Thursday, 3 September 2015

Menikmati Surabaya dari Menara 99 Masjid Agung Surabaya

Menara 99 adalah salah satu daya tarik Masjid Agung Surabaya. Anda bisa naik ke puncak menara di lantai tiga. Disana, Anda bisa menikmati landscape Surabaya di sekitar masjid. Tenang saja, tak perlu capek-capek naik tangga. Pengunjung bisa naik  lift hingga ke puncak menara.

Saya sudah sering ke Masjid Agung Surabaya, namun belum pernah naik ke menara 99. Kebetulan pas minggu pagi, suami mengajak jalan-jalan ke masjid agung. Parkir di luar masjid penuh, akhirnya kita masuk ke halaman. Mobil parkir pas dekat menara. Sewaktu kami datang antrian sudah panjang. Maklum masih liburan lebaran. Kami keluar ke areal pasar kaget. 

Sewaktu kami pulang antrian pengunjung menara masih panjang. Suami ke kamar mandi masjid, saya menunggu di luar. Lama-lama saya jadi penasaran melihat antrian yang tak juga surut sedari pagi. Bagus banget mungkin di atas sana. Pokoknya harus naik, nih :D. Saya ikut antri juga. 

Untuk naik ke atas menara, cukup membayar tiket Rp 7.500,-. Sedangkan anak-anak, diatas 5 tahun dikenakan biaya Rp 5.000,-.  Anda pun juga harus bersabar menunggu giliran. Liftnya kecil berkapasitas 550 kg (sekitar 8 orang dewasa berukuran badan sedang). Menurut petugas, setiap pengunjung hanya boleh 15 menit diatas. Namun kenyataannya, bebas saja mau berapa lama berada di puncak menara.


Begitu pintu lift terbuka di puncak menara, saya mendapat suguhan landscape Surabaya yang ciamik soro. Tempat ini cukup nyaman bagi yang takut ketinggian. Ada teras memutar dengan pegangan besi di dekat jendela. Awalnya memang deg-degan dan keringat dingin. Tetapi setelah saya asyik dengan kamera, rasa takut itu sudah terlupakan. Tergantikan dengan pemandangan Surabaya yang cantik dari atas. 

Ruangan di puncak menara memang sempit, kita harus pandai mencari tempat yang nyaman. Namun sayang, kacanya berwarna hijau. Hasil foto jadi tidak bersih. Saya hanya sebentar, sekitar 10 menit berada di sini. Namun antri lift ke atas dan kebawah menara yang lama. Saya harus menunggu 30 menitan. Jadi ya, sekitar 1 jam-an untuk naik dan turun menara. Mungkin kalau hari biasa lebih cepat lagi.  

Pada papan pengumuman tertulis, wisata menara buka setiap hari mulai jam 8.00. Kalau hari minggu mulai buka jam 6.00. Kalau saya mulai antri jam 10.00an, Alhamdulillah antrian sudah tak seberapa panjang. Sewaktu saya datang jam 07.00 antrian panjang sekali, hingga turun ke jalan aspal pintu masuk parkir mobil.


Foto: koleksi pribadi menggunakan Asus Zenfone4     

No comments:

Post a Comment