya yang njelehi dengan sabar. Alhamdulillah... dapat banyak ilmu baru.

Semenjak pindah ke blogspot. Saya bertekad bulat tidak ada lagi curhat personal. Niat awal sih. Ingin jadi blogger professional. Apa daya... rencana manusia kadang tidak sama dengan rencana Allah. Beberapa kali saya terpaksa harus cuti ngeblog.

Ya sudahlah. Yang penting tetap nulis di blog. Mengutip pernyataan Ibu Ratu Jodha di grup WA Kumpulan Emak Blogger Surabaya, nulis di blog itu suka-suka. Mau nulis banyak atau sedikit tak ada masalah.

Tulisan saya tulis juga pakai azas suka-suka. Yang penting bahagia. Jangan sampai ngeblog malah jadi beban yang bikin hati merana dan tekanan jiwa. Halah... halah...

Mohon maaf kalau berantakan tulisannya. Ngetik cepet-cepet pakai ponsel mumpung ada waktu longgar. Yang penting kan nulisnya bikin bahagia. Ahaaay

Blog pertama. Masih disimpan screenshot-nya buat kenang-kenangan :D